
Malik datang ingin menjemput Hugo, namun Hugo mengatakan dia akan liburan seharian ini.
Dia ingin jalan-jalan berdua dengan Sukma.
Malik mengangguk dan pamit untuk ke kantor.
Setelah Malik pergi, Hugo meminta Sukma mengganti baju nya dan mereka juga langsung pergi.
Mobil Hugo membelah jalanan ibu kota yang macet parah jika pagi tiba..
Mobil itu melewati perbukitan dan pegunungan.
Sukma sangat menikmati hawa sejuk dari dedaunan yang sangat asri.
Mas, kita akan kemana? tanya Sukma yang baru kali ini melewati jalanan itu.
Hugo tersenyum manis, Rahasia! jawab nya membuat Sukma tersenyum kecut.
Berkendara hampir empat jam, mereka tiba di Villa pedesaan yang sangat asri.
Penjaga Villa menyapa mereka dan setelah meninggalkan Villa karena Tuan Mereka akan menginap di Villa beberapa hari.
Ayo sayang, ajak Hugo menarik tangan Sukma manja.
Sukma terkesima melihat pemandangan dan Villa mewah itu.
Ini villa kamu mas? tanya sukma yang masih takjub dengan segala keindahan nya itu.
Hugo mengangguk, dan membawa sukma melihat isi Villa.
Sukma semakin senang berada di Villa itu.
Waktu sudah jam makan siang, kedua nya makan siang di Villa.
Penjaga Villa tadi telah memasak makanan untuk Hugo dan Sukma,.
Sukma tadinya ingin memasak, namun Hugo melarang nya, nanti saja kalau kamu udah engga capek sayang, kita makan saja masakan Mbok Tina ucap Hugo.
Mereka menikmati makanan dengan senang.
Hawa panas di luar namun dingin, pengunungan, membuat tubuh segar.
__ADS_1
Setelah makan, kedua nya berbincang banyak Hal.
Mencari tau kebiasaan masing-masing, hingga gelak tawa mewarnai hari itu.
Malam menjelang, Kedua nya makan malam dengan Sukma yang memasak nya.
Memasak ikan bakar di tungku bara api langsung yang di buat mang udin suami Mbok Tina, membuat hati Sukma bahagia.
Makan dengan lahap lalu kembali ke kamar untuk istirahat.
Hugo baru selesai mandi, lalu Sukma pun ikutan mandi.
Hugo memakai pakaian santai nya lalu berbaring di tempat tidur sambil memainkan ponsel nya.
Hugo mengecek email yang di kirim Malik.
Sukma keluar kamar mandi dengan pakaian daster rumahan nya.
Hugo meletakkan ponsel nya dan menarik tangan sukma ke tempat tidur.
" Sayang, aku boleh meminta Hakku malam ini? tanya Hugo melihat sukma dengan penuh cinta.
Hugo sangat bahagia, dan langsung mencium kening sukma.
Hugo menatap mata indah istrinya, sambil tersenyum.
Hugo selama menikah bawaan nya bahagia dan suka sekali tersenyum, tapi hanya di depan Sukma.
____AREA DEWASA BOCIL DI LARANG BACA_____
Hugo mencium bibir ranum sukma dengan penuh kehati-hatian.
Hugo takut sukma lecet begitulah kira-kira.
Hugo dan sukma saling bertukar saliva mereka di kamar yang tadinya sepi itu kini hanya ada suara jeritan dan sesapan dari keduanya.
Hugo melepaskan pakaian Sukma dengan penuh kelembutan.
lalu melepaskan semua pakaian nya hingga kedua nya polos tanpa benang.
Hugo mulai mencium dari leher sukma hingga ke bagian bukit gantung yang sangat di sukai Hugo mulai hari ini.
__ADS_1
Choko chip di bukit itu melambai minta di mainkan, dan itu lah yang saat ini di mainkan Hugo dengan lidah nya.
Sukma menjerit tertahan karena permainan Hugo.
Sayang, ucap Hugo di sela aktivitas nya yang sangat mengasikkan itu.
Tangan nakal Hugo meraba kesemua titik sensitif istri nya hingga tangan itu kini berakhir di lembah dalam nan jurang milik Sukma.
Akhh, jeritan sukma membuat Hugo semakin memainkan lembah itu dengan sangat semangat.
Mas ini enakkkkk, jerit sukma mengeram seakan inti tubuh nya tidak sabar menunggu torpedo milik Hugo mencap ke lembah basah itu.
Hugo yang tidak kehabisan akal, ingin memuaskan istri nya, berpindah dari bukit kembar dengan choko chip itu ke lembah dan memainkan dengan lidah nya.
Hugo mengobrak-abrik isi dalam lembah hingga jeritan Sukma dan keluarlah cairan dari lembah kenikmatan Sukma.
Hugo membersihkan cairan itu dengan lidah nya.
Hugo menatap Sukma yang menetralkan nafas nya.
Lalu Hugo meminta izin memasuki lembah basah milik sukma.
Tanpa meminta izin Hugo telah mendapatkan izin nya dari tadi saat membuat lembah itu basah.
Hugo memasukan kepala Torpedo nya dan membuat mereka berdua menjerit kenikmatan.
Sempit sekali sayang, ucap Hugo menatap mata Sukma yang penuh dengan Gairah.
Pinggang Hugo bergoyang mengikuti naluri nya sebagai lelaki dan membuat sukma menjerit dan Menerjang lembah dan Gunung sekaligus.
Permainan mereka berlangsung dengan begitu banyak gaya dari Hugo.
Seakan dia lelaki yang pernah melakukan hubungan itu, padahal sukma adalah wanita pertama yang dia jamah dalam hidup nya.
Bermain selama sejam lebih, kini Hugo melepaskan kecebong kwalitas premium nya di rahim Sukma dan berharap Kecebong itu tumbuh dan berkembang di Rahim istri nya.
Terima kasih sayang, ucap Hugo setelah melepaskan diri dari Sukma.
Sukma mengangguk, maaf mas kamu bukan yang pertama buat ku tapi percaya lah jika allah menghendaki kamu lah lelaki terakhir yang memasuki ku dan memiliki aku selama nya, ucap sukma memeluk suami nya penuh kasih sayang..
Gerahhhhhh GERAHHHHHH UUYYY NULIS BEGINIAN 🤭🤭🤭🏃♀️
__ADS_1