Neraka Istri

Neraka Istri
Kampus


__ADS_3

Setelah liburan dengan suami tampan nya, kini Sukma telah kembali dengan rutinitas nya seperti biasa, begitu juga Hugo yang kembali berjibaku dengan segudang pekerjaan di perusahaan.


" Sayang, ingat nanti langsung pulang kalau udah selesai mengajar! perintah mutlak dari suami nya yang sangat posesif itu menatap Sukma yang akan menuju kampus nya.


" Hmm, malas Sukma tapi tetap saja menjawab, pertanyaan yang telah di lontarkan Hugo sejak mereka bersiap-siap dari jam setengah tujuh tadi.


" Hubby, kamu sudah mengatakan itu lebih dari sepuluh kali, aku sudah hapal di luar kepala, seloroh Sukma berlalu keluar kamar mereka.


Sukma menuju meja makan begitu juga Hugo.


Mereka sarapan dengan sesekali melirik, karena di Mansion ini tidak boleh sarapan dengan berisik.


Aku pergi sayang, ucap Hugo yang telah di jemput Malik di depan pintu utama.


Hugo mencium kening istri nya mesra, lalu mereka berpisah menuju pintu mobil masing-masing.


Kemarin siang, Malik telah menyiapkan sebuah mobil yang bisa di pakai nyonya bosnya itu untuk kemana saja dia inginkan, atas perintah bos nya Hugo.


" Malik, aku dengar perusahaan kita di London terkena masalah? kau telah mengurus sumber masalah itu? tanya Hugo dengan tatapan dingin nya.


Hugo tidak akan menoleransi setiap anak buah nya yang membuat kesalahan, bagi nya nama baik perusahaan nya diatas segalanya.

__ADS_1


" Sudah bos, Randy telah menghukum wanita itu, tapi nasib buruk berpihak kepada nya, wanita itu meninggal karena gigitan seekor ular berbisa, lanjut Malik.


Hugo mengangguk, Mobil melaju memasuki area perusahaan milik Hugo.


Semua mata takjub melihat dua orang penguasa itu saat berjalan menuju ruangan mereka di lantai dua puluh.


"Lik, siapkan meeting dengan bagian direksi, ada yang harus aku sampaikan, ucap Hugo berlalu menuju ruangan nya.


" Baik bos, jawab Malik langsung mengerjakan keinginan bos nya.


Di kampus tempat sukma mengajar, semua orang melihat sukma yang tiba dengan sebuah mobil merk terbaru.


Mobil berwarna merah itu mencuri perhatian sesama dosen tentunya.


" Hmm, iya bu Mala hehe permisi lanjut sukma berjalan.


Tanpa mereka tau, Malika menatap nanar kearah Sukma, aku yakin mobil itu bukan milik nya! mana bisa dia membeli mobil dengan harga hampir satu milyar itu, ucap Malika.


Malika melihat mobil sukma dan berlalu menuju ruangan dosen.


" Wah bu sukma keren ya bisa membeli mobil dengan harga 1 Milyar, ucap Malika saat memasuki ruangan dosen.

__ADS_1


Semua mata menatap ke arah Malika, mereka yang tiba bersama datang nya sukma memang aneh melihat mobil mewah yang di pakai sukma.


Sukma hanya diam, malas menanggapi kehebohan pagi itu, dan memilih pergi menuju kelas yang harus dia ajar pagi ini.


" Malika mendengus kesal melihat kepergian Sukma.


Bu sukma tidak abis jual diri kan buat beli mobil? ucap Malika membuat darah sukma mendidih.


Sukma berbaik dan rep lek menampar pipi Malika dengan sangat keras hingga berbunyi membuat semua dosen di sana terkejut dengan keberanian Sukma.


" Jaga mulut Anda Malika! saya masih punya harga diri dan menjunjung nya tinggi, saya bukan anda yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan keinginan anda! jawab sukma dengan emosi yang sungguh sangat ia tahan.


Saat pertengkaran terjadi, Tuan Hadi Kusuma, ayah Malika lewat dan melihat anak nya di tampar Sukma, pun naik darah.


Pak hadi maju dan menampar balik Sukma, membuat yang ada di situ semakin terkejut.


" Jaga omongan anda bu Sukma, saya tidak pernah mengajari putri saya menjual diri, atau anda memang melakukan itu? kenapa anda begitu marah jika semua yang di ucap kan Malika tidak benar? wajar jika Semua rekan anda mempertanyakan mobil anda itu, karena harga mobil itu sangat mahal, dan saya rasa gaji anda selama enam bulan terakhir tidak akan cukup membeli nya! ucap pak Hadi semakin memojokkan Sukma.


Sukma yang terpojok menangis karena pipi nya sungguh sakit akibat tamparan keras Rektor kampus itu.


Sukma berlalu keluar dan menuju kelas nya.

__ADS_1


Sukma mencoba menahan semua yang dia rasakan saat di ruangan kelas.


__ADS_2