
"Anakku itu awalnya baik, ramah, murah senyum, hangat, dan lain-lain. Namun setelah ditinggal selingkuh oleh mantan istrinya, dia langsung berubah jadi laki-laki yang dingin dan gampang tersinggungan," jelas Om Burhan dengan mimik wajah yang sangat khawatir sekali dengan nasib dan keadaan putranya saat ini.
Mama Anyelir dan Papa Reynaldi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya tanda bahwa mereka mengerti.
"Semua wanita yang mencoba mendekatinya selalu menyerah duluan karena tidak sanggup menghadapi kata-kata tajam yang terlontar dari mulutnya Yardan," lanjut Om Burhan memaparkan.
"Lalu tipe wanita kesukaan anakmu itu seperti apa?" tanya Mama Anyelir penasaran.
"Kalau dilihat dari mantan istrinya sih, yang pertama harus cantik, pintar, dan sederajat. Lalu sikapnya harus dewasa dan keibuan. Terus bentuk badannya harus semok, pokoknya dadanya itu ukurannya harus jumbo, bokongnya juga sama, kulitnya harus seputih susu, bibirnya tipis, gaya pakaiannya seksi," terang Om Burhan yang menjelaskan secara rinci ciri-ciri Amira mantan istrinya Yardan.
Gluk!
__ADS_1
Kedua orang tuanya Hayra langsung insecure duluan setelah mendengar pemaparan sahabatnya itu.
"Gimana nih, Pah?" bisik Mama Anyelir pada suaminya. "Tipe cewek idamannya Yardan sangat jauh sekali perbedaannya dengan anak kita si cantik Hayra."
"Tenang aja, Ma. Pasti ada jalan kok menuju hatinya Yardan, seperti lagunya Bang Haji Rhoma Irama, bahwasannya banyak jalan menuju Roma," jawab Papa Reynaldi.
"Oke deh kalau gitu." angguk Mama Anyelir setuju. "Berarti kita lanjut dong plan B ini?"
"Gimana, Rey, Any? Kalian bisa bantu nemuin kan wanita yang cocok untuk anakku?" tanya Om Burhan penuh pengharapan.
"Oh, tentu saja kami sudah menemukan calon yang tepat. Malah kami sekarang makin mantap untuk menjodohkan wanita pilihan kami menjadi istri barunya Yardan," jawab Papa Reynaldi.
__ADS_1
"Siapa wanita itu?" tanya Om Burhan penasaran.
"Sebelum aku menyebutkan nama dari wanita terpilih itu, baiknya aku dan istriku menjelaskan ciri-ciri wanita yang sepadan untuk menjadi lawan ranjangnya Yardan di masa depan. Agar sifat es kutub utaranya anakmu nggak bikin wanita itu nge-freeze seketika," tutur Papa Reynaldi yang mulai menggunakan taktik tarik ulur seperti layangan.
"Kutub selatan, Rey," koreksi Om Burhan.
"Ah iya, itu pokoknya," cengir Papa Reynaldi.
"Lebih baik kita langsung pada ciri-ciri fisik wanita terpilih itu ya," potong Mama Anyelir yang mulai bersiap mempromosikan anaknya secara tidak langsung. "Yang pertama kita harus melawan sikap dingin anakmu dengan sikap periang. Yang kedua kita harus mencari wanita yang ciri-ciri fisiknya berbeda dari mantan istrinya Yardan, agar anakmu itu tidak teringat lagi dengan sosok istri semoknya dulu dan bisa segera move on dengan sangat cepat. Yang terakhir kita harus mencari wanita yang sifatnya kekanak-kanakan karena wanita yang sifatnya berbanding 180 derajat dengan mantan istri sebelumnya akan lebih mudah diterima karena alam bawah sadarnya Yardan akan menganggap bahwa wanita itu berbeda dari mantan istri semoknya dulu dan dia akan berpikir bahwa wanita itu tidak akan mungkin berselingkuh lagi darinya."
"Wah benar juga sih," kagum Om Burhan yang terpana dengan kecerdasan Mama Anyelir dan Papa Reynaldi. "Lalu siapa wanita itu?" tanyanya lagi yang sungguh tidak sabar ingin tahu calon istri anaknya di masa depan.
__ADS_1
"Hayra," jawab Mama Anyelir dan Papa Reynaldi kompak.