Oh My Jenderal

Oh My Jenderal
Oh Jenderalku


__ADS_3

Kerajaan Qin adalah kerajaan terkuat di daratan Tiongkok yang dipimpin oleh kaisar Qin Shuang, saat itu terjadi pemberontakan diperbatasan dan 12 wilayah kerajaan Qin diincar oleh musuh, Kaisar Qin Shuang mengirim seorang jenderal bernama Tian Zhao untuk mempertahankan 12 wilayah itu, dan selama 10 tahun Tian Zhao mempertahankan 12 wilayah itu, tetapi karena musuh sangat kuat ia tewas dan 12 wilayah itu jatuh pada musuh, kemudian digantikan putra tertuanya untuk mengambil kembali wilayah itu tetapi putra tertuanya masih tidak mampu mengalahkan musuh dan akhirnya tewas.


Jenderal Tian Zhao hanya memiliki dua putra saja, kini hanya tinggal putra bungsunya bernama Tian Feng yang masih berumur 25 tahun, ia menjabat menjadi jenderal menggantikan kakaknya yang tewas, Tian Feng Tumbuh besar di medan pertempuran, ia sudah mengikuti ayahnya pergi kemanapun sejak kecil, Tian Feng memiliki kecerdasan, kuat , dan tangguh.


Dalam Waktu 3 tahun menjabat sebagai jenderal ia sudah mampu mengambil kembali 11wilayah yang dulu mati-matian ayah dan kakaknya jaga, kini hanya tinggal satu wilayah saja yang masih dikuasi jenderal musuh bernama Han Xi. Jenderal Han Xi memacu kudanya bersama pasukannya menuju perkemahan untuk mereka beristirahat karena mereka mendapat kabar bahwa wilayah yang mereka rebut 5 tahun yang lalu dan butuh 10 tahun untuk dapat menguasainya itu telah diambil Kembali berkat jenderal baru yang baru 3 tahun memimpin.


Dipadang pasir yang luas, jenderal Han Xi memimpin pasukannya, tetapi tepat ditengah perjalanan mereka semua terhenti karena didepan mereka berdiri seseorang dengan gagah diatas kuda, ia menggunakan baju Zirah perang berwarna kuning emas, pedang besar terpanggul dibahunya, ia menutup mulut dan hidungnya karena debu pasir berterbangan, tetapi tatapan mata yang tajam jelas mengimitasi semua orang.


" Siapa dia?" tanya jenderal Han Xi pada seorang bawahannya yang berada disampingnya, ia tidak mengenal orang yang menghadang mereka. Bawahan itu sudah mendengar bahwa seorang jenderal baru sangat kuat karena dalam waktu singkat , 11 wilayah mereka sudah diambil alih dan jenderal itu digelari semua musuh sebagai dewa kematian.


" Ia disebut-sebut sebagai dewa kematian, jenderal." jawab bawahnya, ia sudah mendengar nama besar itu.


" Dia berani menantangku dengan datang seorang diri? biar aku habisi dia." kata jenderal Han Xi sombong, ia menatap tajam pada orang yang dihadapannya itu.


" Kudengar dia putra dari jenderal Tian Zhao." kata bawahannya lagi. jenderal Han Xi tertawa mengejek mendengarnya.


" Apa yang perlu ditakutkan, ia tak lebih dari ayahnya, biar aku mencincang tubuhnya seperti aku membunuh ayah dan putranya." jawab Han Xi sombong. Dulu memang Jenderal Han Xi yang memimpin pasukan untuk menguasai 12 wilayah kerajaan Qin, dan berhasil membunuh Tian Zhao dan putra tertuanya Tian Guo.


Karena kaisar kerjaaan Xia Barat memanggil jenderal Han Xi kembali kekerajaan Xia barat, sehingga 12 wilayah itu dipimpin jenderal lain, selama 8 tahun mereka menguasai 12wilayah itu, tiba-tiba mendengar kabar 11 wilayah sudah diambil kembali, jadi kaisar Xia Barat mengirim kembali jenderal Han Xi untuk merebut kembali wilayah itu.

__ADS_1


Jenderal Han Xi dengan sombongnya memacu kuda mendekati Tian Feng, Tian Feng tak mau kalah, ia memacu kuda juga mendekati Han Xi, senjata kapak besar bersiap menarget kepala Tian Feng, saat jarak mereka dekat, Tian Feng menunduk menghindari kapak Han Xi. Mereka berputar lagi dan memacu kuda untuk berduel, Tian Feng bersiap dengan pedang besarnya dan saat jarak mereka dekat ia menyerang kuda Han Xi sehingga kuda itu terjatuh dan Han Xi ikut terjatuh.


Pasukan Han Xi tidak berani maju karena tiba-tiba pasukan Tian Feng sudah berdiri ditempat Tian Feng tadi, mereka ternyata bersembunyi dan menunggu Jenderal mereka berduel, jadi pemenang jenderal mereka adalah penentu.


Han Xi berguling ditanah, ia segera berdiri dan wajahnya sangat buruk menatap Tian Feng, Tian Feng menyerang Han Xi lagi dan Han Xi menghindar, Tian Feng turun dari kuda, pedang besar dan kapak besar itu berbenturan, mereka saling menyerang dan beladiri dari Tian Feng terlihat lebih unggul.


Dalam waktu singkat, Han Xi sudah tidak berdaya, ia sudah jatuh berlutut dihadapan Tian Feng, melihat jenderal mereka kalah, pasukan musuh lari kocar-kacir, Tian Feng menyuruh pasukannya mengejar pasukan musuh yang lari, mereka semua mengejar pasukan musuh dan membunuh hingga tidak tersisa. Tian Feng berjalan perlahan menuju Han Xi yang sudah berlutut dan tubuhnya berlumuran darah karena luka sayatan tetapi ia masih hidup.


Tian Feng menarik pedang peninggalan keluarganya yang berada dipunggung kudanya, ia lalu menarik kepala Han Xi, lalu menusuk perutnya menggunakan pedang peninggalan keluarganya.


" Ini untuk nyawa kakakku yang kau bunuh." ucapnya lalu menarik keluar pedang yang ditusukannya, Han Xi memuntahkan darah, nyawanya sudah diujung tanduk, Tian Feng melepaskan kepala Han Xi dari tangannya sehingga Han Xi kembali berlutut dihadapan Tian Feng. Tian Feng lalu menebas kepala Han Xi hingga lepas.


Hua Chen menunggu pasukan Tian Feng datang, ia memiliki keyakinan pada Tian Feng bahwa ia mampu menghabisi Han Xi dan membalasnya dendam lama mereka, tak lama terdapat debu dari arah depan, Hua Chen bersiap dengan pasukannya karena khawatir yang datang adalah musuh.


Pasukan itu berhenti tepat didepan meraka, tetapi mereka belum jelas siapa yang datang karena debu sangat tebal, perlahan debu itu hilang, Hua Chen tersenyum melihat pasukan yang datang itu. Tian Feng melemparkan kepala Han Xi pada Hua Chen.


Seluruh pasukan bersorak melihat jenderal mereka kembali dengan kemenangan. " Hidup jenderal Tian Feng....." Teriak mereka bersamaan. " Hidup kerajaan Qin." teriak mereka lagi, sorak-sorai nama jenderal mereka dan kerajaan mereka terus dielu-elukan.


" Kembali keperkemahan." teriak Tian Feng, ia lalu memacu kudanya menuju perkemahan mereka, seluruh pasukan mengikuti Tian Feng dari belakang.

__ADS_1


Setelah sampai diperkemahan ia memerintahkan penyampai pesan untuk mengantarkan kepala itu kepada kaisar kerajaan Qin dan mengatakan bahwa 12 wilayah itu sudah diambil kembali dan kerajaaan Xia barat tidak akan mengganggu lagi. selama ini pasukan Tian Feng selalu berada di perbatasan, mereka tidak pernah meninggalkan perbatasan.


*****


Kabar tentang kemenangan jenderal Tian Feng sudah sampai diistana Kerajaan Qin, semua menteri berkumpul untuk membicarakan hal ini pada Kaisar kerajaan Qin.


" Aku sungguh bangga pada jenderal Tian Feng, aku ingin memanggil ia untuk kembali keibu kota untuk mendapatkan penghargaan atas keberhasilannya." kata Kaisar Qin Shuang, ia merasa sangat puas apa yang didapatkan Tian Feng.


Lalu seorang menteri maju satu langkah, ia ingin memberi saran pada kaisar.


" Katakan." kata Kaisar Qin Shuang.


" Kudengar jenderal masih lajang, kenapa anda tidak mencarikan jodoh untuknya juga yang mulia." ucap menteri Keuangan, Wen Tao. kaisar mengangguk setuju, ia merasa senang mendengar perkataan menteri Wen Tao.


" Benar, ia masih lajang, tapi siapa yang pantas untuk jenderal Tian Feng?" tanya kaisar Shuang.


" Hamba memberi saran, putri Qin Yu lebih pantas karena ia adalah sepupu termuda anda, jadi itu tidak akan merendahkan statusnya sebagai jenderal." ucap menteri Wen Tao, Kaisar Shuang tersenyum.


" Kau benar." ucap Kaisar Shuang senang, ia lalu menoleh pada kasim kepercayaan yaitu Liu Han.

__ADS_1


" Kasim Liu, sampaikan titahku pada kediaman janda Pangeran bahwa putri Qin Yu akan dijodohkan dengan jenderal Tian Feng." ucap Kaisar Shuang, Kasim Liu mengangguk, ia lalu mengundurkan diri untuk menulis dekrit kaisar.


__ADS_2