
Tian Feng memberitahukan kepada semua pelayan untuk menyiapkan pesta malam ini, jadi mereka semua sudah sibuk mempersiapkan pesta, Qin Yu sudah mendengar tentang pesta itu, Ia duduk dikamarnya sambil menyisir rambut karena ia selesai mandi. ia masih memikirkan masalah besok, Qin Yu tidak berniat ingin ikut dalam pesta itu, lagipula Tian Feng tidak memintanya datang.
" Kalau saja Tian Feng bersedia memintaku ikut, aku akan memohon padanya untuknya ikut aku menemui ibu, haa tapi itu tidak mungkin." Qin Yu menghela nafas berat sambil menyisir rambut.
Tian Feng tiba-tiba datang membuat Qin Yu terkejut, Tian Feng berdehem Qin Yu langsung memasang wajah tersenyum menoleh pada Tian Feng, Tian Feng bisa membaca rawut wajah Qin Yu bahwa apa yang ia katakan nanti pasti Qin Yu ingin ia membayar kembali budinya.
" Apakah kau memintaku untuk ikut pesta itu untuk menyambut teman-temanmu?" Mata Qin Yu berbinar-binar, ia berdiri didepan wajah Tian Feng memasang wajah memelas Tian Feng memutar bola matanya malas.
" Aku tau apa yang ada difikiranmu." Tian Feng lalu mendorong kening Qin Yu menggunakan telunjuknya agar menjauh dari wajahnya, ia lalu berbalik badan.
" Aku setuju semua persyaratanmu." kata Tian Feng sebelum ia keluar dari ruangan Qin Yu. Setelah Tian Feng mengatakan itu, Qin Yu langsung melompat-lompat kegirangan, Tian Feng masih bisa mendengar suara girang Qin Yu, ia hanya menggelengkan kepalanya.
Acara pesta dimulai, para tamu sudah mulai berdatangan, mereka mengajak Tian Feng minum dan makan, pesta sudah dimulai 15 menit yang lalu tetapi Qin Yu belum kelihatan, mereka semua belum bertemu Qin Yu secara langsung karena kebanyakan mereka baru sampai dari perbatasan dan tidak menghadiri pernikahan Tian Feng.
Tian Feng duduk disebelah Xiao lu, wajah Xiao Lu memang menawan, tetapi banyak dari mereka tidak menyukainya karena sombong dan angkuh hanya karena ia wanita yang diistimewakan Tian Feng, termasuk Hua Chen, ia tidak menyukai Xiao Lu karena wanita itu pernah membuatnya dalam masalah sehingga Ia dimarahi Tian Feng habis-habisan.
" Dimana kakak ipar?" kata salah seorang jenderal yang lain Junior , mereka semua setuju, mereka sudah sangat dekat dan dianggap bersaudara bagi Tian Feng, meka yang diundang adalah teman seperjuangan Tian Feng, semua militer sangat menghormati Tian Feng karena reputasi yang ia miliki.
" Benar, kapan adik ipar akan datang?" kata jenderal senior lain, mereka tertawa dan sambil minum-minum.
__ADS_1
" Mungkin sebentar lagi akan datang." Jawab Tian Feng, ia juga tidak tau kemana Xiao Lu.
Qin Yu datang dengan gaun yang indah, hiasan rambut yang cantik membuat semua tamu memandang Qin Yu kagum, mereka memang jarang melihat wanita karena tugas negara, tetapi bukan berarti mereka belum melihat wanita, Mereka benar-benar terpesona melihat kecantikan Qin Yu, bahkan sesaat Tian Feng terpesona pada Qin Yu saat ini.
Qin Yu memang sengaja menghias cantik dirinya. " Aku sengaja berdandan cantik untuk membalas budi Tian Feng dan membuat ia tidak dipermalukan didepan teman-temannya." batin Qin Yu memandang semua orang dengan tersenyum manis.
" Izinkan aku bersulang denganmu, Adik ipar." salah seorang jenderal mendekati Qin Yu dengan membawa dua cangkir arak ditangannya, Ia menoleh pada Tian Feng, Tian Feng mengangguk, Qin Yu lalu mengambil cangkir yang ia sodorkan padanya.
" Selamat, semoga pernikahan kalian sampai tua." Kata jenderal itu, ia lalu mendekati Qin Yu dan berbisik. " Cepat memberi kami keponakan yang lucu." kata jenderal itu tertawa kecil, Qin Yu tercengir mendengar perkataan terakhir jenderal itu, mereka lalu meminum bersama arak itu.
Ia lalu ingin menemui Tian Feng, lagi-lagi salah seorang jenderal menghentikannya. " Kakak ipar, mari bersulang." Ia juga menyodorkan cangkir, Qin Yu lalu mengambilnya dan mereka minum.
Qin Yu menghentakkan cangkir diatas dimeja, ia sudah sedikit mabuk karena sudah berapa puluh cangkir ia minum, ia termasuk kuat dalam minum, ia menatap semua orang lalu tertawa. ia sudah masuk dalam mabuk, Tian Feng penasaran ingin melihat bagaimana Qin Yu saat mabuk, rasa penasaran Tian Feng dapat dilihat Xiao Lu yang membuat Xiao Lu iri.
" Kalian, mari kita main permainan." tantang Qin Yu, mereka semua bertepuk tangan.
" Baik." kata mereka, suasana meriah karena mereka senang dengan sikap Qin Yu yang menyenangkan, Hua Chen mendekati Tian Feng lalu berbisik. " Apa anda tidak akan menghentikannya?" Tian Mengangguk, ia lalu berdiri ingin menghentikan Tian Feng.
" Cepat susun mangkuk besar itu dan segera isi araknya " teriak Qin Yu, mereka bersorak, Mereka langsung menyatukan meja dan menyusun mangkuk sebanyak 15 buah dan menyusunnya dimeja.
__ADS_1
" Aku menantang siapa yang bersedia bermain denganku?"teriak Qin Yi yang sudah mabuk, lalu seorang jenderal datang dan berdiri bersebrangan meja didepan arak didalam mangkuk yang sudah dipersilahkan.
" Ayo, kita minum siapa yang lebih cepat menghabiskan semua arak ini." Kata Qin Yu, mereka semua bersorak lagi, Tian Feng berhenti, ia juga penasaran membuat Hua Chen menggelengkan kepala.
" Jenderal." Hua Chen menegur, Tiang Feng menoleh, ia lalu mendekati Mereka yang berkumpul.
" satu, dua, tiga." teriak mereka bersamaan sambil menyebut nama yang mereka dukung, Qin Yu sangat cepat dalam minum membuat mereka semakin bersorak dan senang, sampai akhirnya Qin Yu langsung mengangkat mangkuk terakhir yang ia minum sebagai menunjukkan bahwa dirinya menang.
" Kau kalah." Kata Qin Yu tertawa, mereka bersorak sambil mengelus-elukan nama Qin Yu mereka bergendang dimeja memuja nama Qin Yu, Qin Yu sudah sangat mabuk, Tian Feng mendekati Qin Yu.
" Sudah cukup." Tian Feng ingin menarik Qin Yu menjauh dari mereka, Saat ditarik Qin Yu tidak bergerak, Tian Feng menoleh padanya, Qin Yu tersenyum.
" Ayo pergi." Tian Feng mencoba menariknya, Tetapi Qin Yu tidak bergeming, ia lalu menggelengkan kepala.
" Aku belum puas minum, ayolah permainan ini sangat seru." kata Qin Yu yang sudah mabuk berat. " Kau sudah sangat mabuk." kata Tian Feng, Qin Yu menggeleng kepala, ia lalu terhuyung maju mendekati Tian Feng lalu mencium bibir Tian Feng singkat.
" Wah...." mereka kembali heboh dan bersorak, Qin Yu tertawa setelahnya, Tian Feng terkejut, kalau tidak mengingat bahwa ini pesta mungkin Tian Feng akan menyiram Qin Yu agar gadis ini sadar dengan apa yang ia lakukan, saat ia ingin menarik tangan Qin Yu lagi, pandangannya jatuh pada dua orang yang berdiri didepan pintu acara, ia berjalan menuju pesta.
Tian Feng langsung menghampiri dua orang itu untuk menyambutnya, ia meninggalkan Qin Yu ." Pangeran Qin Feilong." Tian Feng tersenyum pada orang itu yang membalas senyum Tian Feng, orang yang berada dibelakang Qin Feilong memasang wajah tidak suka pada Tian Feng.
__ADS_1