
Qin Yu duduk ditaman, ia meratapi nasibnya yang dianggap sial, lalu kedua temannya datang menghampiri Qin Yu.
" Ada apa? harusnya kau ceria karena sebentar lagi kau akan menikah." Chu Xuanyi menahan tawa, ia sebenarnya kasihan melihat sahabatnya itu bersedih seperti itu tetapi Qin Yu adalah gadis yang tidak pernah merasakan penderitaan, jadi sangat jarang melihat Qin Yu seperti ini.
" Kau mengejekku?" Qin Yu menoleh pada Chu Xuanyi dengan kesal.
" Sudah, aku punya ide untuk menghentikan pernikahan ini." Ye Xian menengahi, mereka berdua menjadi penasaran dengan perkaataan Ye Xian.
" Benarkah? bagaimana caranya?" Qin Yu menjadi antusias mendengarnya.
" Bukankah pernikahanmu dianugerahi kaisar, jika jenderal meminta kaisar membatalkan pernikahan denganmu maka kau tidak akan jadi menikah." Qin Yu dan Chu Xuanyi bengong mendengarnya.
" beritahu dengan jelas, aku tidak mengerti." Qin Yu tidak mengerti yang dikatakan Ye Xian.
" isss Qin Yu, maksudnya kau harus meminta jenderal untuk membatalkan pernikahan ini, kau harus mengancam untuk bunuh diri dengan begitu ia akan merasa bersalah lalu ia akan meminta kaisar membatalkan pernikahan." Qin Yu mengangguk paham, ia lalu tersenyum senang dengan ide itu, ia sudah membayangkan seperti apa.
" Jederal akan berlutut memintaku untuk tidak bunuh diri lalu akan berlari menemui kaisar dan meminta kaisar untuk membatalkan pernikahan." Qin Yu membayangkan semua itu, ia tersenyum bahagia, Mereka bertiga tertawa bersama.
" Ayo, kite pergi temui jenderal." Qin Yu dengan semangat ia pergi kekamp militer karena ia mendengar jederal berada disana.
Mereka bertiga sudah sampai dikamp militer, dua prajurit berjaga didepan pintu masuk kamp militer, saat Qin Yu dan kedua temannya masuk, mereka segera ditahan dua penjaga itu.
" Kalian siapa? berani-beraninya kalian ingin masuk kedalam kamp militer." kata penjaga itu garang, mereka bertiga sama sekali tidak gentar mendengar perkataan penjaga itu.
" Kami ingin bertemu jenderal, minggir." Qin Yu menerobos masuk tetapi ditahan penjaga itu.
" Oh, kalian berdua berani melarang kami masuk?" Qin Yu mengepalkan tangannya bersiap menghajar kedua penjaga itu.
" Wanita dilarang masuk kedalam kamp militer." ucap perjaga lainnya,
" Oh begitu." Qin Yu lalu memukul kedua penjaga itu, Ye Xian dan Chu Xuanyi membantu, mereka bertiga memukul dengan membabi buta, kedua penjaga itu kewalahan.
mereka bertiga lalu berlari masuk. " Hei..." teriak penjaga itu, walaupun badannya bebak belur karena dipukul ia tetap mengejar mereka bertiga.
" Masih belum menyerah?" mereka bertiga berhenti berlari.
__ADS_1
" Dimana jenderal, aku ingin bertemu? " teriak Qin Yu, kedua penjaga itu menghampiri mereka, lalu menarik mereka agar segera keluar dari kamp militer.
" Jenderal... keluar kau.. jangan bersembunyi dibalik punggung para prajuritmu." teriak Qin Yu. suara Qin Yu mengundang banyak banyak prajurit lain yang sedang berlatih, mereka berkumpul mendengar teriakkan Qin Yu yang merendahkan jenderal mereka. Kedua penjaga itu menarik paksa mereka bertiga agar tidak membuat keributan yang lebih besar.
" Ayo keluar." kedua prajurit itu menarik paksa mereka. " lepaskan." Qin Yu mencoba melepaskan diri tetapi tidak berhasil, Chu Xuanyi dan Ye Xian juga mencoba melepaskan diri.
" Siapa yang berani membuat keributan dikamp militer..." teriak seseorang, suaranya menggelegar, Qin Yu, Chu Xuanyi dan Ye Xian terkejut mendengar teriak seseorang dibelakang mereka.
Kedua penjaga itu memberi hormat pada orang itu, kedua penjaga itu melepaskan mereka bertiga, Qin Yu bergelidik ngeri melihat orang yang baru saja berteriak itu, memiliki tubuh gempal, berwajah Garang, dan ciri-ciri orang itu sama persis dengan gambar yang dilihat Qin Yu, ia terkejut melihatnya.
Chu Xuanyi dan Ye Xian segera bersembunyi dibelakang punggung Qin Yu, mereka ketakutan melihat orang itu, Qin Yu menelan ludah karena merasa ketakutan, kakinya sudah gemetaran melihatnya tetapi ia masih berani berdiri didepan orang itu.
" Apa dia Jenderalnya?" tanya Qin Yu pelan pada Ye Xian dan Chu Xuanyi.
" Aku juga tidak tau." jawab Ye Xian.
" Melihat dari ciri-cirinya, sepertinya benar." jawab Chu Xuanyi, Qin Yu menganguk mengerti, dengan mengumpulkan sisa-sisa keberanian dalam dirinya ia menatap orang itu.
" Apa kau jenderal Tian Feng sidewa kematian?" teriak Qin Yu, para prajurit yang berada disekitar mereka menahan tawa mendengar perkataan Qin Yu, Orang itu menaikan sebelah alisnya memandang Qin Yu.
" Benar, kau siapa?" Qin Yu menarik nafas, ia lalu dengan setengah keberanian menatap orang itu.
" Aku putri Qin Yu, aku meminta dirimu untuk membatalkan pernikahan ini." Orang itu tersenyum, semua orang sudah mendengar tentang Jenderal mereka yang akan segera menikah.
" Kalau aku tidak mau? kau mau apa?"
" Aku...aku akan bunuh diri." Qin Yu mengacam, ia berpura-pura berani didepan semua orang tetapi terlihat jelas diwajahnya ia sangat ketakutan.
Ditempat lain, Tian Feng bersama Hua Chen dan Lian Song berada dalam ruangan untuk membahas sesuatu, tiba-tiba seseorang prajurit melapor bahwa ada yang sedang mengacau dikamp militer mereka lalu pergi untuk melihat apa yang terjadi.
Mereka bertiga memperhatikan apa yang Qin Yu lakukan, Lian Song pernah melihat Qin Yu.Tian Feng tidak mengenal mereka bertiga.
" Itu adalah putri Qin Yu, kedua gadis yang berada dibalik punggungnya adalah kedua temannya, kudengar ia dianugerahi pernikahan dengan anda?" Lian Song penasaran dengan rumor yang beredar, Tian Feng mengangguk, Lian Song mengerti.
" Jika kau tidak membatalkan pernikahan, aku akan bunuh diri didepan matamu." Mereka berbisik-bisik dengan apa yang dilakukan Qin Yu, mereka menganggap Qin Yu sudah kehilangan akal.
__ADS_1
" Jelaskan padaku, Kenapa kau tidak mau menikah denganku?" tanyanya, ia penasaran kenapa ada seseorang berani menolak Jenderal mereka yang terbilang sangat tampan yang bisa membuat banyak wanita mengejarnya.
" Karena kau jelek, gendut, hitam, dan kau sangat menakutkan, dan aku tidak mencintaimu, aku sudah membayangkan tanganmu yang penuh darah saat membunuh, ahhh pasti sangat suka menyiksa orang lain, jadi aku ingin kau meminta pada kaisar untuk membatalkan pernikahan ini." teriak Qin Yu, Hua Chen yang berada dibelakang Tian Feng menahan tawa, ia geli mendengar perkataan Qin Yu yang sangat kasar untuk Jenderal mereka.mereka masih menonton apa yang terjadi.
" Kalau aku tidak mau?"
" Aku akan bunuh diri."
" kalau begitu lakukan." tantang orang itu, Qin Yu tidak percaya yang ia dengar, Ye Xian dan Chu Xuanyi saling menoleh.
" Baik." Qin Yu lalu menarik pisau yang ia sempat bawa untuk berjaga-jaga jika itu terjadi, Ye Xian dan Chu Xuanyi terkejut.
" Apa yang kau lakukan? jangan bodoh, kita disini hanya bersandiwara." Chu Xuanyi berbisik ditelinga Qin Yu.
" Jika tidak begini, ia tidak akan percaya." balas Qin Yu.
" Sudah, jangan lakukan Qin Yu, kau bisa-bisa akan mati jika kau bertindak bodoh." Ye Xian menimpali.
" Aku akan tetap melakukannya." balas Qin Yu, ia lalu mengerahkan pisau itu ada lehernya, semua orang terkejut melihat Qin Yu yang mengancam dengan nyawanya.
" Jika aku mati disini kalian semua akan diminta pertanggungjawaban bukan? jika kau tidak membatalkan pernikahan ini maka aku akan bunuh diri." Tangan Qin Yu sudah bergemetar saat pisau itu ia arahkan pada lehernya.
" Ayo lakukan." balas orang itu, Qin Yu menjadi kesal, ia ciut tetapi ia tidak bisa mundur dan mempermalukan dirinya sendiri.
" Baik." Qin Yu menarik nafas lalu memejamkan mata, Ye Xian dan Chu Xuanyi ketakutan apa yang dilakukan Qin Yu.
" Tidak apa-apa Jika harus mati, yang penting tidak jadi menikah, ibu maafkan aku." batin Qin Yu. Ia lalu ingin menusuk lehernya, tiba-tiba sebuah pisau kecil terbang kearah Qin Yu mengenai pisau milik Qin Yu sehingga pisau milik Qin Yu terlempar.
Qin Yu terkejut, semua orang juga terkejut dengan apa yang terjadi, Tian Feng lalu berjalan kearah mereka yang ditemani Hua Chen dan Lian Song.
" Jenderal." ucap mereka serempak,lalu memberi hormat. Qin Yu terkejut melihat Lian Song, pria yang selama ini mereka puja, Ye Xian dan Chu Xuanyi juga ikut terkejut.
" Jenderal?" Qin Yu meperhatikan orang yang baru datang itu dari atas sampai bawah.
" Apa dia Jenderalnya? lalu dia?" Qin Yu menjadi bingung, ia masih belum mencerna apa yang terjadi.
__ADS_1