Oh My Jenderal

Oh My Jenderal
Hadiah


__ADS_3

Qin Yu masih dikedai itu yang bernama kedai angsa putih dan letaknya bersebelahan dengan rumah bordir, kedua tempat itu paling terkenal dan selalu ramai. Qin Yu dan kedua temannya yang masih asyik memandangi tuan muda Lian Song yang berada diujung pandang mereka dilantai bawah.


Tiba-tiba seorang pemuda mabuk berjalan kearah mereka dan menganggu ketenangan, mereka bertiga berteriak melihat pemuda itu karena pemuda mabuk itu mencoba memeluk mereka, Mereka bertiga menjadi perhatian semua orang. Karena kesal Qin Yu mencoba ingin menendang pria itu tetapi karena ceroboh dan asal menendang ia hampir terjatuh dari lantai 2 kebawah, semua orang berteriak melihat ia ingin terjatuh.


Lian Song pertama bereaksi, ia langsung berlari dan melompat lalu menangkap tubuh Qin Yu yang masih diudara, Qin Yu yang memejamkan mata membuka matanya perlahan, saat melihat wajah Lian Song , ia semakin tergila-gila padanya karena Lian Song menyelamatkannya.


Saat sudah sampai ditanah, ia masih memandangi Lian Song, semua orang iri melihat Qin Yu bersama Lian Song. Lian song melambaikan tangan didepan wajah Qin Yu yang melamun memandang wajahnya, begitu Qin Yu tersadar, ia menjadi salah tingkah.


" Terima kasih tuan muda." kata Qin Yu, ia merasa senang sekali, kedua temannya berlari turun menemui Qin Yu, mereka merasa iri. setelah selesai mereka pulang, Chu Xuanyi adalah putri menteri Hukum dan Ye Xian adalah putri menteri penasehat, mereka berteman sejak kecil.


Qin Yu kembali kekediamannya, ia ingin menemui ibunya, saat didepan kediaman ibunya seorang pelayan berlari kearahnya.


" Nona." panggil pelayan itu khawatir.


" Janda pangeran, nona." lanjutnya membuat Qin Yu khawatir saat ibunya disebutkan. Qin Yu segera berlari masuk dan melihat ibunya menangis tersedu-sedu.


" Ibu.... ada apa?" tanya Qin Yu khawatir melihat ibunya menangis.


" Putriku...." Liang Da semakin bersedih melihat Qin Yu.


" Ada Apa ibu?"


" Qin Yu.... Hiks Hiks...hiks....ibu rasanya tidak sanggup lagi untuk hidup." Qin Yu menjadi khawatir mendengar ibunya mengatakan seperti itu.


" Katakan ibu, ada apa? kenapa ibu menangis seperti ini?"

__ADS_1


" Kau akan menikah dengan jenderan Tian Feng..." Bagai Bom dalam kepala Qin Yu mendengar berita itu, ia langsung pingsan mendengarnya, Liang Da terkejut.


" Qin Yu... Hiks...hiks...hiks... Qin Yu jangan mati, kau bahkan belum menikah dengannya." ucap Liang Da, Qin Yu tersadar lagi, ia berpura-pura pingsan berharap apa yang ia dengar adalah mimpi.


" Ibu katakan, ini pasti mimpi." Qin Yu masih tidak percaya yang ia dengar. Liang Da menggelengkan kepala.


" Haa........... Bagaimana aku akan hidup ibu?aku tidak mau menikah dengannya...." Qin Yu berteriak, ia lalu memeluk ibunya dan menangis bersama-sama.


" Aku akan menemui kaisar, aku ingin meminta keadilan." Qin Yu, melepas pelukan ibunya, Liang Da menahan Qin Yu.


" Jangan lakukan, kau akan dihukum" Liang Da sangat sedih mendengar kabar itu, Qin Yu merasa Frustasi dengan kabar yang ia dapatkan hari ini.


" Sudah ibu, jangan menangis lagi." Qin Yu menenangkan ibunya yang tidak berhenti menangis, air mata saja sudah tidak keluar lagi dari matanya tetapi ia terus merengek.


Qin Yu menceritakan kepada kedua sahabatnya itu, Chu Xuanyi tertawa terbahak-bahak mendengarnya kalau Qin Yu dianugerahi pernikahan, Ye Xian tak kalah geli sehingga membuat Qin Yu Frustrasi. beberapa kali ia ingin bertemu kaisar tetapi selalu ditolak karena kaisar tau Qin Yu pasti tidak setuju tentang hal ini tetapi kaisar memiliki alasan mengapa Qin Yu yang ia pilih.


" Yang mulia, kenapa anda tidak bertemu dengan Qin Yu?" tanya Meng Ling saat ia menyajikan teh untuk kaisar.


" Ia pasti ingin aku membatalkan pernikahannya..." Kaisar menghela nafas. " Ia terlalu dimanjakan, biarkan saja dia." lanjutnya, Meng Ling mengangguk mengerti.


Satu bulan tidak terasa, semua orang berdiri disepanjang jalan menunggu rombongan pasukan jenderal datang, mereka semua dihantui rasa penasaran yang besar soal jenderal mereka yang terkenal itu. Tak lama rombongan itu terlihat akan memasuki kota, Sorak-sorai dari warga menyambut rombongan itu.


Qin Yu dan kedua temannya menonton dari dalam kedai, mereka juga penasaran seperti apa wajah dewa kematian itu, saat rombongan itu memasuki kota, mereka melihat dua orang pria berdampingan berkuda, yang satu memakai topeng dan satunya tidak. mereka tidak tau yang mana jendral itu.


" Siapa yang memakai topeng itu?" bisik-bisik mereka, karena tidak tau siapa yang sedang memakai topeng, dari bentuk tubuhnya terlihat sangat gagah.

__ADS_1


" Yang mana dewa kematian?" tanya Chu Xuanyi, mereka tidak tau dan saling bertanya satu sama lain, sampai rombongan itu pergi mereka tidak mendapatkan jawaban. Qin Yu cemberut, ia akan segera menikah dengan pria paling jelek didunia.


" Kudengar dewa kematian sangat kasar dan suka memukul wanita." ucap Chu Xuanyi, Qin Yu membayangkan ia akan disiksa dan dipukul dewa kematian, ia bergelidik ngeri.


" haaa.... kenapa nasibku buruk sekali." ucap Qin Yu Frustrasi, kedua temannya mencoba menghibur Qin Yu yang cemberut.


Tian Feng sudah sampai di gerbang istana, mereka disambut meriah oleh semua orang, Kaisar Qin Shuang dan semua menteri menunggu diruang utama, Tian Feng membuka topengnya begitu ia sampai dihadapan Kaisar, sedangkan seluruh pasukan Tian Feng kembali kekamp militer untuk beristirahat.


Tian Feng memberi hormat pada Kaisar, Semua orang sudah mendengar rumor tentang Dewa kematian, saat mereka melihat secara langsung, mereka terkejut karena kabar yang beredar terbalik dari kenyataannya.


Nyatanya wajah dewa kematian sangat tampan bahkan lebih tampan dari pangeran manapun, tatapan matanya dingin dan mengintimidasi, dan bentuk tubuhnya benar-benar sempurna untuk seorang pria.


" Aku senang dengan kemenangan yang kau berikan, karena hal itu aku ingin memberikan hadiah untukmu." ucap Kaisar, Kasim Liu lalu membuka gulungan emas.


" Dekrit kaisar." teriak kasim Liu, semua orang yang berada diruangan itu bersujud.


" Karena kemenangan yang diberikan jenderal Tian Feng, ia diberi hadiah seratus ribu koin emas, seribu kuda, seratus ribu pasukan dibawah komandonya, dan dianugerahi pernikahan dengan putri Qin Yu beserta satu kediaman untuk mereka setelah menikah." begitu kasim Liu selesai membacakan, semua orang berdiri kembali, Kasim Liu menggulung kembali gulungan itu lalu memberikannya pada Tian Feng.


" Terima kasih atas kemurahan hati yang mulia." ucap Tian Feng kemudian menerima gulungan itu. setelah selesai, Tian Feng kembali kekamp militer, ia menghela nafas membaca kembali hadiah itu, yang menjadi pemasalahan adalah pernikahan yang sangat mendadak baginya.


Seseorang datang, ia tersenyum pada Tian Feng, Xiao Lu ikut bergabung menggunakan pakaian prajurit juga, jadi tidak ada yang menyadari jika ia perempuan, Tian Feng sudah memberitahukan pada Hua Chen untuk mencari tempat khusus bagi Xiao Lu karena tidak mungkin bagi Xiao Lu bergabung bersama pria untuk tidur.


" Ada apa?" tanya Xiao Lu lembut, suaranya yang merdu mungkin membuat banyak pria berlari padanya tetapi bagi Tian Feng itu hal yang biasa.


" Aku akan menikah." jawab Tian Feng, Xiao Yu langsung tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


" Pria yang tidak memiliki hati dan tidak percaya cinta akan segera menikah? hahaha bukankah ini sangat lucu." Mata Xiao Yu Sampai berair karena terlalu banyak tertawa.


__ADS_2