One Piece: Buah Cakra

One Piece: Buah Cakra
buah cakra


__ADS_3

"hahh.... sebentar lagi mau lulus sekolah" kata pemuda, melempar ponselnya ke kasur, disebelahnya "tidak ada lagi waktu untuk bersantai-santai, menonton anime dan sebagainya"


Pemuda itu berbaring, menatap langit-langit saat kenangan pertama kalinya dia kecanduan kartun Jepang yang disebut anime. Meratapi apa yang dia lakukan selama 4 tahun ini, tidak bermanfaat dan berguna.


Meskipun dia sedikit menyesal.


sedikit!


Tapi, Dia tetap bersyukur mengetahui tentang anime, menghindarinya dari rasa sepi dan bosan dalam hidupnya. Walaupun akhirnya dia sudah mulai bosan dengan anime, Tapi itu cukup bagus untuknya.


menyilang kan kedua lengannya dibawah kepala, alur nafasnya semakin santai, perlahan pemuda itu merasakan berat di matanya saat dia tertidur di dalam termenung nya.


Sebelum tidur, dia mengingat, dia sedang menonton anime One Piece yang bercerita tentang, seorang laki-laki remaja berbadan karet, plot armor, dan tak pernah tamat.


Meski begitu, itu cukupkan seru. Berlatar belakang pulau-pulau yang belum terjamah, fenomena yang sangat aneh, dan tidak lupa dengan karakter yang memuaskan mata.


Dia menyukaiku genre petualangan, walaupun yang dalam hidupnya, selama 18 tahun ini, dia tidak pernah berpetualang sekalipun. meskipun pernah, itu pun cuma dalam mimpinya.


Setidaknya, itulah terakhir kali dia ingat sebelum dia terlempar di pulau yang tampak aneh ini. sesuatu tampak fantasi, tapi dikompres menjadi nyata, aneh tapi itulah yang dia rasakan.


Menemukan dirinya tertidur di pasir, dia bangun perlahan, dan melihat sekeliling. Setelah memeriksa, Dia menemukan dirinya dipinggir pulau.


Dengan pasir yang menempel di wajahnya, dia membersihkan wajahnya dengan tangannya yang kecil....


kecil?!!


Melihat kedua tangannya kecil, dia membelalakkan matanya. Dan saat Menatap ke bawah, ke kakinya, yang ternyata tidak seukuran dengan tubuhnya, dia berlari ke pinggir laut yang memantulkan bayangannya.


Pantulan dari laut yang menampakkan wajahnya yang kecil, wajah yang tidak dia kenali. Dia meraba-raba wajahnya saat bayangan di laut juga mengikuti gerakannya, yang hanya memperkuat keyakinannya.


-Transmigrasi


Saat seseorang menemukan dirinya ditubuh orang lain, tanpa ingatan atau memiliki ingatan. Dan dengan dunia tidak sama, atau sedikit berbeda dengan dunia miliknya yang sebelumnya. (sumber: author)


xXxXx

__ADS_1


"setidaknya, aku harus mengetahui dimana aku berada" kataku sambil menangkup tangan dan mengambil air, aku membasuh wajahku "pertama, aku akan menyusuri hutan dan mencari sumber makanan terlebih dahulu"


Aku berjalan ke dalam hutan dengan berhati-hati, kayu ditangan kananku. Semakin dalam memasuki hutan, hanya pepohonan dan hewan liar bertebaran terlihat.


Menandai goresan di dahan pohon dengan batu, aku berbelok kiri saat banyak hewan kecil berlarian dari arah itu. Dengan pengetahuan yang seadanya, aku hanya mengira ada sumber makanan di tempat itu.


Sampai dimana aku terus berjalan, dan berhenti saat aku melihat sungai dan air terjun yang mengalirnya. Jelas jernih dan bagus untuk dikonsumsi.


Saat mendekati sungai, aku memperhatikan ada yang sedikit aneh. Sebuah batu di tengah Sungai, dan lumut menghiasi pinggirannya. Diatasnya, batang tanaman saling melingkar, membentuk spiral sampai di pucuknya.


Dan dipucuknya, terlihat buah yang memancarkan cahaya kebiruan, mempengaruhi sekitarnya yang mana banyak serangga bersayap yang terbang Diatasnya.


"eh..buah iblis?" aku terkejut, mengusap kedua mataku, dan sekali lagi melihatnya. Buah yang memiliki keunikannya masing-masing, bersinar, memikat mata seseorang.


aku memijat dahiku dengan pusing "sial, aku terjebak di dunia bajak laut yang penuh perampokan dan pembunuhan"


Disatu sisi aku senang, berpetualang dengan penuh fantasi. Disisi lain aku merasa sedih, perampok dan pembunuhan, dimana bajak laut berkeliaran bebas dilautan.


apakah aku haruskah menangis atau tertawa? Tapi itu tidak penting sekarang, tepat di depan mata, sumber kekuatanku dimasa depan, aku harus memilikinya terlebih dahulu.


Menyeret tubuh dengan tergesa, aku menyebrangi sungai yang hanya sebatas pinggulku kedalamannya.


Aku membuka telapak tanganku, sedikit familiar dengan penampilan buah itu. tapi dimana aku pernah melihatnya... aku memilah-milah ingatanku?!


ehh, bukankah ini buah Cakra?


aku ingat bentuk penampilannya. Bewarna merah pekat seperti darah, dan bentuknya yang menyerupai jantung makhluk hidup, yang hanya menunjukkan seperti organ tubuh makhluk hidup.


Aku hanya mengangkat bahu dan memakannya. memejamkan mata, menunggu rasa yang buruk di lidah, aku menunggu beberapa detik sebelum aku menelannya.


hmm? tidak ada rasa tidak enak sedikitpun. Hanya hambar dan kalat di mulut.


bukankah Wiki menggambarkan rasanya seperti eek orang? apakah buah ini ber-


AGHHHH!!!!

__ADS_1


Sesuatu masuk melalui kulitku, mengalir dan berhenti dibawah bagian perutku. Menumpuk, dan berputar-putar di satu tempat, mengaduk-aduk perutku.


aku memaksakan diriku, menggigit bibir bawahku saat darah mengalir ke bawah dagu. Memposisikan diriku duduk lotus, menahan sakit sambil mengarahkan energi yang masuk dengan lancar ke dalam tubuhku.


aku hanya melakukannya secara naluri, dimana aku bebas menggerakkan energi yang memasukinya tubuhku. Mengontrol energi external di bawah pusat ku, atau dantian apa yang disebut novel xianxia, aku mencampurnya dengan energi internal ku.


saling bertubrukan, menolak satu sama lain yang hanya mempersulit ku untuk mengontrolnya. seperti api dan air, begitu juga energi ku, berantakan, tapi dengan kontrolku yang sempurna, energi itu perlahan tenang dan bercampur menjadi satu.


Saat energi bercampur sempurna, perlahan energi itu menebar ke seluruh tubuhku. yang mana memperkuat organ dan seluruh jaringan yang ada di tubuhku.


Tidak hanya itu, kolam energi, atau disebut juga Cakra, meningkat setiap detiknya di dantianku. Meningkat dan terus meningkat sampai ke tingkat yang mengerikan.


tidak berhenti disitu, cakhra itu mengalir ke bola mata kananku. mengompres dan menghancurkan jaringan pupil, lalu membentuk lagi ke bentuk yang baru.


1 menit kemudian, tidak ada rasa sakit lagi yang dirasakan, aku membuka mataku.


"Huhhh..." menghela nafas, aku bergumam Dengan rasa kagum "pantas saja Kaguya menyebut dirinya dewa jika dia merasakan kekuatannya yang meluap-luap seperti ini"


Apalagi dengan garis keturunannya? Mampu menyerap energi dengan mudah. Jika tidak ada pengetahuan tentang novel xianxia yang aku baca, mungkin aku sudah berakhir beberapa saat yang lalu.


kekuatan meluap-luap dari tubuhku, dan indaraku juga meningkat lebih tajam. Energi biru memancar dari tubuhku, saat aku menggunakan mata baruku ketika melihatnya.


menunduk kebawah, menatap pantulan sungai, aku melihat mata kananku berubah. Mata hitamku berubah menjadi pola seperti-riak yang menyebar di bola mata, dengan sklera merah dan iris, berisi sembilan tomoe.


Dan aku tau itu, -Rinne-Sharingan!


Mata doujutsu terkuat di naruvers.


Berdiri dari duduk, diatas batu, aku tersenyum menyeringai di mulutku. tangan di pinggul, aku menatap keatas hamparan langit, mengagumi keanehan dan keindahannya.


Mari kita berlatih dihutan ini terlihat dahulu, sampai cukup kuat tanpa menghawatirkan pemerintah dunia, dan bajak laut lainnya.


Pertama-tama, aku akan mencoba berenang di sungai. Berpikir buah ini adalah buah iblis, aku melompat dan terjun kesungai ketika aku menutup mataku dan menahan nafasku.


eh,

__ADS_1


xXxXx


(A/N: dahlah 🗿)


__ADS_2