Pacar Pungutku Rupanya Bos Global

Pacar Pungutku Rupanya Bos Global
Bab 10 Patuh Sekali


__ADS_3

Ketika dia melihat Erick yang imut di depannya, dia tidak bisa menahan diri untuk mengulurkan tangan dan mengelus kepalanya dengan keras!


"Patuh sekali!"


Kemudian, dia melihat mata Erick yang seperti bola kaca menjadi lebih cerah, seperti ... sangat senang?


Semua ketidaksenangan tadi pun hilang pada saat ini, sementara Victoria merasa hatinya sangat hangat.


Tatapan Erick menjadi sangat lembut dan tenang. Dia menundukkan kepala, lalu menatap jari tangan Victoria.


Jari yang baru saja terluka.


Victoria pun mengikuti arah pandangannya melihat, kemudian melihat respon Erick dan dalam hati merasa senang.


"Erick, apakah kamu keluar dengan patuh karena jari tanganku terluka?"


Mata Erick yang hitam menatap jari tangannya tanpa mengatakan apa-apa.


Victoria tersenyum. "Begitu pintar, ya?"

__ADS_1


Entah Erick mengerti atau tidak, setelah diam dua detik, Erick mengulurkan tangannya yang panjang, kemudian pelan-pelan mengangkat tangan Victoria.


Telapak tangannya sangat hangat dan kuat, setiap jarinya seperti karya seni yang sempurna. Di telapak tangannya yang besar, Victoria memiliki rasa aman yang muncul secara spontan.


Kemudian, Erick dengan hati-hati mengangkat jari Victoria ke bibirnya.


"Kamu ..."


"Huh~ huh~"


Victoria tercengang sejenak, kemudian dia dengan senyum melihat Erick memegang tangannya sambil meniup jarinya.


Benar-benar cara anak kecil.


"Aku baik-baik saja, nggak sakit kok. Kamu sangat berguna, kok."


Dia dengan lembut membujuk Erick.


Seolah-olah mengerti katanya.

__ADS_1


Tatapan Erick mengalih dari jari ke wajah Victoria, kemudian dengan pelan-pelan tersenyum.


Victoria tercengang.


Tersenyum loh?


Ini pertama kalinya dia melihat Erick tersenyum senang setelah sekian lama.


Senyum di wajahnya yang cantik sangat memesona, sama sekali tidak bisa berpaling.


Ternyata dia ada lesung pipi?


Bisa-bisanya seorang pria tampan tersenyum ada lesung pipi yang sempurna, siapa yang bisa menahan pesona ini?


Victoria tercengang sangat lama.


Setelah Erick menyimpan senyumnya, dia baru sadar.


Erick tidak lagi tertawa, tapi dia menggenggam tangan Victoria sambil meremas dengan lembut.

__ADS_1


Saat ini, Victoria merasa sangat senang, bahkan semua rasa ketidaksenangan itu pun hilang. Dia merasa ada baiknya kalau kehidupan terus berlangsung seperti ini.


Victoria pun tidak bisa menahan diri untuk memeluk orang di depannya.


__ADS_2