PAULA KAMI SAYANG KAMU

PAULA KAMI SAYANG KAMU
BAB 25


__ADS_3

Persami atau perkemahan sabtu minggu telah dilaksanakan. Tenda kelompok mereka masing-masing sudah didirikan di tengah-tengah hutan pinus. Masing-masing kelompok memiliki ketua regu. Setiap satu tenda atau satu regu beranggotakan sepuluh sampai dua belas orang. Demikian juga anggota regu dari Paula berjumlah dua belas orang termasuk Kety dan Monika.


Kakak-kakak pembina masih terlihat sibuk mempersiapkan acara pembukaan perkemahan sabtu minggu itu. Pembukaan persami akan dimulai setelah tenda-tenda masing-masing regu sudah berdiri tegak.


Suara peluit dan panggilan untuk semua ketua regu supaya berkumpul bersama dengan seluruh anggota regu nya masing-masing. Terlihat semua peserta persami yang masih berada di dalam tenda segera keluar dengan berpakaian lengkap pakaian pramuka beserta atribut nya. Paula terlihat sangat sigap dan cekatan mengatur anggota nya untuk berbaris menuju ke tengah-tengah lapangan yang dikelilingi dengan kemah-kemah para peserta regu persami.


Peserta regu laki-laki juga semuanya menghambur keluar tenda dan berbaris rapi di belakang ketua regu nya masing-masing. Termasuk salah satu regu laki-laki yang dipimpin oleh Adam. Adam terlihat gagah dengan berpakaian pramuka lengkap.

__ADS_1


Setelah semua regu berbaris dan berkumpul di tengah lapangan, pembina pramuka mulai memanggil petugas yang ditugaskan untuk menjadi petugas pembukaan acara persami. Paula pun terlihat ikut bertugas di acara pembukaan persami sore itu. Demikian juga Adam yang menjadi pemimpin upacara dalam pembukaan persami sore itu.


Acara upacara pembukaan perkemahan sabtu dan minggu telah dimulai. Susunan acara satu persatu sudah dilalui. Kini setelah upacara pembukaan persami itu selesai, masing-masing anggota regu kembali ke tendanya masing-masing terkecuali ketua regu mereka yang masih berkumpul untuk mendapatkan briefing dan pengarahan oleh kakak pembina pramuka.


Beberapa agenda atau jadwal kegiatan dibagikan ke masing-masing ketua regu. Di sana tertulis kegiatan beserta petunjuk waktu nya. Selain itu ada peraturan yang harus dipatuhi saat acara persami berlangsung seperti tidak boleh membawa senjata tajam, tidak boleh merokok, minum-minuman keras, tidak boleh memburu binatang yang dilindungi saat di hutan pinus. Dan ada banyak aturan lain tertulis di sana.


Setelah pengarahan dari kakak pembina pramuka, semua ketua regu kembali ke tenda nya masing-masing dan mulai menyampaikan kepada semua anggota regu nya sendiri-sendiri.

__ADS_1


*****


"Ayo kita siapkan bahan-bahannya. Kita bisa memulai memasak untuk makan malam," ucap Paula.


Kelompok Paula yang berada di dalam tenda itu berjumlah dua belas orang. Kelompok Paula salah satunya ada Kety dan juga Monika. Bersyukur, ketiga nya masih satu kelompok dan tidak dipisahkan.


*****

__ADS_1


Sementara di tenda lain di mana ada Palupi, Dina dan Ita. Di tenda Palupi, dialah yang menjadi ketua regu nya. Palupi terkesan suka memerintah sehingga beberapa anggota regu nya tidak menyukai dirinya yang tidak mau ikut turun langsung dalam mendirikan tenda, memasak dan lain-lain nya.


"Ih, menyebalkan sekali! Kenapa kita satu kelompok dengan Palupi, Dina dan Ita sih? Ketiga orang itu tidak mau membantu kita. Nanti pulang-pulang langsung makan setelah jalan-jalan mengunjungi tenda-tenda kelompok lain. Atau mereka hanya tiduran main handphone saja," keluh Juminten yang kelompoknya ada Palupi, Dina dan juga Ita.


__ADS_2