
GDUBRAK
"aduh sakit tau!! " kata justin dengan nada marah karena ditendang olehku.
"lo ngapain ttt. tidur di ranjang gua? " tanya ku dengan nada histeris dengan tangan memegang selimut dan ditaruh didepan dada.
"mimpi gua jadi kenyataan!! " kata Justin bingung sambil menampar-nampar pipi nya.
"I. iini kepala gua kenapa benjoll!! " kata Justin histeris dengan tangan meraba kepalanya.
"gua Yang tendang tadi malam" jawab ku sambil memalingkan wajah.
"Lo belum ngasi tau. kenapa Lo bisa tidur di ranjang gua!! " bentak ku pada Justin.
*BEBERAPA JAM YANG LALU
TIK
TOK
TIK
TOK (SUARA JAM)
"uhh dingin banget. badan gua jadi pegal-pegak gini" kata Justin dengan mata tertutup.
"uhh kok gua dibawah sihh!! " kata Justin dengan mata sayu-sayu Dan dengan nada rendah.
justin bangun dan naik kekasur yang ku tiduri. dengan mata sayu-sayu dan setengah sadar, dia masuk ke dalam selimut yang kupakai.
dan tertidur dengan nyenyak nya.
"nah gitu ceritanya!! " kata justin sambik mengusap-ngusap kepalanya yang sakit.
"huh alasan aja sih lo!! " bantah ku sambil melihat ke arah jam.
__ADS_1
"WHATTT JAM ENAM LEWAT!! "kata ku teriak dengan mata tertuju pada jam weker milik justin.
"gg. gua duluan mandi, lo belakangan" kata ku. beranjak pergi dari kasur dan meninggalkan justin yang tergeletak dilantai
"eeehh" kata justin sambil mengulurkan tangannya.
aku berlari menuju kamar mandi. lalu membersihkan diriku, rumah milik justin bisa dibilang bagus, rumah bertingkat dua.
tetapi dia hanya tinggal bertiga bersama ayah dan ibunya. sedangkan banyak kamar yang kosong.
"huh segar banget.!! " kata ku
"hmm dirumah ini ada berala kamar mandi y? " tanya ku pada diri sendiri.
"iya mungkin justin menggunakan kamar mandi yang lain.!" kataku menjawab pertanyaan yang kutanyakan pada diriku sendiri.
aku pun pergi kekamar tidur justin yang tadi. sedangkan baju-bajuku berada dikamar justin yang
lainnya.
"woy justin lo dengar ngga!! " kata ku teriak lagi
justin ternyata tidak ada dikamarnya. aku pun pergi kekamar justin yang satuan. iya kamar justin yang pertama kali ku tempati. setelah sampai dikamar justin.
aku ragu-ragu untuk masuk.
"huh mana ada hantu siang-siang! " kataku menyemangati diriku sendiri. dan melangkah masuk kekamar tersebut.
KRIEETTT
(SUARA MEMBUKA PINTU PERLAHAN)
"ngga ada hantu kan. ngga ada kan" kata ku sambil melihat sekeliling.
"mungkin yang kemarin cuman khayalan aku aja!! " *batinku*
__ADS_1
aku pun masuk dan memakai pakaianku.justin tidak terdengar suaranya, mungkin dia memakai kamar mandi disuatu tempat dirumahnya. selang beberapa menit aku pun selesai memakai seragam.
"ohh disini ada kamar mandi toh"*batin ku*
tiba-tiba....
KREEETTT (suara membuka pintu)
"HUWA...ORANG CABULL!! " teriak ku. karena ada seorang laki-laki keluar dari kamar mandi
"JUSTIN... TOLONGIN GUA!! " teriak ku meminta tolong lada justin.
"eeh eh bbb...bukan. gua bukan orang cabul. dengerin dulu penjelasannya!! " kata cowo tersebut dan melangkah kearahku. .
*DIWAKTU YANG SAMA DIKAMAR MANDI YANG DIGUNAKAN JUSTIN
"ehh tu anak kenapa teriak-teriak.. " gumam justin yang sedang memakai handuk.
mendengar teriakan ku justin langsung menuju arah teriakan itu.
*DIKAMAR JUSTIN
"MANA ADA MALING NGAKU MALING. KALAU ADA PENUH PENJARA!! " teriak ku pada cowo yang berjalan kearahku.
"aduh kekeh banget sih ni cewe!! " gumam cowo tersebut dan menutup mulutku agar tidak teriak.
"houwok belhengsek (cowo bre*gs*k) " teriak ku dengan mulut dibungkam oleh cowo tersebut.
"diem dulu cewe rese!! " bentak cowo tersebut.
GDUBRAK.. (TENDANGAN PINTU)
"hel.. lo kenapa!! " tanya justin sambil menendang pintu kamar.
"kevin!! " kata justin sambil menunjuk cowo yang membungkam mulutku itu.
__ADS_1
"hah kevin!! "*batinku*