Pembalasan

Pembalasan
masalah baru


__ADS_3

Hari ini kulangkahkan kakiku ke sekolah bersama kakakku,hari yang sangat berat untukku melangkahkan kaki masuk kelas.Berat terasa harus menginjak kembali tempat di mana tidak ada kebahagiaan.


"he ami..nih ambil sapunya,kamu sapu kelas ini,dasar anak miskin,lambat lagi"ucap usna.


"lagi-lagi duduk sama dia lagi"kata aya. "terima nasib saja aya"sahut ila tertawa.Setelah selesai menyapu kelas,ami bergegas duduk.Saat itu ami hendak mengambil bukunya di kolom meja aya,tanpa sengaja ia menarik bukunya dari kolom meja aya sehingga hp(nokia jaman dulu)aya yang berada di atas buku ami terjatuh dan rusak. "ma-aaf..aya,aku tidak sengaja"kata ami merasa ketakutan karena pasti ia akan ganti rugi sedangkan ia tidak punya uang sama sekali. "kamu gimana sih ami..liat hp ku nggak bisa nyala..pokoknya kamu harus ganti rugi kalo tidak aku lapor sama ayahku"ancam aya kepada ami yang membuat ami semakin di hantui rasa ketakutan. "tapi aku nggak punya uang". "kamu cicil aja minimal 2ribu per hari". "iya.."dalam hati ami berpikir bahwasanya uang jajannya saja 2ribu perhari jadi kalau dia membayar 2ribu perharinya kemungkinan ia tidak bisa belanja kalau dia tidak belanja pasti dia akan lapar.

__ADS_1


Bel berbunyi saatnya pulang..ami menunggu kakaknya di depan gerbang bersama aya yang sedari tadi mengekangnya.


"pokok aku nggak mau tauu ya ami kalo kamu nggak ganti.."kata aya. "i-iya pasti aku ganti.."lirih ami. "ayahku sudah datang,aku mau pulang dulu..inget besok jangan lupa"kata aya mengancam dengan gerakan seolah akan membunuh dan melaporkan kepada ayahnya. ya allah..bagaimana ini..aku takut bilang sama bapak sama mama,pasti mereka nanti pusing dan pinjem uang lagi,mana hutang mereka belum lunas..ya allah beri hamba petunjuk mu..guman ami dalam hati sembari menunggu amat pulang karena jam pulang mereka berbeda walau satu sekolah.


"ami..kamu kenapa gelisah begitu.."kata amat cemas yang menghampiri ami dari belakang. "ah..kakak ngagetin saja..nggak kok kak..ayo pulang". "iya.."

__ADS_1


"assalamu alaikum bu..". "iya waalaikum salam nak ami..ada apa?"tanya bu murni. "bu..apa saya bisa bekerja di sini sebagai tukang cuci piring"jawab ami. "tapi ami..kamu masih kecil..mana sanggup kamu cuci sebanyak itu nak..".kata bu murni. "saya mohon bu..saya butuh pekerjaan ini,saya juga sanggup bu..cuci sebanyak itu"pinta ami memelas kepada bu murni. "yasudah kamu cuci sskarang piringnya,kalo kamu sudah capek istirahat saja dulu"kata bu murni tersenyum. "iya bu..sekali lagi terima kasih banyak bu..". "iya..sama-sama..".


Ami mencuci dengan hati-hati agar tidak ada yang pecah,ia tidak pernah mengeluh dari tadi siang sampai sore mencuci mangkok dll. sendirian baginya ini semata-mata ingin meringankan beban orang tuanya dan ganti rugi.


"nak ami..ini uang untuk kamu..kamu kecil-kecil pandai cari uang dan tidak mengeluh sama sekali padahal dari tadi siang sampai sore kamu tidak berhenti mencuci mangkuk"kata bu murni salut atas kerja keras ami dan menyodorkan uang kepadanya. "bu..ini banyak sekali bu..". "tidak apa-apa ami..lagi pula dagangan ibu laku keras jadinya ini buat kamu saja,sekalian ini bakso buat kamu makan sama keluarga kamu..". "tidak usah bu..ini udah lebih dari cukup bu..". "tidak apa-apa ami..ibu lebih senang sekali jika kamu menerima ini semua". "bu..terima kasih sekali bu..aku nggak tau mau balas kebaikan ibu seperti apa..saya akan kesini besok lebih awal bu..bantu ibu menyiapkan dagangan ibu sekalian bantu ke pasar". "iya..". "saya pamit pulang bu..assalamu alaikum.."kata ami menyalami tangan bu murni dan segera pulang ke rumahnya. "waalaikum salam".

__ADS_1


"assalamu alaikum ma..". "waalaikum salam nak..kamu kemana saja tadi..kamu bawa apa itu?"tanya mama dira penasaran. "ini bakso ma..ini ada uang ma..". "ami..kamu darimana dapat uang seratus ribu ini"teriak mama dira sehingga terdengar oleh pak udin dan juga amat yang baru saja pulang dari bekerja. "ada apa mama teriak?"tanya pak udin penasaran. "ini ami pak..dapat uang seratus ribu dan bawa bakso". "ami..kamu dapat itu semua darimana nak.."kata pak udin menghapus air mata ami. "i-ini ami dapat dari bekerja di warung bu murni pak..ma.."kata ami yang menangis histeris karena ia baru saja untuk pertama kalinya mamanya meneriakinya tadi. "ami..maafkan mama nak..mama salah tadi neriakin ami..sudah sayang jangan nangis"kata mama dira menghapus air mata ami dan memeluknya erat sembari menitipkan air mata. "ami..sayang kenapa kamu bekerja nak..biar bapak saja sama kakakmu yang bekerja kamu tidak usah nak..".kata pak udin memeluk ketiganya,mereka semua berpelukan satu sama lain.


__ADS_2