Pembalasan

Pembalasan
Teman baru


__ADS_3

Sebagai manusia kita punya cerita atau kisah masing-masing,entah itu suka maupun duka karena pasti semuanya telah di rasakan.Lain halnya dengan ami,saat di rumah ia merasa tempat itu bagaikan surga sedangkan di sekolah bagaikan neraka yang tak hentinya memberi penyiksaan padanya.Entah dari segi fisik maupun batin ia sudah menerimanya,jangankan mengulurkan tangan padanya,menyapanya saja tidak ada.Ami bisa apa,tidak yang mendukungnya di sekolah selain kakaknya.Ami begitu kesepian tidak punya teman yang bisa dia ajak bicara dan bertukar pikiran.Ami hanya sendiri,kadang ia termenung sendiri memikirkan masa depannya yang ia impikan bahagia tanpa hinaan dan siksaan silih berganti.

__ADS_1


Seperti kesepakatan sebelumnya,ami harus ganti rugi atas kerusakan hp aya.Dia mencicil kerugian tersebut minimal dua ribu per hari.Untungnya dia membawa uang lebih dari uang jajan sebelumnya,uang itu di dapatnya dari bekerja di warung tetangganya yang sangat baik padanya. "hey ami..mana uang ganti ruginya,mari"bentak aya pada ami. "a..aku harus ba..yar berapa?"tanya ami takut. "kata ayahku kamu harus bayar lima puluh ribu,kalo kamu tidak bisa,kamu bisa mencicilnya,mana uangnya"kata aya sambil mengulurkan tangannya. "i..ini aku bayar dua ribu dulu,nanti aku cicil tiap hari sampai lunas". "sana..pergi.."kata aya mendorong ami yang membuat ami jatuh tersungkur ke lantai dan di ikuti gelak tawa yang ada di ruangan itu yang melihatnya terjatuh,terkecuali ani yang membantunya berdiri. "kamu tidak apa-apa?"tanya ani membantu ami berdiri. "aku tidak apa-apa,terima kasih sudah menolongku"jawab ami. "iya sama-sama,nama aku ani kamu?"tanya ani berjabat tangan pada ami sebagai tanda ia ingin berteman dengannya. "namaku ami.."

__ADS_1


"kita sabar saja ani..percaya sama allah pasti mereka akan dapat balasan,kita doakan saja yang baik untuk mereka"kata ami lembut. "tapi ami..kalo dibiarin mereka akan selalu bersikap seperti ini sama kita,apa kamu tidak mau membalasnya dan kenapa kita haris doakan dia yang baik bukan yang jahat saja"ucap ani sedikit kesal atas hinaan tersebut. "ani..aku tauu kamu pasti kesal sama mereka,coba kamu pikirkan kalo kita balas dendam sama mereka yang ada mereka juga akan seperti itu sama kita atau lebih kejam lagi,selagi mereka tidak menghina orang tua ku itu tidak masalah bagiku,terserah dia mau bilang apa tentang diriku,aku hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya sama allah" "aku tidak mengerti dengan cara berpikir kamu ami..mungkin kalo yang lain pasti akan balas dendam,tapi tidak dengan kamu". "tidak usah di pikirkan lagi ani..sekarang kita belajar supaya kita bisa sukses dan jadi orang kaya agar kita tidak di hina lagi,kita harus buktikan sama mereka walaupun kita miskin tapi kita tetap bisa meraih impian kita". "iya ami..kamu benar,setelah aku sukses nanti aku akan selalu ingat sama kamu dan orang yang selalu jahatin aku"

__ADS_1


__ADS_2