
"LO BARU JADI ANAK BARU AJA UDAH BELAGU!! " bentak resa padaku, anak-anak Yang melihat semakin banyak. tidak ada Yang melaporkan pada Guru, karena bagi mereka itu kami berdua adalah tontonan.
"...." aku menghiraukannya sambil meminum es teh yang ku beli di kantin.
"HEH GUA NGOMONG TUH DIJAWAB!! " kata resa membentak ku lagi. tapi kali ini dia mengambil es ku dan melemparnya,yang terkena es tersebut adalah salah satu anak yang memvidio aksi resa.
"hahahahha!! " tertawa semua anak-anak disana yang melihat salah satu anak disana terkena lempar es.
"fyuh... " kata ku menghembuskan nafas panjang.
"emang gua punya salah ya sama lo?!! " kata dengan nada agak tinggi dengan muka datar.
"widih res, hajar aja. anak baru harus dikasi pelajaran!! " kata salah teman resa mengompori.
"wahh anak baru udah bikin anak kepala sekolah marah. siap-siap keluar dari sekolah nih, hihihi! " kata anak yang terkena es tadi.
"lo masih berani ngomong ternyata" kata resa sambil menarik kerah baju ku.
"salah nih gua ngomong. ya udah gua diem aja!! " jawab ku untuk memanas-manasi resa.
"huh minta dihajar juga lo!! " gumam resa dan menarik kerah bajuku lebih kuat.
"wihh santai dong, baru anak kepala sekolah aja udah sombong kaya gini" kata ku dengan satu alis terangkat.
"bella kamu minta maaf aja. ini salah aku, harusnya aku ngga ikut kamu kekantin" kata kinan yang berasa bersalah sambil menundukan kepalanya sambil mencubit-cubit kukunya.
"tuu dengerin anjing peliharan gua ngomong!! " kata resa sambil menengok kearah kinan.
__ADS_1
"wah hahahha, anak anjing" kata semua anak-anak disana
"kalau gua ngga mau minta maaf gimana?!! " kata ku dengan sombong.
"huh masih belagu aja. coba lo liat masih mau belagu apa ngga setelah ini!! "kata resa dengan muka didepankan.
PLAK
tamparan keras melayang ke wajahku, yang membuat hidungku berdarah.
"hah!! " kata anak-anak disana terkaget
"cuih.. seumur hidup cuman lo yang berani nampar gua.!! " kata ku sambil menggosok darah yang keluar dari hidungku
"lo sendiri yang minta ya, gua ngga tanggung!! " kata ku menatap nya dengan tatapan ingin membunuh.
"wahh ada yang takut tuh!! " kata salah satu anak disana.
"harus di posting nih ntar. viral pengikut gua bakal nambah. hehe" kata anak disana.
DUAK
aku membalas tamparan resa dengan pukulan ringan. tapi siapa sangka dia tidak pingsan, dia masih mampu berdiri.
"huh kasian tangan gua yang suci ini. nyentuh muka menjijikan!! " kata ku sambil mengusap-usap tanganku
"hahaha kita liat siapa yang tertawa terakhir!! " kata resa lalu melayangkan tamparan nya tetapi aku menghindarinya.
__ADS_1
"cih..."kata resa.
"masih berani ternyata!! " kata ku lalu berlari ke belakang tanpa sepengetahuan resa lalu mengunci tangannya, yang membuat dia kesakitan.
"heheh ayo masih mau lihat siapa yang tertawa terakhir" kata ku berbisik di telinga resa.
"enhhhh" kata resa kesakitan, tapi dia tetap kekeh ingin memberontak.
"wahhh" kata anak-anak disana agak kagum.
"kesengsaraan hidup lo bermula dari sini!! " kata ku berbisik ditelinga resa.
"banyak bacot lo cewek @#%*¥$" kata resa mengumpat dan mencoba memukul ku menggunakan tangan yang satuan. tetapi aku menghindarinya, lalu menendang belakang kaki resa yang membuat dia berlutu.
"lo minta maaf, atau.. " kata ku lagi membisikinya.
"hehhh, cewe jal*ng!! "*batin resa*
"kin.. tolong ambilin tas ku diatas!! " kata ku menyuruh kinan.
"ehh ok! " jawab kinan lalu berlari sekuat tenaga.
"hayo pilih minta maaf atau jadi bahan ejekan orang-orang di sekolah!! " kata resa masih tetap pada pendiriannya.
aku masih mengunci tangan resa dan akan melepaskannya kalau dia meminta maaf.
"huu walaupun sekarang gua minta maaf, gua masih bisa laporin dia ke papi gua. trus dia dikeluarin dari sekolah heheh" *batin resa*
__ADS_1