
"ehh. ngga gitu jug... " kata ku
belum selesai ku bicara sudah dimasukan nasi kedalam mulutku. yang membuat semua orang semakin banyak yang melihat keraah kami.
"hebih haik hua mahu haripaha dihua hin hama hu!! (lebih baik gua malu daripada di suapin sama lu!! " kata ku mengoceh tidak jelas dengan nasi penuh dimulut. yang membuat nasi keluar-keluar dari mulutku.
"paan sih nih justin"*batin satya*
"ehh hel kamh makan belepotan gitu!! " kata satya lalu mengambilkan tisu yang ditaruh diatas meja.dan membersihkan mukutku yang belepotan.
"ihh apaan sih tu cewe ganjen banget!! "
"genit banget jadi cewe!! "
"laki kok mau disuruh-suruh!! "
semua ocehan itu terlontar. aku pun marah dibuatnya, aku mengunyah nasiku dengan cepat dan menelannya.
lalu aku memberi tatapan sinis untuk orang yang sedang membicarakan ku,
yang membuat mereka tidak bisa melontarkan kata-kata lagi.
"hehh coba bukan didalam sekolah udah ku tendang sampai negara mars tuh orang!! " kata ku marah.
"sabar woy. orang sabar di sayang setan! " kata justin sambil menyuap nasi kemulutnya.
__ADS_1
"hell maaf y aku ngga bermaksud buat kamu diomongin kaya gini!! " kata satya meminta maaf.
"hehh. pengen gua pukul ini anak dua!!! "*batin ku*
"ehh kok bisa gerak sih. baru beberapa menit!! " gumam ku sambil mengepal-mengepalkan tangan kanan ku.
"apanya yang gerak!! " tanya justin
"ini tangan gua udah bisa gerak lagi. hahah cepat banget!! " kata ku
"hmm y udah dimakan cepet nasinya. entar keburu masuk" pinta justin padaku
"ahh oh iya. jadi lupa!! " kata ku lalu mengambil sendok dan mulai makan.
"ini lagi cowo aneh ngapain bengong. ngga mau dimakan nasinya" kata justin
setelah itu pun kami makan. setelah selesai kami langsung kekelas. namun setelah sampai di kelas dekat sebuah tangga...
"heheh sekarang jatuh Lo!! " gumam lia Yang berada di tikungan tangga.
"kok bisa sih hell tangan Lo sembuh cepet banget. sedangkan kemarin hampir setengah jam!! " tanya justin dengan muka serius
"mana gua tau. gua aja bingung, ehh!! " kata ku kaget melihat sebuah kaki menjulur kedepan seperti sedang menjahili seseorang.
BERHENTI
__ADS_1
aku berhenti sejenak Dan melihat keraah kaca Dan ternyata itu adalah lia Yang sedang menjahili ku.
satya Dan justin ikut berhenti karena aku berhenti
"eh kenapa berhenti hel? " Tanya satya pada ku
"hehhe ngga ada! " jawab ku dengan senyuman
"heheh liat aja. main-main sama aku jangan takut kalah y!! " *batinku*
"kok Lama banget sih Rachel jalannya. kaya siput ae!! " gumam lia sambil melipat kedua tangannya diatas perut.
aku melangkah seakan tidak tahu kalau dia mau menjahili ku. aku pun menginjak kakinya Yang membuat dia kesakitan.
"argggg!! " kata lia dengan nada rendah. mencoba menyembunyikan suara kesakitannya.
"upss maaf ngga sengaja. habisnya kaki kok dipajang dijalan, ngga dimuseum aja sekalian. hahaha!! " kataku cengingiran.
"pftttt, hahahahaha. jadi Lo berhenti gara-gara ini. hahahha! " kata Justin tertawa terbahak-bahak.
"ngga lucu tau!! " kata ku lalu lanjut berjalan.
"hahahha dipajang dimuseum aja mbak. kasian disini diinjak terus. hahahha! " kata justin meledeki lia Dan kembali melanjutkan jalannya.
"ohh jadi gara-gara ini dia berhenti. kok aku ngga pekaan sih orang nya!!" guman satya Yang merasa bersalah
__ADS_1
"huh dua cowo itu terus sama Rachel. kalau kaya gini rencana gua ngga akan berjalan mulus. pokonya singkirin dua cowo itu dulu. baru kemudia Rachel, hahahah!! " guman lia