
*BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
"ni bella tas mu" kata kinan lalu menaruhnya di sebelah ku.
"masih ngga mau minta maaf!! " kata ku membentak sambil mengencangkan cengkraman tanganku.
"i.. iya.. iya gua minta maaf!! " kata resa sambil menunduk. aku langsung melepaskan kuncian tanganku.
"huh ngga seru lagi" kata anak-anak disana.
"hehehe lo bodoh" gumam resa sambil tersenyum jahat.
"ehh tunggu kalian mau kemana,kok pergi gitu aja" ucap ku dengan tatapan sinis
"ehh anu kita mau kelas, iya kan guys!! " kata salah satu anak disana.
"nih aku kasi kalian hadiah, karena hanya mampu menonton dan tidak membantu!! " kata ku lalu membuka tas ku dan melemparkan benda seperti granat ke arah anak-anak yang berkumpul.
"wahhh granat!! " teriak anak-anak tersebut kepanikan.
anak-anak disana menjongkok ketakutan hingga muka mereka pucat.
"hahahahah. kalian lucu banget. hahahha!! " tawa ku terbahak-bahak sambil berjongkok.
"ehh kok ngga meledak? " ucap salah satu anak disana.
__ADS_1
"ya iyalah. karena itu bukan granat beneran, hahah kalian bodoh banget sih!! " kata ku memberi tahu mereka dengan muka memerah karena lelah tertawa.
"...!" anak-anak disana terdiam.
"coba periksa handphone kalian masing-masing!! " kata ku memerintah mereka dengan kedua tangan dilipat diatas dada.
"ehh poto-poto, video gua kok ngga ada!! " kata salah satu anak terkejut.
"karena itu alat menghapus file pada barang elektronik, barang elektronik mana pun yang berjarak 5 cm. akan terhapus dengan sendirinya. hebat kan gua!! " kata ku dengan sombongnya.
"heh habis rencana gua habis!! " guman resa yang berada dibelakangku.
"hah ngga jadi viral!! " kata salah satu anak disana kecewa.
mereka pun bubar, dan resa pun pergi kekelas. aku kembali duduk dengan kinan dan menyantap makanan kita.
"biasa aja" jawab ku dengan dingin
"kamu ngingetin aku sama sahabat kecil ku" kata kinan tersenyum padaku.
"uhuk..!! " kata ku tersedak.
"ni nih minum air ku, beluk diapa-apa in kok" kata kinan lalu menyodorkan air kemulutku.
"ehhm makasi" kata ku
__ADS_1
"emangnya sahabat kecil kamu kemana? " kata ku berpura-pura tidak tahu
"heh dia sekolah ditempat lain. aku ingin kesana, tapi aku takut menganggunya" kata kinan dengan wajah sedih.
"aku ngga akan keberatan kok" kata ku keceplosan
"ehh maksudku pasti dia ngga keberatan" kata ku lagi sambil menggaruk-garuk kepala ku.
"ehh, ohh itu makasi ya masukan nya dan juga makasi sudah mau menjadi teman ku". kata kinan dan tersenyum padaku.
"kamu punya banyak kesamaan dengan sahabatku. dia dulu pernah berkelahi dengan anak laki-laki kelas ku saat aku smp. dia berkelahi karena anak laki-laki itu menindasku.
tetapi aku menyuruhnya tidak menghakimi seseorang lagi dengan kekerasan. dan dia pun mau melakukannya" kata kinan bercerita.
"ehh iya. udah kalau kamu ditindas lagi jangan takut untuk melawan! " kata ku memberi tahu kinan.
"waktu itu aku sudah berani, tetapi itu semua ngga akan mempan. karena ayah resa adalah anak kepala sekolah. walaupun kita melawan semua tidak akam berubah!! " kata kinan dengan nada rendah.
"ya sudah ayo kita masuk kelas!! " kata ku lalu mengambil tas ku.
"ya sudah ayo" jawab kinan.
kami pun masuk ke dalam kelas bersama.
*DIDALAM KELAS
__ADS_1
"bella kamu dipanggil sama kepala sekolah, disuruh keruangan" kata ketua kelas yang habis berlari dan berhenti di depan pintu.