Pemilik Gedung Apartemen

Pemilik Gedung Apartemen
10


__ADS_3

sesampainya di rumah sakit , pria tersebut langsung masuk UGD dan ditangani oleh dokter jaga di UGD . dokter tersebut melihat luka di kaki dan tangan pria tersebut , dokter pun melihat ke arah amei an menyuruh amei untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, karena terburu- buru amei langsung ke bagian registrasi , membayar biaya pendaftaran dan memasukan indentitasnya sebagai penanggung jawab. saat amei melihat jam tangannya , Amei sangan terkejut jam dudah menunjukkan jam 10.30 , sudah sangat terlambat untuk mengikuti interview tetapi saat memeriksa ponselnya , amei melihat pemberitahuan jadwal interview ditunda hingga waktu yang selambat- lambatnya adalah lusa . amei seketika tenang kembali karena membaca perubahan jadwal interview nya, setelah selesai melakukan registrasi pendaftaran pria yang dibantunya , kembali lah amei menemui pria tersebut yang terbaring lemah , ternyata dokter telah melakukan penangan dengan membersihkan dan telah melakukan Rontgen di kaki yang terluka pada pria tadi, dan suster sedang membersihkan luka di tangan pria tersebut . saat selesai diobati , dan dijahit pada bagian kaki , dokter menjelaskan bahwa lukanya tidak ada yg serius hanya pada kaki robek entah kena apa dan d bagian tangan mungkin karena tergores aspal jalanan. seketika Amei mengingat motor pria tadi , amei tidak sama sekali mencabut kunci motor tersebut . amei menghampiri dekat pria yang dibantunya , dan amei terkesiap melihat ketampanan pria yang dibantunya itu, ya amei baru melihat muka pria tersebut dengan jelas karena tadi pria tersebut menggunakan masker.


Dengan gugup amei berkata pada pria didepannya itu yang tidak lagi berbaring, tetapi sudah dengan posisi duduk


"maaf mas, saya tadi lupa kalo motor mas masih di sana dan saya tidak mencabut kuncinya " kata amei


" biarka saja motor itu. berapa biaya yang kamu keluarkan tadi?" tanya pria tersebut


" ah tidak banyak , mas sudah bisa pulang sekarang . mas mau diantar kemana ? biar saya pesan mobil online untuk antar mas." kata amei


" pesankan mobil online ke alamat apartemen ...xxx.... bisa bantu saya berdiri , saya rasa sedikit ngilu sama jahitan ini. terasa sedikit sakit juga sekarang" jawab pria tersebut


" ah ya baik mas. sudah saya pesan kan mobil nya . sebentar lagi sampe didepan" jawab amei sembari membantu pria tersebut berdiri dan berjalan menuju lobi rumahsakit , tidak memakan waktu lama mobil yang dipesan pun datang dan membuka jendelanya sambik bertanya


" pesanan atas nama Almeira ?" tanya supir mobil online tersebut


" oh iya pak, tunggu sebentar" jawab Amei sambil memapah pria tersebut tanpa kaku , ya karena niat amei hanya membantu


dalam hati pria yang di bantunya " Almeira " , sambil dengan berjalan menuju kursi penumpang menahan pedih pada kaki nya .


sampai saat mobil yang ditumpangi nya sampai di lobi apartemen, lagi- lagi amei mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar ongkos , dan membantu memapah pria tersebut masuk ke dalam apartemen dan menuju lift, pria tersebut menekan tombol 5 yang berarti tempatnya tinggal di lantai 5 , setelah pintu lift terbuka , keduanya jalan dengan sangat hati-hati menuju pintu yang ditunjukan oleh pria tersebut. masuklah kedalam unit apartemen dan amei segera membantu pria tersebut duduk di sofa yang mungkin itu berada di ruang tv. setelah itu amei segera berpamitan


" maaf mas saya bantu hanya sampai sini , saya permisi kembali . semoga lekas sembuh" kata amei sambil tersenyum.

__ADS_1


melihat amei yang terburu- buru menuju pintu , dilihat lagi ternyata baju kemeja yang amei gunakan terlihat sobek di bagian belakangnya da dengan segera pria tadi berkata


" apakah kamu akan keluar dengan pakaian itu ?" tanya pria itu


" memang kenapa dengan pakaian saya ? hanya kotor saja kok tidak apa-apa " jawabnya sambil berbalik menghadap pria tadi


" baju belakang mu sobek, apa kamu tidak akan malu ? pakailah jaket saya , jaketnya ada di dalam kamar di lantai dua , di lemari putih pintu paling kanan . saya tidak bisa mengambilnya sekarang ". kata pria tersebut


dengan buru-buru Amei memegang baju bagian belakangnya , dan muka amei berubah panik mengingat selama di rumah sakit dia terus seperti itu, menggunakan baju yang bagian belakangnya sobek dan sobeknya bukan sedikit , dengan gugup Amei menanyakan kembali


" apa tidak kenapa- kenapa saya naik dan masuk ke kamar mas ? saya tidak enak tapi saya juga malu kalo keluar lagi seperti ini" tanya amei sembari menundukan kepalanya karena ia benar-benar merasa malu.


tersenyum lah pria tersebut melihat amei , amei yang semakin malu karena melihat sekilas pria itu tersenyum .


" ba baik mas , maaf sebelumnya dan terimakasih" amei menjawab sembari berlari menyamping agar sobekan bajunya tidak terlihat oleh pria yang sedang duduk dikursi ruang tv itu


sesampainya di tempat yang ditunjukan oleh pria tadi , amei sangat ragu untuk membuka lemari itu , dengan sangat terpaksa amei membuka lemari dan melihat yang sekiranya cocok . amei tidak berlama- lama langsung mengambil jaket berwarna cream kotak-kotak dilihat dari seluruh jaket amei bisa memprediksi harga tiap jaket dan jaket yang di ambil amei menurutnya itu yang termurah.


setelah menutup lemari pakaian pria tadi amei segera turun kembali setelah memakan jaketnya , dan berbicara kembali pada sang pria


" mas nanti besok setelah saya cuci jaketnya saya kembalikan , saya pamit mas. lekas sembuh" kata amei


lagi- lagi amei berhenti dari jalan nya menuju pintu keluar unit apartemen tersebut saat mendengar panggilan pria tadu

__ADS_1


" Almeira , bisa tolong saya telpon kan seseorang ? handphone saya tadi ada di box depan motor jadi saya tidak bisa menghubungi siapapun, saya tidak bisa bergerak jika tidak ada siapa-siapa disini. " tanya pria itu


" darimana mas tau nama saya ?" jawab amei sambil mendekati pria yang memintanya untuk menelfon orang


" silahkan mas pakai saja handphone saya"


" ah tadi saya mendengan supir mobil online memanggil nama itu , terimakasih , gausah panggil saya mas , nama saya Rexi. sepertinya umur kita tidak jauh beda " jawab pria tadi langsung mengambil handphone di tangan amei dan menghubungi seseorang yang tidak diketahui amei


@handphone


" assalamualaikum ma , ayah ada dirumah ? kaka minta bi nani buat ke tempat kaka ya ma . kaka tadi jatoh dari motor jadi ga bisa bergerak bebas. " kata rexi yang terdengar oleh amei


" kaka jatoh dimana ? ya ampun sekarang gimana ke adaan nya ? bentar lagi mama kesitu sama bi nani. tunggu mama" jawab mama bunga


" tadi di simpang deket kantor ma , kaka udah di apart ma , tadi kaka di bantu orang . ini juga kaka pake hp dia . yauda kaka tunggu ya ma. oh iya ma bawain baju cewe ma kemeja atau apapun ukuran M palingan " jawab rexi yang terdengar oleh amei


" lah baju cewe buat siapa ka ? yauda tat mama bawa kemeja mama " jawab mama bunga dan tuuuuuuttttt langsung diputus oleh mama bunga


setelah menghubungi mama nya , rexi sengaja mengulur waktu agar amei menunggu mama bunga datang dan membawa baju yang baik, karena walaupun sudah membawa jaket tetapi baku amei tetap terlihat kotor di bagian perut nya .


" tunggu bentar ada yang bawa baju buat kamu pakai, tidaj bagus pakai baju seperti itu" kata rexi sambil mengarahkan pandangannya pada perut amei. amei seketika malu dan menutupi rapat-rapat perutnya dengan jaket yang dia gunakan


next ~~~

__ADS_1


__ADS_2