
setelah lama bercengkrama di ruang tv keluarga jonathan, waktu makan malam pun tiba semua hidangan telah disajikan di meja makan . mama bunga , papa jonathan, rexi dan amei pun makan malam bersama . selagi menikmati makan malam
" ka , gimana dah ada calon pendamping buat acara ulangtahun perusahaan?" tanya jonathan
" oh itu , belum pah . nanti kaka minta bantuan Almeira untuk menghubungi temen-temen wanita kaka yang sedang tidak ada kerjaan" jawab rexi
" lah kenapa harus temen kamu, kalo ada Almeira kenapa tidak dia saja?" tanya mama bunga
Almeira terdiam karena dia belum tahu pasti apa yang dibicarakan , amei mengira rexi sudah memiliki kekasih mangkanya rexi bilang untuk menghubungi nya.
" Almeira sayang, gimana kalo kamu jadi pendamping rexi saat ulangtahun perusahaan?" tanya mama bunga
amei tersedak mendengar hal itu , rexi dengan segera menyodorkan air minum untuk amei. amei menatap mama bunga dan papa jonathan, terakhir amei melikir rexi yang tepat duduk di samping nya dengan tatapan kebingungan
" ingat 24 jam " tutur rexi lalu melanjutkan makan malam nya , amei hanya diam tidak menjawab. satu sisi memang amei bingung tapi satu sisi memang pekerjaan dia sekarang ya 24jam untuk siap saat bos nya itu memerlukan nya
makan malam telah usai , rexi dan amei pamit pulang . di perjalanan rexi lagi-lagi membuka suara
" tenang saja , semua keperluanmu akan disiapkan, kamu hanya pastikan saja selalu mendampingi ku nanti , karna aku tidak bisa menolak pinta mama" rexi memberitahu
__ADS_1
" tapi mas , eh pak gimana kalo saya nanti membuat kesalahan di acara itu. saya belum tahu pasti seperti bagaimana , dan saya juga baru hari ini menuruti perintah bapak" jawab amei
" kamu panggil nama ku saja mulai saat ini, tidak usah pakai kata pak atau mas , selama kamu di samping ku ,aku akan pastikan tidak ada kesalahan apapun" pinta rexi
" ah ya tapi ..." belum selesai amei melanjutkan kata-katanya , rexi sudah menatap amei dengan tatapan tajam tapi terlihat sayang teduh untuk amei . tidak ada ketakutan bagi diri amei sendiri.
setelah 30menit kemudian, sampailah mereka di apartemen milik rexi , masuklah mereka ke dalam lift menuju lantai dimana unit rexi berada
" kamu hanya mengajuka gaji 4juta, apakah tidak salah?" tanya rexi
"apakah aku sudah mengajukan gaji terlalu tinggi ? ah mana mungkin . bukan kah aku pun harus memikirkan cara agar bisa mengirim uang untuk mama dan untuk biaya hidup ku di sini" dalam hati amei
" hah terlalu rendah ? apakah seperti itu?"
" saya hanya memperhitungkan untuk mengirim mama saya uang dan untuk keperluan saya saja disini pak " jawabnya mantap
" oh untuk mengirim kepada mama mu , dan dengan keperluan hidup disini memang bakal tercukupi ? kamu bayangkan dalam sehari kamu makan berapa kali , dengan sekali makan minimal 100 ribu . apakah memang cukup?" tanya rexi karena baru kali ini rexi melihat ada yang mengajukan gaji hanya 4juta saja
" wah kalo aku makan 100ribu sekali makan , dalam sehari dua kali makan , dalam sebulan sudah wah bagaimana aku hidup, ah aku bisa mengurangi biaya makan ku dalam sekali makan hanya 50ribu saja "
__ADS_1
pikiran amei terus berputar tidak disadari bahwa mereka sudah berada di depan pintu unit rexi dan karena amei tidak fokus , amei sampai menabrak punggung rexi
" apakah kamu melamun ? tidak lihat kah saya sedang membuka kunci ?" tanya rexi
" maaf pak" jawab amei menunduk
" sebut namaku tidak pake kata pak atau mas" pinta rexi sambil masuk kedalam rumahnya itu dan segera duduk di sofa ruang tv karena kakinya yang masih luka terasa pegal
" ah iya , re rexi. saya permisi ke kamar " kata amei
rexi tidak lagi menggubris amei , dia memejamkan mata nya sambil bersandar di bantalan sofa , dia merasakan ada yang aneh pada dirinya .
" kenapa dia ? kenapa saya sampai begitu ingin tau jalan fikiran dia untuk menerima gaji hanya 4juta . ah bukankah itu menguntungkan untuk ku ? lagian dia tinggal di tempat ku juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk tempat tinggalnya "
hingga pikiran rexi terasa mumet dan rexi tertidur tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu , amei yang telah selesai membersihkan dirinya mengganti pakaian tidur yang masih sama dengan malam sebelumnya keluar dari kamar
amei melihat rexi tertidur "mungkin dia terlalu lelah, padahal tidak banyak yang dia lakukan ." tanpa lama berfikir , amei membenarkan pososi rexi agar tidur terlentang di sofa dan menyelimuti rexi.
amei melakukan hal tersebut bukan untuk menarik perhatian rexi,. karna memang amei memiliki hati yang baik , tidak pandang siapa yang di bantunya . amei pergi menuju dapur karena dia merasa haus . saat amei di dapur untuk minum , sebenarnya rexi terbangun saat amei menindahkan posisi tidurnya
__ADS_1
" ada apa dengan dia , apa dia mencari muka pada ku ? tapi yang dia tau aku tertidur."