Pemilik Gedung Apartemen

Pemilik Gedung Apartemen
extra part 3


__ADS_3

5 bukan berlalu begitu saja , dengan keseharian Amei yang tidak bekerja namun sering ia pergi kekantor hanya untuk berdekatan dengan Rexi


Ya semenjak hamil, Amei menjadi lebih manja kepada Rexi , bahkan seringkali Rexi yang akan pergi keluar kota untuk urusan bisnis Amei ber drama ria agar ia ikut dengan Rexi, sedangkan Rexi khawatir jika Amei keseringan pergi jauh akan mengganggu kesehatan amei dan calon anaknya


kini kandungan Amei sudah masuk pada bulannya melahirkan


segala persiapan kebutuhan bayi sudah disiapkan oleh Amei dan rexi , mama juga mertuanya yang sangat antusias sekali menyambut kelahiran cucu pertama mereka dari anak anak semata wayang kedua keluarga itu


Amei dan Rexi sengaja tidak melakukan USG untuk mengecek jenis kelamin bayi yang dikandungnya , Rexi dan Amei hanya berharap anak kembarnya lahir dengan sehat dan selamat


menurut prediksi dokter kandungan yang menangani Amei , dalam waktu seminggu Amei akan melahirkan , tetapi belum tepat seminggu Amei sudah merasakan kontraksi


di apartemen Rexi, memang sudah ada mama Amei yang dari kota C sengaja ke kota J untuk menemani Amei , begitu pula dengan mama Bunga.


" ma !!" teriak Amei yang sedang duduk di sofa ruang tv yang melihat Sofanya basah, ia merasa tidak pipis tapi sofa nya basah , tak lama Amei merasakan mules yang seperti ingin BAB tapi bukan juga


" sayang kamu ngompol?" tanya mama bunga


" bukan ,, sepertinya itu air ketubannya" jawab besan bunga


Bunga yang mendengar apa kata besannya ia segera menghubungi Rexi yang saat ini berada di perusahaan nya sedang melakukan meeting


tuut.... tuuutttttt..... tuuuutttttt.....


dering ponsel Rexi melihat nama yang menelfon nya


" maaf sebelumnya , saya izin mengangkat telfon orang tua saya dulu" ucap Rexi sopan pada rekan bisnisnya


Rexi keluar dari ruangan meeting , agar tidak menganggu presentasi yang sedang dilakukan oleh asisten nya


" halo ma" ucap Rexi

__ADS_1


" segera ke rumahsakit X , istri mu akan melahirkan" ucap Bunga yang langsung mematikan panggilan nya


Rexi panik , ia kembali masuk ruang meeting


" maaf yang sebesar-besarnya, meeting kali ini akan dilanjutkan oleh Anjar , saya harus bergegas ke rumah sakit karena istriku akan melahap" ucapnya sopan sambil membungkuk an badannya memberi hormat kepada rekan bisnisnya yang kebanyakan lebih tua darinya


" silahkan tuan , semoga segalanya berjalan lancar" ucap rekan bisnisnya , Rexi segera bergegas mengemudikan kendaraan nya sendiri menuju rumah sakit yang disebutkan oleh Bunga


Di rumah Sakit X , Amei sudah masuk ruangan bersalin, dokter yang mengecek bahwa Amei sudah pembukaan 7 dan tidak lama lagi


Saat Rexi sampai dan berlari ke ruangan bersalin , ,ia melihat mama juga mertua nya sedang duduk


" dimana Amei ?" tanya Rexi


" Amei di dalam, pembukaannya belum sempurna jadi masih menunggu. kamu bisa masuk dan mendampingi istrimu " ucap Bunga


Rexi masuk ruangan bersalin mendampingi Amei , sebelumnya Rexi sudah memakai pakaian steril khusus


setelah semua selamat , perawat yang sudah membersihkan bayi laki-laki itu dan membalut dengan kain , diberikan kepada Amei ,dan bayi perempuan diberikan kepada Rexi


" sayang , terimakasih banyak " ucap Rexi berkaca-kaca melihat putri kecilnya yang cantik


" anak kita sehat dan selamat . terimakasih kamu sudah menjaganya " ucap Rexi lagi dan mengecup kening Amei


" sayang, lihat ! aku rasa dia mirip dengan mu . alis , hidung ,bibir " ucap Amei melihat anak laki-laki nya


" pokonya anak kita ya mirip kita " ucap Rexi


Amei dipindahkan ke ruang rawat inap yang lengkap dengan peralatannya , tak lama orangtua keduanya datang


" sayang mana cucu ku?" tanya Bunga heboh pada Amei

__ADS_1


" mama jangan berisik, anak anaku sedang tidur" ucap Rexi yang bangkit dari duduknya di sebelah Amei


Ayah dan mama Amei mengecup kening amei bergantian


" selamat ya sayang, kini tanggung jawab mu bertambah. selamat menjadi ibu" ucap Gilang ayah Amei


" terimakasih ayah" jawab Amei , mendengar kehebohan kedua anak Rexi dan amei pun menangis melengking didalam ruangan


Rexi menggendong dan memberikan anak laki-laki nya pada bunga , dan anak perempuan pada mama mertuanya


" siapa nama mereka ?" tanya Jonathan yang terharu melihat cucu cucu kecilnya yang ganteng dan cantik


" belom kaka kasi nama pa" ucap Rexi


" apa kamu sudah menyiapkan nama mereka sayang?" tanya Rexi pada Amei


" belum " jawab Amei


" Raja dan Ratu" ucap Bunga , Amei tersenyum


" Raja Putra Pratama , Ratu Putri Dwi " ucap Gilang


" Raja Putra Pratama Hadiwinaya, Ratu Putri Dwi Sujana" ucap Rexi


" nama yang bagus , anak pertama ikut nama papanya dan anak kedua ikut nama mamanya" ucap Amei yang tersenyum bahagia , semua menyetujui nama bayi bayi tersebut


**kebahagiaan terbesar seorang perempuan yaitu dapat melahirkan anak-anak nya dengan selamat dan melihat anak yang dilahirkan nya dikasihi oleh orag sekitar


Kebahagiaan terbesar seorang pria yaitu ,. dapat melihat istrinya selamat saat melahirkan anak-anak nya yang sehat dan selamat


End** ..........

__ADS_1


__ADS_2