
saat di perjalanan yang cukup padat , amei dan rexi terjebak macet
" kamu beli barang tadi untuk siapa?" rexi kepo
" buat mama, aku saya ayah " jawab amei santai
" selera mu cukup bagus ya memilih sepatu begitu" tutur rexi
" ah itu dari jaman kuliah aku cuma punya dua pasang sepatu , dan dua duanya produk A***** , kualitas sama modelnya bagus-bagus juga jadi aku selalu seperti itu. daripada aku sering beli sepatu murah tapi gak awet ya mending sekalian beli yang lumayan bagus aja biar ga sering ada pengeluaran yang kurang baik, lagian kan sepatu gitu bisa buat olah raga , kerja dan main juga kan" jawab amei
" oh pantas aku tidak sering liat kamu belanja pakaian , tas dan yang lain. paling kamu nenteng belanjaan makanan mulu" kata rexi terkekeh
di hati rexi, ia merasa kagum akan Amei . dalam pekerjaan cekatan, pakaian ga neko-neko , dan urus pengeluaran dia sendiri juga bisa dibilang menghemat bagi rexi
sesampainya di kediaman Jonathan , rexi langsung masuk dan dibuntuti oleh amei , Amei dan rexi menyalami Jonathan yang duduk di sofa ruang tv , amei langsung menuju dapur karena dilihat nya mama bunga sedang di dapur
" mama lagi masak ?" tanya amei (amei memanggil Bunga dengan sebutan mama karena bunga selalu memaksanya untuk memanggil begitu)
" eh iya sayang, kapan sampe ? ini mama pengen bikin masakan Sunda . tadi kaka bilang pengen makan siang masakan sunda" kata bunga
" baru aja sampe ma . emang mau masak apa ?" tanya amei , amei ingat bagaimana rexi menghabiskan sayur asem buatannya tadi pagi
" itu loh ayam bakar yang di bumbu kecap manis, ikan asin peda yang ada kuah nya dikasi pete sama rawit, paru goreng, sambel lalapan kaya di rumah makan S.R yang deket lipo, " jawab bunga
" oh gitu hehe , biar amei yang masak kalo gitu ma" pinta amei
" emang kamu bisa ? " tanya bunga sedikit ragu
" bisa lah ma cuma kali rasa gatau deh " jawab Amei sambil menggerakkan bahu nya
__ADS_1
selesai memasak , amei menghidangkan semua hasil masakan di meja makan, harum ikan asin lagi-lagi menarik perhatian Rexi yang dari tadi berbincang dengan Jonathan di ruang rv jalan menuju meja makan
mereka sudah berada di meja makan . Rexi tidak langsung makan dia melihat reaksi kedua orang tuanya dulu , saat bunga memaian paru goreng dan Jonathan memakan ayam bakar buatan amei , kedua nya
" ah rasa ini sungguh " Jonathan dan bunga
amei tersenyum , setidaknya rasa makanan nya sesuai dengan selera bunga dan jonathan , rexi baru memakan nasi dan ikan asin yang berkuah dan
" enak" tutur rexi
amei lagi-lagi tersenyum
Jonathan dan bunga melihat amei yang terdiam
" makan sayang, jangan hanya melihat kami" bunga
" iya ma " amei mulai makan menggunakan tangan tanpa sendok , mengambil paru goreng, sambel dan lalapan
" ah awalnya cuma iseng masak diruma siapin makan buat mama ayah , eh tapi lama kelamaan kalo ada acara keluarga suka ada yang minta tolong masakin . jadi ya gitu sering-sering coba masuk-masukin bumbu dan lainnya " jawab amei
" tapi ayam bakar ini beneran sama rasanya dengan rm.S R itu loh ma" kata jonathan menatap istrinya
bunga mengambil ayam bakar dan mencobanya
" bagaimana bisa ?" tanya bunga
" resep rahasia ma hehehe" bunga cengengesan , bagaimana tidak . rumah makan yang di sebut Jonathan dan bunga itu rumah makan milik kakanya ayah amei sendiri . sedikit banyak amei tau karna sering melihat kaka sepupunya yang bikin bumbu ayam bakar tersebut
setelah makan selesai, meja makan di bersihkan oleh asisten rumah tangga bunga , bunga Jonathan ,rexi dan amei berkumpul di ruang tv
__ADS_1
" kak , kapan dong bawa calon ke rumah ini " tanya bunga
" secepat nya kalo dah nemu yang menerima kaka apa adanya , bukan ada apa nya " jawab rexi
" kalo kamu gimana sayang, apa selama di kota J ini kamu ada deket sama pria ?" tanya bunga kepada amei
" ah amei ga mikir itu dulu ma , amei pengen fokus kerja aja dulu bikin ayah mama bangga udah mendidik amei ,. walopun jasa kedua orangtua ga ada tandingannya tapi setidaknya amei pengen ayah mama bangga sama pencapaian amei" jawab amei
" anak baik, semoga kamu selalu sehat dan bahagia nak " tutur Jonathan kepada amei
" nah ka , kamu kalo bisa cari yang kaya amei. mau berusaha sendiri , mandiri , bisa masak juga eh dan satu lagi baik hati " kata Jonathan memojokan anaknya yang tak kunjung bawa calon
" yaudah kak sama amei aja" tutur bunga
amei dan rexi saling tatap tidak percaya akan mama bunga yang berkata seperti itu
" ah mama ada-ada aja deh . nati juga kalo dah ada jodo nya kaka bakal bawa kesini . jangan pojokin amei ma " jawab rexi
setelah waktunya untuk rexi dan amei pamit karena akan ke kota C , dimana amei pulang dan rexi berlibur dengan teman-teman nya
" pa ma kaka berangkat ya " kata rexi
" om , mama amei berangkat ya " kata amei
" hati-hati sayang , salam sama mama ayah mu ya " bunga sambil memeluk amei , saking sayangnya bunga kepada amei
" hati-hati nak , jika mengantuk berhentilah dulu . papa titip amei " kata Jonathan
mereka pergi dengan menggunakan mobil rexi
__ADS_1
di perjalanan yang masih lama sampai tujuan, rexi melirik amei yang terdiam, ternyata amei tidur . rexi hanya tersenyum , lalu dia memberhentikan mobilnya di pinggir jalan tol sebentar.
rexi menyandarjan jok yang diduduki amei kebepakang, lalu mengambil selimut dan bantal leher di jok belakangnya . rexi membantu amei menggunakan bantal tersebut saat mengangkat sedikit leher amei , muka rexi dan amei sangat dekat , rexi bisa merasakan hembusan nafas amei , dengan sangat hati-hati rexi memakaikan bantal tersebut, saat sudah terpasang di leher amei rexi perlahan menurunkan nya lagi , lalu memakaikan selimut di badan amei