
sesampainya di apartemen , amei langsung membereskan belanjaannya. bahan makanan kering ia masukan ke dalam lemari yang berada di dapur , bahan makanan basah atau olahan dimasukan kedalam kulkas dan fizer , dan perlengkapan mandi juga lainnya ia simpan di kamar mandi yang berada di kamarnya
setelah selesai bere-beres , Amei dengan segera mengganti pakaiannya dengan daster batik kesukaan nya lalu bergegas ke dapur karena ia memang niat ingin memasak untuk makan malam bersama suaminya
setelah lama berkutik di dapur , masakan juga desert telah siap , dilihat jam sudah pukul 7malam ,belum juga melihat tanda-tanda suaminya pulang . tidak ada pesan apapun dari suaminya ,ini sudah lebihi 4jam dari waktu yang dikatakan suaminya siang tadi
Amei khawatir, tetapi ia berusaha menenangkan diri dengan menonton acara di tv
, di tempat lain di kota B, Rexi ternyata mengalami kecelakaan . mobilnya bertabrakan dengan mobil seorang perempuan yang tak lain adalah Rosa.
Rexi memang tidak terluka terlalu parah tetapi mobil bagian depannya rusak parah dan terlebih saat ini hp rexi lowbat sehingga ia tidak bisa mengabari istrinya
Rosa yang menyadari bahwa yang bertabrakan dengan nya adalah seorang yang pernah ia lihat saat bertemu Amei pun langsung menghampiri rexi
" aduh maaf, tadi aku gak focus . maaf sekali lagi maaf" ucap Rosa
". ya , urus dengan asuransi saja" jawab singkat Rexi
di lokasi kejadian sudah sangat ramai dengan orang yang kepo , beberapa polisi pun sudah datang ke tempat kejadian
hari semakin malam , Rexi dan Rosa sudah di interogasi di TKP , karena merasa cemas dengan istrinya rexi mampir di warung terdekat niat ingin ikut untuk megisi daya hp nya, lagi-lagi rosa menghampiri
" mas , sudah malam tidak bisa kembali . kelihatan dari plat kendaraan mas dari luar kota . biar urusan kendaraan mas saya urus besok . mas mau saya carikan hotel untuk bermalam?" tanya rosa dengan sok khawatir
namun sayang rexi tidak menanggapi nya , rexi focus dengan hp nya . dirasa dia bisa menggunakan hp nya kembali, kontan yang pertama di cari adalah istrinya
@terfon
rexi: " halo sayang maaf aku baru mengabari , aku mengalami sedikit masalah saat hendak pulang tadi, mungkin aku akan sampai saat tengah malam atau subuh nanti"
amei " astagfirullah, gimana keadaan kamu sekarang? kami baik saja ? " amei yang langsung bertmbah berkalilipat kekhawatiran pada suaminya
__ADS_1
rexi : " aku baik sayang , hanya kendaraan ku yang saat ini tidak bisa di gunakan. yasudah kamu tidak perlu khawatir , aku akan menghubungi azhar yang kebetuoan sedang di kota B juga"
rexi mengakhiri telfonnya
wanita yang sedari tadi mencari perhatian pada rexi terus mendengar percakapan lelaki yang diminati nya itu
@telfon
rexi " dimana lo ? gue kejebak nih di daerah xx. lo jemput gue sekarang"
azhar " santai bro, otw sekarang"
sambungan terputus
rexi melirik pada wanita yang sedari tdi berdiri di dekatnya , tatapan mereka bertemu . ya rexi mengingat wajah wanita yang pernah ia lihat saat dia dan amei bertemu dengan Ferdi juga wanita ini di mall X di kota J
rexi langsung mengalihkan pandangannya, dilihat mobilnya sudah di diangkut
rexi tidak merespon keberadaan rosa hingga rosa kembali bersuara
" tidak , terimakah " jawab rexi tegas namun sopan
tidak lama , terlihat mobil azhar , rexi segera berterimakasih kepada pemilik warung rexi membeli minuman dingin dan mengeluarkan selembar uang seratus ribu dan
" makasih ya pak, ini saya beli minum dua ,kembaliannya ambil saja . terimakasih mengijinkan saya menambah daya hp saya"
pemilik warung hanya mengangguk sambil tersenyum
rexi menghampiri mobil azhar dan lagi-lagi di buntuti rosa
saat Azhar keluar dari mobilnya , rosa terkejut
__ADS_1
" eh oca , ngapain disini ? cari mangsa ?" tanya Azhar . rexi tidak basa basi di langsung masuk kedalam mobil Azhar dan Azhar melihat Rosa tidak menjawab hanya tersenyum sinis pada Rosa lalu masuk ke dalam mobilnya
"sial !!" batin Rosa melihat mobil azhar berlalu
ya , rosa kesal karena niat mendekatinya Rexi gagal
di dalam mobil, Azhar terkekeh sesekali melihat raut muka Rexi yang dingin
" kurang apa cewe lo sampe mau maen sama cewe murah macem oca" tanya Azhar terus terkekeh menggoda rexi, pasalnya Azhar tau betul rexi tidak mudah dekat dengan wanita kecuali Amei
rexi tidak bergeming, dia tetap focus pada jalanan walopun saat ini Azhar yang mengemudikan kendaraan
" buat gue deh amei nya kalo lo mau maen sama cewe murah macam oca" goda Azhar lagi
" brisikkkk lo !! awas aja sampe berani lo ganggu bini gue , ga segan gue habisin lo" jawab rexi sembari menatap tajam
" hah bini ? kapan lo kawin ? ga ada undangan ke gue wah parah , temen macam apa lo cuma hubungi gue pas susah kek gini ,, eh pas kawin ga ondang-ondang" kesal Azhar karena merasa tidak diundang sama teman dekatnya itu
" dua Minggu yang lalu , baru acara di kampung nya Amei . tar acara resepsi besar saat amei dah siap. udah jangan banyak tanya lagi, gue pen cepet sampe kota J dan apartemen gue" kesel rexi
disepanjang perjalanan menuju kota J tidak ada lagi yang membuka suara , mobil hening begitu saja. hingga sampai di apartemen rexi tepat pukul 1 dini hari.
" nginep rumah gue aja buru turun" suruh rexi
Azhar pun mengikuti rexi, memang teman-teman Rexi sesekali menginap di apartemen rexi saat sebelum rexi serumah dengan Amei dulu
saat membuka pintu , amei yang belum bisa tidur dan menunggu rexi langsung lari dan memeluk rexi
" kamu baik-baik aja ? ada yang luka ? ada yang sakit ? " tanya Amei khawatir, Amei tidak pernah sekalipun melihat rexi menggunakan mobil ceroboh , bahkan rexi menggunakan mobil walaupun ngebut tetap dia berhati-hati
tidak di sadari oleh amei, Azhar cengengesan dibelakang rexi
__ADS_1
" enak bro dateng ke ruma langsung disambut" kekeh Azhar berbisik pada rexi
" ga apa sayang , cuma mobil doang yang rusak. udah yu kita tidur , biar dia merasakan kesepian malam ini" tutur rexi ngeledek Azhar