Pemilik Gedung Apartemen

Pemilik Gedung Apartemen
9


__ADS_3

Sesampainya di hotel , amei segera turun dari mobil yang mengantarkan nya dan tidak lupa mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar . dengan segera amei menuju meja resepsionis hotel dan memesan kamar hotel . setelah segala prosedurnya selesai amei diberi card key untuk dapat masuk kedalam kamar hotel nya, tanpa lama amei tiba di kamar hotelnya lalu membuka pintu dengan card yang diberikan oleh resepsionis dan langsung menghambur menjatuhkan badannya ke kasur .


Selama perjalanan yang menghabiskan 6jam lamanya bada Amei terasa pegal , wajar saja amei langsung menjatuhkan badannya ke kasur dan tertidur . sekitar jam 9 malam,Amei terbangun dan merasa lapar , tetapi untungnya saat makan di dekat stasiun amei memesan beberapa makanan yang di bungkus sehingga saat Amei merasa lapar ia langsung membuka bungkusan dan melahap hingga tidak tersisa sedikitpun .


Setelah makan selesai, karena amei belum sama sekali membersihkan dirinya , Amei berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya juga mengganti pakaian tidurnya. setelah selesai dengan segala aktivitas di kamar mandi , kini badan Amei terasa segar , dan lagi-lagi Amei menjatuhkan dirinya di atas kasur dan melihat ponselnya ..


Tidak ada notifikasi apapun di ponsel Amei dan disadarinya ternyata Amei saat tiba di hotel mengubah mode pesawat dalam ponselnya sehingga tidak akan ada notifikasi apapun yang masuk . setelah mengubah ponsel ke mode awal,. tanpa henti terus- menerus notifikasi masuk baik email, panggilan tak terjawab ataupun pesan via WhatsApp masuk . dibaca satu persatu dan tidak lupa membalas setiap pesan yang dia dapat terutama dari ibunda tercintanya .


Lagi-lagi amei tertidur pulas dengan kondisi AC 16derajat dan badan yang berada dibawah balutan selimut yang hangat yang disediakan hotel . Hingga pagi pun tiba , amei terbangun tepat pukul 06.00 pagi jari , karena jadwal interview nya jam 09.30 Amei masih bermalas-malasan dikasur hotel tersebut sambil bermain ponsel melihat update an teman-temannya di sosial media . tidak terasa satu jam Amei bermain ponsel , akhirnya rasa lapar di perut Amei muncul kembali , dan membuat amei bangkit dari kasurnya ,berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan diri , selesai membersihkan diri Amei langsung menggunakan pakaian yang akan ia pakai untuk Interview karena niatnya Amei akan sarapan di restoran hotel lalu berjalan menuju perusahaan tempatnya akan Interview.


Amei yang sudah siap dengan pakaian , riasan wajah dan perlengkapan untuk interview keluar dari kamar hotelnya menuju resto hotel dan mengambil beberapa makanan untuk ia sarapan . Amei yang menggunakan pakaian rapi , wajah yang di make up natural membuat dirinya bertambah cantik dari biasanya , lagi-lagi sepasang mata memperhatikan nya dari jauh tetapi masih di lokasi yang sama dengan Amei . ya lagi-lagi orang yang di bantu Amei melihat keberadaan Amei yang selalu sendiri .

__ADS_1


karena waktu sudah menujukan jam 08.00 Amei memilih untuk menyelesaikan sarapannya dan keluar dari hotel tempat dirinya bermalam , dia berjalan menyusuri trotoar menuju perusahaan yang akan menginterview nya dengan bantuan google maps. di persimpangan jalan , lampu lalulintas berwarna hijau yang berarti pejalan kaki yang ingin menyebrang harus menunggu . kemacetan dan kepadatan kendaraan di kota J membuat Amei sedikit takut untuk menyebrang, tetapi Amei merasa sedikit lega karena sedari tadi Amei melihat ada orang lain yang juga berjalan menyusuri trotoar dan sama- sama menunggu lampu lalulintas merah sehingga pejalan kaki bisa nyebrang.


Saat Amei menyebrang , terjadi suatu kecelakaan yang mana pengguna sepeda motor tertabrak oleh mobil yang melintas namun mobil tersebut bukannya berhenti malah meneruskan perjalanannya , ya bisa dibilang tabrak lari . pengemudi motor tersebut kesulitan untuk berdiri , badan pengemudi motor tersebut terjatuh dan tertimpa motornya yang lumayan besar. karena kasihan tidak ada yang membantu ,mungkin karena orang lain yang berlalu-lalang mengejar waktu atau entah apapun alasannya , tidak ada yang membatu pengemudi korban tabrak lari tersebut , hanya bersisakan amei dan seorang bapak-bapak yang memang sedari keluar hotel sama-sama berjalan nyurusuri trotoar itu . bapak-bapak tersebut dengan panik nya berusaha ungin menyingkirkan motor dari atas tubuh pengemudi , tapi karena terlalu berat Ameipun berusaha membantu mengangkat motor tersebut . niat ingin membantu , melihat bapak-bapak yang sama-sama membantu korban malah terlihat sangat pucat dan panik, dengan segera amei menuntun bapak-bapak tersebut duduk di pinggir trotoar dan melanjutkan membantu mengangkat tubuh pria yang lebih tinggi dan besar dari tubuh amei sendiri untuk berpindah tempat agar tidak tergeletak di simpang jalan .


setelah pengemudi tersebut duduk di trotoar yang sama dengan bapak-bapak yang panik tadi , Amei menghampiri bapak-bapak tersebut


" pak apakah baik- baik saja ?" tanya Amei


" ya saya baik- baik saja" jawab bapak-bapak


" mas , maaf baik - baik saja ? apakah ada yang terluka atau terasa sakit ?" dengan begonya Amei menanyakan bagian yang terasa sakit , sudah pasti namanya jatuh dan tertimpa pasti sakit , tersandung saja bisa terasa sakit .

__ADS_1


" ya hanya sedikit terluka di bagian lengan dan lutut, hanya saja lutut ku terasa baal, tida bisa merasakan apapun " jawab pria tersebut yang melihat haket dan baju kemejanya sobek dan berdarah , kain celana yang sobek juga berdarah, hanya terlihat sesuatu berwarna merah darah segar keluar terus menerus.


tanpa pikir panjang , Amei yang melihat kaki pria tersebut terus mengeluarkan banyak darah, amei teringat bahwa dia membawa saputangan di dalam tas selempang nya , dikeluarkan saputangan tersebut dan langsung digunakan untuk menutup bagian yang terus mengeluarkan darah


" aww sakit sekali , jangan ditekan" keluh pria itu


" ah iya maaf mas " jawab amei , sambil tangan satunya yang tidak berhenti memegang ponselnya ,. ya Amei sedang berusaha menelpon rumahsakit terdekat hasil pencarian di mbah google , dia baru menelpon rumahsakit terdekat setelah mendapat kekuhan dari pria yang di bantunya itu . hingga saat ambulance tiba , pria tersebut digoting dan di bawa ke rumah sakit , tidak lupa dengan bapak- bapak yang tadi panik sekarang sudang sedikit tenang , amei bertanya kembali kepada bapak- bapak tersebut


" pak , baik- baik saja ? bapak mau kemana ? mau saya antar ? kelihatannya bapak masih syok ." tanya Amei


" ah saya tidak apa- apa , bantulah orang itu " sambil menjawab dan menunjuk pada ambulan yang belum tertutup, seseorang petugas meminta Amei untuk ikut ke rumah sakit, tanpa pikir panjang Amei naik kedalam ambulance, duduk disebelah pria yang terkulai lemas entah menahan sakit atau karna banyak darah yang keluar . tiba- tiba pria tersebut menyentuh tangan Amei dan menggenggam nya sambil berkata

__ADS_1


" terimakasih sudah mau membantu. maaf saya merepotkan kamu , pakaian mu kotor" kata pria tersebut


Amei tersenyum , dia melihat bajunya yang kotor akibat darah pria tersebut ,. dan terlihat kotor bagian perut karena tadi membantu mengangkat motor pria tersebut bersama bapak-bapak yang juga sama- membantu pria didepan Amei .


__ADS_2