Pemilik Gedung Apartemen

Pemilik Gedung Apartemen
13


__ADS_3

keesokan harinya , pagi-pagi amei sudah bangun dan langsung membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian untuk kelur ya dia memakai baju kaos oversize dan celana jeans panjang , amei menguncir rambutnya dan dibiarkan sedikit berantakan tetapi hal tersebut malah memperlihatkan amei yang cantik dan menarik


selesai bersiap-siap amei keluar dari kamarnya dan terkejut melihat sang empunya rumah sudah rapih menggunakan pakaian kerja , ia sedang duduk di sofa sambil menunggu sarapan yang dibuat bi nani jadi


" mau kemana kamu memakai pakaian santai ? apa interview nya tidak jadi ?" tanya rexi , padahal rexi sendirilah yang akan meng interview amei namun rexi tidak memberitahu amei bahwa ialah sang empunya perusahaan .


" ah ini mas , saya tidak membawa pakaian lain , jadi saya ingin pergi lebih pagi untuk mencari pakaian yang pantas digunakan untuk interview dan kebetulan saya juga belum tau jam pastinya untuk interview karna belum ada informasi lain setelah kemarin ada info pengunduran jadwal" jawab amei yang tidak enak karena semalam rexi sudah mengajaknya untuk pergi bersama


" oh baiklah, biar nanti saya antar sekalian agar kamu tidak terlambat . kamu disini belum tau tempat-tempat yang mau kamu kunjungi kan. yaudah kita sarapan dulu sekarang " lanjut rexi


ameipun mengangguk . setelah selesai sarapan, rexi dan amei langsung keluar dari unit nya dan turun ke lobi , karena supir pribadinya sudah menunggu di lobi. dengan segera supir nya membuka pintu belakang agar rexi lebih mudah berjalan . ya rexi sudah bisa berjalan sendiri tetapi dengan pelan . amei pun mengikuti rexi dan masuk duduk di sebelah rexi

__ADS_1


" mang kita ke tempat biasa aku ambil baju kerja dulu ya" pinta rexi kepada supir nya itu yang bernama herman


" iya baik den " jawab mang herman


sesampainya di tempat pakaian kerja , amei langsung turun dan diikuti oleh rexi , pemilik toko sudah ada di dalam toko walaupun tiko tersebut belum sepenuhnya buka . namun dengan melihat kehadiran rexi , sang empunya toko langsung mempersilahkan rexi masuk dan duduk


" den rexi mau bikin baju ?" tanya pemilik toko


" ah ada den , tunggu sebentar . untuk calon den rexi apa sih yang tidak ada. ingin memakai warna apa den ?" tanya pemilik toko, dan tanpa memperdulikan kata-kata pak samsu pemilik toko pun rexi bertanya pada amei


" eh kamu mau memakai warna apa ? bilang saja pada pak samsu " tanya rexi pada amei

__ADS_1


karena amei melihat rexi memakai kemeja cream dengan celana warna coklat yang membuat tampilan rexi terlihat santai namun tetah berkarisma , amei pun berkata pada pak samsu


" adakah warna senada dengan mas rexi pak ? saya lihat warna cream yang di padukan dengan coklat terlihat simple tidak terlalu mencolok" tutur amei


" ada non ini bahkan dengan bahan yang sama dengan den rexi , mari silahkan non bisa mencoba di fitting room di pojok sana" jawab pak samsu sambil memberikan pakaian tersebut yang sebetulnya itu adalah pesanan pelanggan nya yang akan diambil 4hari lagi , namun karna rexi yang datang dengan senang hati pak samsu memberikan untuk amei terlebih dahulu. ya pak samsu sedari rexi kecil sudah menjadi penjahit langganan keluarga nya.


tidak lama , amei keluar dengan pakaian yang sudah diganti dengan pakaian formal dan siap interview , tanpa lama amei saat akan membayar ternyata sudah di bayar terlebih dahulu oleh rexi dan rexi pun sudah menunggu amei di dalam mobil. saat amei masuk mobil, amei berniat ingin bertanya namun


" sudah pakai saja , tidak usah pikirin biaya tadi" tutur rexi dan amei pun terdiam . di sepanjang perjalanan yang sedikit macet akhirnya amei dan rexi tiba diperusahaan . amei turun terlebih dahulu dan saat melihat rexi turun juga , dengan melihat mimik muka amei rexi langsung berkata


" aku ada urusan juga disini . jadi silahkan kamu bereskan urusan mu jika sudah selesai kamu bisa tunggu di lobi , mang hermn selalu stay di parkiran lobi juga" tutur rexi , dan amei lagi-lagi hanya menganggukan kepalanya

__ADS_1


__ADS_2