
" sayang" panggil Rexi pada amei sembari memeluk tubuh Amei
" hemm " jawab amei sudah hampir terlelap
" aku ...." kata rexi menggantung
" kenapa ? ada yang sakit ?" tanya amei sembari mendongakkan wajahnya melihat wajah Rexi. tapi Rexi yang dilihat memejamkan mata
" kenapa sayang ?" tanya amei lagi sembari mengelus rambut rexi
" engga , udah yuk tidur aja" tutur Rexi
" Amei , kalo aku minta hak ku sebagai suami mu malam ini , apakah kamu siap?" batin Rexi.
Ya Rexi laki-laki dewasa yang normal, setelah dua minggu pernikahan, mereka belum sekalipun melakukan hubungan suami istri, tapi Rexi takut untuk meminta pada Amei . takut kalo amei merasa takut
pagi hari , Amei bangun terlebih dahulu, dilihatnya rexi yang masih terlelap . amei tersenyum , sembari melihat dengan jelas wajah tampan suaminya itu , Amei mengelus pipi dan hidung rexi yang mancung , lalu amei mengecup bibir Rexi
cupp
__ADS_1
" mmm" rexi menggeliat ,merasakan sedari tdi ada yang menyentuhnya juga mengecup bibirnya
rexi membuka matanya perlahan, dilihat pemandangan indah saat pertama membuka matanya , ya wanita yang kini istrinya tersenyum padanya
" selamat pagi sayang" ucap Rexi , lalu kembali memeluk Amei dengan erat
" bangun yuk, kita kebawah . inget ada temen kamu loh , masa iya dibiarin gitu aja tamu nya" ajak amei
" dia bangun siang" jawab rexi enggan melepaskan pelukannya
" masa sih, dia apa kamu yang bangun siang. ayoo bangun hari senin ini loh bukan weekend lagi " ajak Amei berusaha melepaskan pelukan Rexi
setelah berhasil melepaskan diri , amei langsung menuju kamar mandi , dia membersihkan diri dan mengganti pakaiannya, lalu kembali mendekati rexi yang masih terlelap
" sayang, ga akan ke kantor ? " amei menggoyang rubuh rexi pelan
" pergi tapi siangan dikit. 10 menit lagi aku tidur" jawab rexi dengan mata terpejam
" yaudah kalo gitu . aku pergi duluan aja" amei melangkah menuju pintu dan rexi langsung bangkit lalu mengejar Amei dan memeluk amei dari belakang
__ADS_1
" tunggu aku mandi, kamu sarapan duluan aja" bisik Rexi , membuat amei sedikit merinding
" yaudah buruan mandi . dari tadi la banget di bangunin nya" amei melepaskan tangan rexi dari perutnya
rexi bergegas untuk mandi , dan memakai pakaiannya rapih , lalu menuju dapur . dilihatnya benar Azhar temannya yang menginap belum terlihat di meja makan , Rexi tau Azhar memang suka bangun siang
" sayang, hari ini kita ke apartemen X ya " pinta rexi yang duduk di meja makan ,
" mau apa ? kayak nya ga ada pertemuan di sana kok" tanya amei sambil mengoleskan selai pada roti untuk Rexi
" nanti kamu tau ko" jawab Rexi lalu memakan rotinya
di perjalanan menuju perusahaan
" yang, aku pengen segera mengadakan acara resepsi untuk mu,. agar orang lain tau, bahwa kamu istri ku" tutur rexi sambil menatap focus jalanan
"kenapa ? bukan kah kamu setuju kalo untuk sekarang-sekarang aku gamau ada yang tau dulu" jawab amei
Rexi terdiam, memikirkan cara bagaimana Rexi mengungkapkan bahwa ia kurang suka jika mengetahui bahwa Amei yang bertemu mantannya apalagi ada orang tua mantannya
__ADS_1
Amei melirik Rexi karena Rexi tidak lagi menjawab . Ia melihat mimik muka Rexi yang tidak biasanya
"apa aku menyinggung nya ? apa memang dia serius untuk mengadakan resepsi secepatnya . apa aku masih bisa bekerja jika orang-orang tau siapa aku ?" batin Amei