Pendekar Penentang Surga

Pendekar Penentang Surga
12 . KEDIAMAN RAS SERIGALA II


__ADS_3

Di dalam Hutan kesengsaraan, Kediaman Ras Serigala ~


...----------------...


didalam Gua kediaman Raja Serigala terlihat pria paruh baya dan seorang anak muda tengah berbincang dengan santai. dia tak lain adalah Cen Li dan Lang Hui Raja Serigala.


...****************...


"Lalu mengapa ras Serigala tidak mengambil satu kota atau satu desa sebagai tempat tinggal? " Tanya Cen Li lagi .


" Memang ras kami bisa saja mengambil satu kota atau desa dengan kekuatan kami saat ini. Tetapi ada perjanjian nenek moyang ras manusia dan ras hewan. Perjanjian ini lah yang membuat semua ras hewan dan ras manusia bisa hidup berdampingan sampai saat ini. Jika perjanjian itu di langgar maka akan terjadi peperangan besar seperti dulu. " Ucap Lang Hui


Cen Li merenung sejenak, jika saja perjanjian itu tidak ada maka Cen Li tidak bisa membayangkan peperangan besar yang terjadi


Tiba-tiba Cen Li teringat sesuatu .


" Tapi mengapa tuan menyerang ku tadi? Dan sekarang apa yang tuan ingin kan sehingga membawaku ke sini? Apa aku mau di jadi kan budak ? " Tanya Cen Li lagi


" Hah? Bukannya kau yang menyerang kami ? " Kata Lang Hui yang berpura - pura bingung


"Tapi ras Serigala yang mengepung ku pertama kali " Ucap Cen Li


" Apa kau bodoh bocah? Kau yang menghalangi jalan mereka, kau berdiri di tengah jalan menanti kedatangan mereka dengan percaya diri " Kata Lang Hui


Cen Li mengingat kembali kejadian tersebut dan memang benar dia yang berdiri menantikan gerombolan Serigala yang mendekati nya untuk mencoba kekuatan baru nya , Cen Li tidak tahu bahwa mereka hanya ingin lewat.


Cen Li pun sadar jika dia sudah terlalu ber puas diri karena kenaikan kultivasi nya. Dia menyesal dengan sikap sombong nya tadi.


" Jika kekuatan pasukan ku tidak ku segel, mungkin mereka bisa membunuh mu dengan dua gerakan " Ucap Lang Hui.


" Benarkah? Lalu mengapa tuan menyegel


kekuatan mereka? Bukan kah jika mereka kuat semakin bagus? tanya Cen Li lagi dengan wajah penasaran.

__ADS_1


" Haha, itu karna mereka sendiri, terkadang mereka suka salah dalam memakai kekuatan mereka , jangan sombong dan semena-mena ketika sudah memiliki kekuatan, terkadang itu bisa membawa mu kepada kematian. " Ucap Lang Hui


Kata - kata Lang Hui jadi tamparan keras bagi Cen Li. Dia pun mengingat Sumpah nya kepada She Kuan dahulu


"Baiklah tuan, aku akan mengingat nya, Terima kasih sudah memberikan ku pelajaran berharga ini , Aku Cen Li dengan tulus meminta maaf kepada Raja Serigala dan seluruh ras Serigala " Ucap Cen Li sambil membungkuk 90°


"Hahaha, akhirnya kau mengerti anak muda , sebenarnya ini bukan kebetulan. Aku memang sengaja menyerang mu tadi. Aku disuruh oleh guru mu untuk memberikan pelajaran kepada mu. " Kata Lang Hui


" Apa ? Bagaimana mungkin guru ? Bukan kah guru berada di gua pinggiran hutan kesengsaraan? Apa tuan mengenal guru ku? " Tanya Cen Li


" Guru mu mengawasi mu setiap waktu , dia sengaja menyuruh ku memberi mu pelajaran karna dia melihat kau mulai berpuas diri dan tidak waspada lagi, "


" Guru mengawasi ku setiap waktu? " Cen Li masih bingung dengan perkataan Lang Hui


" Apa kau pikir dengan kekuatan mu yang kecil itu bisa bertahan di dalam hutan kesengsaraan?Guru mu mengusir semua hewan yang ingin mengganggu mu dengan aura nya, di dalam hutan kesengsaraan ini tidak ada yang bisa menyinggung nya. Mungkin dia bisa di anggap penguasa hutan kesengsaraan. " Ucap Lang Hui


"Berarti Guru ada disini? Apa dia masih mengawasi ku? Guruuuuuu, guruuuuuuu, guruuuu " Teriak Cen Li


"Gunakan sedikit Ot*k mu bodoh,jangan berteriak -teriak sembarangan, saat ini Dia sedang pergi, mungkin akan datang lagi nanti " Ucap Lang Hui dengan wajah kesal


"Ohh maaf, aku tidak sengaja berteriak," Ucap Cen Li


Cen Li masih memikirkan apa yang di katakan


Lang Hui, dia tidak menyangka guru nya sangat memperhatikan nya, dia sangat menyesal karna sudah berpuas diri.


Mata nya berkaca-kaca saat memikirkan


semua perkataan Lang Hui.


" Masih ada waktu, aku tidak akan mengulangi hal itu lagi, aku tidak akan mengecewakan guru" Gunam Cen Li lagi.


"Bagaimana tuan bisa mengenal guru ku? Tanya Cen Li

__ADS_1


" Aku adalah sahabat guru mu, kami sering mengembara ke berbagai tempat ketika muda dulu , kami sangat suka mengembara ke berbagai tempat di waktu muda namun aku berhenti mengembara karena aku harus menjadi raja Serigala selanjutnya sehingga tidak bisa berpergian sesuka hatiku seperti dulu, sementara guru mu memiliki alasan khusus sehingga berhenti mengembara ke berbagai tempat dan menetap di hutan ini . " Kata Lang Hui


" benar tuan, guru sudah menceritakan kepada ku alasan mengapa dia memilih menetap di hutan kesengsaraan ini" Kata Cen Li sambil mengingat lagi cerita Guru nya.


Cen Li juga mengerti kesedihan guru nya, Banyak hal yang di alami Cen Li dan She Kuan sehingga seiring berjalan nya waktu perasaan mereka semakin terikat satu sama lain.


" aku adalah sahabat baik guru mu, lalu mengapa kau masih memanggilku tuan? " Tiba-tiba ucapan Lang Hui menyadarkan lamunan Cen Li


"maaf tuan aku tidak tau bahwa kau adalah teman guru ku, Yang muda ini Bernama Cen Li murid dari She Kuan sang legenda. karna anda adalah sahabat guruku, maka aku akan memanggil anda paman mulai sekarang " ucap Cen Li


"pletakkkkkkkkkk " tangan Lang Hui mendarat di kepala Cen Li


" mengapa kau hanya memanggil ku paman? apa kau pikir aku ini penjual teh? " kata Lang Hui


**Memang kebanyakan penjual kedai teh akan di panggil dengan sebutan paman oleh anak muda dan anak kecil di dalam dalam novel ini ***


Cen Li mengutuk Lang Hui dalam hati nya,


" sial, dia dan guru sangat mirip , entah ini kesialan atau kebaikan tapi aku merasa kasihan pada kepala ku " ucap Cen Li yang merasa Cen Li dan She Kuan itu sangat mirip


" nama ku Lang Hui sang Raja Serigala, karna kau murid dari sahabat baik ku maka kau bisa memanggil ku Paman Guru " kata Lang Hui dengan nada sombong


Belum sempat Cen Li menjawab perkataan lang Hui, tiba- tiba tempat itu bergetar hebat.


"eh kenapa ini? " tanya Cen Li yang bingung


namun tidak hal nya dengan Lang Hui, dia memasang wajah masam karna tentu dia tau apa penyebab getaran itu.


" apa kau bermaksud merebut murid ku Serigala jelek? " terdengar suara yang sudah sangat di kenal oleh Cen Li


"Guruuuuuu " ucap Cen Li bersamaan dengan kemunculan She Kuan di tempat itu.


Selamat membaca 👍🙏

__ADS_1


__ADS_2