Pendekar Penentang Surga

Pendekar Penentang Surga
8.Bertahan Hidup


__ADS_3

Di dalam Hutan Kesengsaraan~


...----------------...


"Guru memang hebat , Hanya dengan Aura nya saja aku hampir mati " Gunam Cen Li.


" sekarang kita sudah berada di kawasan terdalam Hutan Kesengsaraan Cen Li, selama 6 bulan kau harus bisa bertahan hidup di sini, setalah 6 bulan aku akan menjemput mu di tempat ini lagi " Ucap She Kuan


" Iya Guru, Aku pasti bisa bertahan hidup disini " Kata Cen Li


"Baiklah, Kau harus meningkatkan Kultivasi mu, Serap mutiara kehidupan binatang yang ada disini untuk mempercepat kultivasi mu.


dan kau juga bisa memperkuat Pondasi mu dengan menyerap Tanaman- tanaman langka yang kau temukan disini. " kata She Kuan


" Tapi aku tidak tau Jenis tanaman yang ada Disini " Ucap Cen Li lagi


"semuanya ada di Buku pengetahuan, kau bisa melihatnya nanti " Kata She Kuan


Cen Li mengangguk pelan sambil teringat tentang beberapa buku yang diberikan She Kuan.


"Baiklah, Aku akan pergi , jangan kecewa kan aku dan jadi lah Kuat "


Ucap She Kuan sambil Terbang meninggalkan Cen Li


Setelah She Kuan pergi, Cen Li pun segera Menyusuri kawasan itu.


Cen Li berniat mencari Tempat tinggal yang cocok Untuknya selama berada di Hutan Itu.


Cen Li terus berjalan menyusuri kawasan itu.


"semoga aku tidak menggangu ketenangan para hewan buas sekitar sini" Cen Li berkata dalam hati


Insting Cen Li berkata ada Yang bahaya di sekitar tempat ini.


dan benar saja , beberapa saat kemudian seekor Harimau yang terlihat lapar menuju ke arah Cen Li.


"Aishhhhhhh, sungguh merepotkan sekali " Gunam Cen Li sembari menjauh dari Harimau tersebut.


Harimau itu terus mengejar Cen Li, baginya Cen Li adalah makan siang yang tak boleh di lewat kan.


"Aku tidak bisa terus berlari dari harimau busuk itu, harimau itu pasti tidak akan melepaskan aku " Kata Cen Li


Cen Li yang berlari tiba - tiba berhenti dan berbalik ke arah Harimau itu.


" Kau akan menjadi Lawan ku yang pertama Harimau jelek " ucap Cen Li


Harimau itu berhenti tepat di hadapan Cen Li dan mengaum keras.


"roarrrrrrrrrr"


Cen Li memusatkan Qi di Tangannya lalu melesat dengan cepat ke

__ADS_1


hadapan Harimau itu.


Tinju Penghancur


Taaakkkk, Tinju Cen Li mendarat tepat di Kepala Harimau itu.


Harimau itu langsung melayang jauh kebelakang dan menabrak sebatang pohon.


" Haha, Jurus yang di berikan Guru ini hebat " ucap Cen Li sambil tertawa


Harimau itu mengamuk setelah menerima Tinju dari Cen Li.


"Roarrrrrrrrrrrrrr " auman singa itu sangat keras dan membuat telinga Cen Li sakit


Cen Li langsung Melesat ketempat harimau itu dan langsung menerjang nya dengan kaki.


Brukkkkkkk, lagi- lagi Harimau itu tercampak kebelakang.


" Jangan berteriak seperti itu Kucing bodoh, Telinga ku sangat sakit " ucap Cen Li setelah Menerjang Harimau itu


Harimau itu langsung bangkit dan kembali menyerang Cen Li dengan Cakarnya. Cen Li langsung menghindar dan membuat harimau itu semakin marah.


Cen Li sudah Bosan berhadapan dengan harimau itu dan berniat mengakhiri nya dengan cepat.


Cen Li pun menggunakan Teknik yang diberikan She Kuan.


"Slashhhh, terlihat Cen Li sudah berada di belakang Harimau itu dengan tangan penuh darah.


"hah,hah, hah, " terlihat Cen Li yang kelelahan setelah menggunakan teknik yang di berikan She Kuan.


Teknik yang di gunakan Cen Li itu adalah Teknik membunuh dengan mengandalkan kecepatan serta mengalirkan Qi di tangan. lalu memusatkan serangan ke bagian leher.


Nama teknik Itu adalah Tangan kematian. Teknik ini memang mendatang kan kematian pada penerima nya. dan juga teknik ini akan berkembang bersamaan dengan tingkat kultivasi penggunanya.


dengan menggunakan teknik ini juga, She Kuan mengukir namanya dalam


Jajaran tokoh yang disegani dalam dunia persilatan.


She Kuan sengaja memberikan Teknik ini kepada Cen Li, Karna Teknik ini bisa membunuh Lawan yang kekuatan nya jauh diatas.


"Sungguh teknik yang mengerikan" Ucap Cen Li sambil mengatur nafas nya.


Cen Li kemudian berjalan ke arah mayat Harimau itu dan mengambil Mutiara Kehidupan nya.


Cen Li pun kembali Menyusuri Hutan untuk mencari Tempat tinggal nya selama berada disini.


Setelah Hampir satu jam menyusuri hutan, akhirnya Cen Li menemukan Gua. Cen Li langsung memeriksa gua itu.


...----------------...


Didalam Gua, Hutan kesengsaraan~

__ADS_1


" aku harus memeriksa setiap sudut Gua ini " Ucap Cen Li sembari berjalan memasuki gua.


Gua ini Cukup luas, dan Cen Li menyusuri setiap sudutnya tanpa ada yang terlewat.


Ketika berada di ujung Gua, Cen Li merasakan Aura yang nyaman. dan mengikuti sumber Aura tersebut.


"Mmmmmm, Aura apa ini? seperti nya tidak berbahaya." Ucap Cen Li sambil terus mengikuti sumber aura itu.


Beberapa waktu kemudian Cen Li sampai di sumber aura itu.


Terlihat Mayat seorang Kultivator yang sudah menjadi Tengkorak.


Cen Li pun mendekatinya, dan Ternyata sumber aura tersebut berasal dari mutiara kehidupan Kultivator itu.


Mutiara kehidupan merupakan Inti kehidupan. semua mahluk hidup mempunyai mutiara kehidupan kecuali Tumbuhan.


Mutiara kehidupan Kultivator itu melayang di atas Mayatnya. dan memancarkan aura yang tenang.


" Mungkin semasa Hidup, dia pendekar yang cukup kuat " Ucap Cen Li


Cen Li Meraih Mutiara itu, dan ingin segera menyerapnya.


Cen Li memakamkan pendekar itu dengan memberi penghormatan.


tidak ada yang membahayakan di Gua tersebut, dan akhirnya Cen Li memilih Gua tersebut sebagai tempat tinggalnya selama berada di kawasan terdalam Hutan kesengsaraan.


Cen Li beristirahat dan ingin menyerap mutiara Kehidupan agar bisa menerobos tingkat selanjutnya.


Cen Li duduk Bersila dan mengeluarkan mutiara kehidupan harimau yang dibunuhnya tadi dan juga Mutiara kehidupan pendekar yang di dapatnya di dalam gua.


Kemudian Cen Li mulai menyerap kedua Mutiara itu bersamaan.


Cen Li merasa 2 energi berbeda masuk kedalam tubuhnya. energi tersebut saling bertolak-tolakan.


itu adalah energi dari mutiara kehidupan harimau dan mutiara kehidupan pendekar tadi.


Cen Li terus berusaha mengendalikan energi yang masuk ke dalam tubuh nya. Keringat Mulai bercucuran di wajah Cen Li. Jika ada kesalahan dalam proses ini maka nyawa Cen Li bisa melayang atau kultivasi Cen Li menjadi hancur.


Cen Li tidak mengerti apa yang di lakukan nya, saat ini Cen Li sedang menantang maut tanpa dia sadari.


sangat jarang seorang Kultivator menyerap dua mutiara kehidupan bersamaan. apalagi Cen Li hanya Kultivator tingkat awal. ini sama saja dengan Bunuh diri.


waktu terus berjalan, terlihat Cen Li masih dalam proses penyerapan Mutiara kehidupan.


Cen Li di penuhi keringat, terlihat tubuhnya juga bergetar dan wajahnya menjadi Pucat.


Cen Li mulai merasakan sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya. kedua energi yang di serapnya semakin bertolak-tolakan didalam tubuhnya.


Cen Li berusaha mempertahan kan kesadarannya.


"aku tidak akan menyerah " ucap Cen Li

__ADS_1


__ADS_2