Pendekar Penentang Surga

Pendekar Penentang Surga
16. Kembali


__ADS_3

Di depan Jalan keluar Hutan kesengsaraan ~


terlihat 2 orang pria paruh baya dan seorang pemuda kekar sedang ber bincang tentang sesuatu.


mereka adalah She Kuan, Lang Hui dan Cen Li


...****************...


"kau bisa datang kemari jika kau merindukan kami, Guru mu She Kuan akan tinggal di kediaman ku mulai sekarang " ucap lang Hui


" baiklah guru , aku akan sering mengunjungi guru nanti " ucap Cen Li sedih


Cen Li pun kemudian berbalik dan berjalan meninggal kan hutan kesengsaraan dan kedua Guru nya itu .


Cen Li sebenarnya sangat berat untuk meninggalkan kedua guru nya tersebut, namun Cen Li juga tidak mau mengecewakan kedua Guru nya tersebut. karena kedua guru nya sudah mengorbankan banyak hal untuk membuat Cen Li kuat dan bisa pergi mengembara melihat dunia luar.


She Kuan dan Lang Hui menatap kepergian Cen Li dengan haru, bagaimana pun Cen Li sudah seperti Keluarga bagi She Kuan dan Lang Hui


" Jadilah pendekar hebat Cen Li " teriak She Kuan dengan keras


mendengar itu, Cen Li berbalik badan dan melambaikan tangan dengan wajah tersenyum.


Lang Hui dan She Kuan pun kembali Ke dalam hutan Kesengsaraan, sementara Cen Li pergi ke desa Kiri.


dalam Perjalanan Cen Li masih bingung apa yang harus dia lakukan setelah ini, karna tidak mungkin bagi nya untuk kembali dengan kehidupan nya yang lama.


"hahhhh, aku harus apa setelah ini?"ucap Cen Li sambil menatap langit.


"ya sudah lah, setelah aku kembali ke desa aku akan pergi mengelilingi banyak tempat nanti " ucap Cen Li lagi


sebenarnya Cen Li tidak mau kembali ke desa nya.


itu karena mengingat perilaku para penduduk desa yang menganggap nya anak pembawa sial. terutama Mou Lei yang sering menyiksa Cen Li sewaktu dulu. namun Cen Li ingin mengunjungi Makam Kedua orang tua nya,sekaligus berpamitan karena Cen Li akan pergi mengembara dan tidak tau kapan bisa berkunjung ke makam orang tua nya tersebut.


Cen Li tidak lagi mengingat dendam nya kepada Mou lei dan para penduduk desa, Cen Li sudah semakin dewasa berkat didikan kedua guru nya.


Sekarang Cen Li memiliki perawakan wajah yang tampan dan tubuh yang kekar, usia Cen Li memasuki 17 tahun saat ini, ternyata Cen Li Berada di hutan kesengsaraan selama dua tahun.


...----------------...

__ADS_1


Setelah Beberapa waktu berjalan, akhirnya Cen Li sampai di depan Pintu masuk Desa Kiri.


" ahhhhh, seperti nya aku sedikit merindukan desa ini " Ucap Cen Li sambil menatap pintu masuk desa tersebut.


Cen Li berjalan memasuki desa kiri, terlihat banyak penduduk yang lalu lalang, Anak-anak bermain -main dan banyak akvititas lain nya.


" Desa ini tidak berubah, hanya saja desa ini semakin ramai" gunam Cen Li


tidak ada penduduk yang mengenali Cen Li, karena wajah nya yang berubah dan tubuh nya yang semakin kekar . Cen Li juga mengenakan penutup wajah dan menekan Kultivasi nya ke tingkat pembentukan tahap awal.


Cen Li melewati Kediaman keluarga Mou , tidak ada yang berubah sama sekali, hanya saja penjaga pintu masuk kediaman keluarga Mou semakin banyak.


Cen Li terus berjalan menyusuri desa kiri, sampai akhirnya Cen Li berhenti di depan sebuah Gubuk tua yang tidak terurus.


Gubuk itu adalah tempat tinggal Cen Li dulu.


Cen Li menatap Gubuk itu cukup lama, lalu berjalan masuk kedalam Gubuk tersebut.


setelah beberapa waktu akhirnya Cen Li keluar dari Gubuk tersebut, dan berjalan ke Belakang Gubuk tersebut dengan santai.


Dibelakang Gubuk tersebut terlihat Dua batu besar dengan ukiran nama Cen zun dan yang satu nya Mei Yin.


Berlahan Cen Li mendekati kedua makam tersebut, kemudian Berlutut di depan nya.


"anak Bodoh ini mengunjungi ibu dan ayah " ucap Cen Li sambil bersujud sebanyak tiga kali


" maafkan aku baru mengunjungi Kalian, aku baru saja belajar bersama kedua Guru ku di hutan kesengsaraan " ucap Cen Li lagi


" ayah, ibu sekarang aku akan pergi melihat dunia luar , mungkin aku akan jarang Mengunjungi kalian berdua, tolong berikan aku restu kalian " ucap Cen Li lagi dengan air mata yang berjatuhan.


" semoga kalian bangga mempunyai anak seperti ku, aku menyayangi ayah dan ibu " ucap Cen Li sambil kembali bersujud.


Cen Li pun berdiri, sekarang Cen Li sudah siap untuk pergi Mengelilingi dunia Luar untuk menambah pengalaman.


Cen Li berbalik dan meninggalkan tempat tersebut. sekarang Cen Li berjalan mengikuti kemana kaki nya melangkah, Cen Li tidak memiliki tujuan kemana dia akan pergi.


saat sedang mengelilingi desa kiri, Cen Li melihat sebuah Restoran, nama restoran itu Restoran Lotus putih, dulu Cen Li sangat ingin makan di restoran tersebut namun dia tidak memiliki uang saat itu.


Didepan pintu masuk restoran, Cen Li di hadang oleh penjaga restoran tersebut.

__ADS_1


"maaf tuan, ada keperluan apa ke tempat ini?


ucap salah satu penjaga bertubuh kekar


penjaga tersebut tidak yakin dengan penampilan Cen Li yang hanya mengenakan Pakaian biasa


restoran lotus putih tergolong restoran mewah dan biasanya di kunjungi oleh bangsawan, tuan muda keluarga besar dan pendekar kelas tinggi yang cukup terkenal.


"aku ingin makan disini, apa ada yang salah? ucap Cen Li santai


" tapi tuan restoran ini cukup mahal, apakah tuan punya uang" kata penjaga itu lagi


" apakah ini sudah cukup? ucap Cen Li sambil mengeluarkan sekantong Koin emas dari cincin penyimpanan yang di berikan Lang Hui.


Melihat itu, kedua penjaga itu langsung merubah sikap dan mempersilahkan Cen Li masuk ke dalam restoran itu.


"seperti nya dia tuan muda keluarga kaya yang sedang menyamar" Ucap penjaga tersebut


di dalam restoran, Cen Li langsung di sambut oleh pelayan restoran tersebut.


" ada yang bisa saya bantu tuan muda? " ucap pelayanan tersebut


"aku mau memesan tempat yang bagus dan makanan terbaik" ucap Cen Li


"baik tuan, tempat dengan pemandangan terbaik ada di lantai 4 tuan , mari tuan" ucap pelayan tersebut sambil membawa Cen Li ke lantai Empat.


setelah sampai di lantai 4 Cen Li pun mengambil tempat duduk nya. Cen Li melihat pemandangan yang bagus dari tempat tersebut.


"ternyata memang pemandangan nya cukup bagus " gunam Cen Li


setelah beberapa waktu makanan pun di hidangkan di meja Cen Li.


"ini semua pesanan Tuan, total nya 10 keping emas tuan " ucap pelayan itu.


"baiklah" ucap Cen Li sembari memberi 11 keping emas pada pelayan tersebut.


"sisa nya untuk mu " ucap Cen Li


wajah pelayan tersebut menjadi Cerah, tentu saja satu keping emas setara dengan gaji nya 4 bulan bekerja.

__ADS_1


"Terima kasih tuan, jika tuan memerlukan sesuatu panggil saja saya " ucap pelayan tersebut.


__ADS_2