
Di Kota Taonan ~
Terlihat Seorang kakek tua sedang bertarung dengan Pria yang memiliki aura hitam pekat.
sekarang Giliran ku lagi " ucap Kakek tua
cahaya Hijau menyelimuti kakek tua, Energi alam yang ada di sekitar tempat itu mengalir ke arah kakek tua. dan seketika tenaga nya serta Luka - luka nya mengalami pemulihan secara pesat
Teknik naga, Pukulan Naga.
Kedua tangan kakek tua dibalut oleh energi alam yang di serap nya tadi. kemudian dia bergerak Ke Li Kaibo dengan Tinju nya.
Booommmm , Tinju mereka berdua beradu, namun kali ini Li Kaibo tercampak puluhan meter kebelakang.
Belum sempat Li Kaibo bangkit, Kakek tua sudah berada di samping nya dan kembali melayang kan Tinju nya ke dada Li Kaibo.
Boom... Bomm... Bommm serangan demi serangan mendarat di tubuh Li Kaibo . dan membuat nya dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Teknik Naga, Amukan Raja Naga
Kakek tua kembali menghilang dari tempat nya.
Aura hijau milik kakek tua berubah menjadi berwarna Emas.
Slashhhhh, kakek tua muncul di belakang Li Kaibo. tangan nya Membentuk Cakar lalu mengarah ke bahu Li Kaibo.
Krakkkkkkk" terlihat Tangan Li Kaibo terpisah dari tubuh nya. kemudian Kakek tua mencengkram Leher Li Kaibo lalu mematahkan nya.
Li Kaibo tewas mengenaskan di tangan Kakek Tua.
Di Tempat lain ~
seorang pemuda tampan dan seorang gadis Kecil sedang Berhadapan dengan beberapa pendekar berbadan Kekar.
Dia adalah Cen Li dan Ah Mei yang saat ini sedang di hadang oleh Bawahan Li Kaibo.
Li Kaibo memang memerintah kan bawahan nya mengurus Cen Li dan Ah Mei, karena bagi Li Kaibo Kakek tua itu adalah musuh yang paling berbahaya.
"Bocahhh, serah kan saja gadis itu biar semua nya selesai " ucap bawahan Li Kaibo
__ADS_1
Cen Li tidak menghiraukan perkataan bawahan Li Kaibo dan malah menatap ke langit.
" apa aku harus melakukan nya lagi? " ucap Cen Li dalam hati.
saat ini Cen Li mengingat moment ketika dia pertama kali membunuh seseorang. Cen Li memang masih terlalu naif dan belum terbiasa dengan dunia luar yang kejam.
Akhirnya Cen Li memantap kan tekad nya, Dia yakin para bawahan Li Kaibo itu tidak akan berhenti sebelum mereka mati.
tatapan mata Cen Li berubah menjadi dingin dan membuat para bawahan Li Kaibo itu sedikit merinding.
Cen Li mengeluarkan pedang milik Lang Hui dari Cincin penyimpanan nya.
Teknik pedang , Teknik kesunyian
Cen Li menghilang dari tempat nya dan muncul di belakang salah satu bawahan Li Kaibo.
"Slashhhhhhhhhhh" pedang Cen Li berhasil menembus dada salah satu bawahan Li Kaibo.
bawahan itu terkejut melihat sebuah pedang sudah menembus dada nya, padahal Dia tidak merasakan adanya serangan yang datang.
"brukkkkkk, " rekan pria kekar itu Jatuh ke tanah
para bawahan Li kaibo yang lain langsung menyerang Cen Li bersamaan
berberapa saat mungkin Cen Li kembali muncul Di belakang salah satu dari mereka dan menancap kan pedang milik nya tepat di bagian jantung salah satu bawahan Li kaibo tersebut .
Melihat gaya membunuh Cen Li yang mengerikan dan tak terdeteksi sama sekali, Para bawahan Li kaibo yang tersisa merasa takut.
"bagaimana mungkin dia bisa membunuh tanpa dapat kita rasakan keberadaan nya " ucap salah satu dari mereka.
"yaa, bocah ini sangat mengerikan, sebaiknya kita meninggal kan tempat ini saja " sambut seorang lagi
para bawahan Li kaibo yang kini hanya tersisa 3 orang mencoba untuk melarikan diri dari Cen Li.
"mau pergi? tadi aku sudah menyuruh kalian pergi namun kalian menolak, sekarang tidak ada yang bisa pergi dari sini " Teriak Cen Li
Aura keemasan meledak dari tubuh Cen Li dan membentuk sebuah dinding perisai yang membatasi tempat itu sehingga para bawahan Li kaibo tidak bisa pergi kemana pun.
Cen Li sendiri heran dengan apa yang terjadi, namun dia menghilang kan keheranan nya sejenak dan fokus untuk menyelesaikan hidup para bawahan Li kaibo.
__ADS_1
"Baik lah, ini akan menjadi akhir kalian, sampai kan salam ku pada penjaga neraka " ucap Cen Li sembari kembali menghilang dari tempat nya.
beberapa saat kemudian telihat para bawahan Li kaibo yang tersisa tadi sudah tergeletak tak bernyawa di tanah dan ada bekas tusukan di dada nya.
teknik yang di gunakan Cen Li memang menyerang bagian Fital lawan dan sangat merepot kan lawan karena Keberadaan pengguna teknik ini yang tidak dapat di rasakan.
"sungguh teknik yang mengerikan, aku jadi penasaran dengan teknik lain yang belum aku coba hehehe" ucap Cen Li
tiba - tiba Cen Li tersadar akan sesuatu, dan melihat ke segala arah
"ah iya Ah Mei dimana dia? " ucap Cen Li
kemudian mata nya tertuju ke sebuah pohon besar yang di bawah nya ada seorang gadis kecil yang duduk dengan tatapan kosong.
Cen Li berjalan mendekati Ah Mei dan mencoba menghiburnya.
"Ah Mei apa kau baik baik saja? " ucap Cen Li
Ah Mei hanya diam dan murung tanpa melihat ke arah Cen Li
"Ah Mei apa yang terjadi? mengapa kau terlihat murung? " Ucap Cen Li
"Kakak melakukan hal yang sama seperti mereka " ucap Ah Mei
" apa maksudnya Ah Mei? " jawab Cen Li lagi
"mereka juga melakukan hal yang sama pada orang tua ku, bahkan mereka tertawa setelah membunuh orang tua ku " ucap Ah Mei
"apa kakak akan membunuh ku juga jika aku berbuat salah? sambung Ah Mei Lagi
Cen Li terkejut dengan apa yang di sampai kan Ah Mei, Cen Li merasa seperti nya Ah Mei trauma dengan tragedi yang di alaminya.
" adik Ah Mei yang Cantik, mereka itu penjahat, jika kakak tidak membunuh mereka nanti mereka akan tetap mengulangi kejahatan ang sama pada orang lain lagi " Ucap Cen Li untuk menenangkan Ah Mei
"mereka pantas mendapat kan hal itu, agar orang lain tidak tertindas lagi seperti yang di alami orang tua mu dulu " sambung Cen Li lagi.
"mmmmm, kakak benar, kakak orang baik , suatu saat nanti Ah Mei akan sekuat kakak dan membunuh semua orang yang berbuat salah " ucap Ah Mei
Cen Li hampir muntah darah mendengar ucapan Ah Mei, Cen Li tidak tau harus apa setelah mendengar pernyataan yang cukup mengerikan itu.
__ADS_1
" bagus Ah Mei, tetapi tidak semua orang yang berbuat salah harus di Bunuh , tergantung kesalahan yang di perbuat nya" ucap Cen Li
" Intinya Bunuh semua yang bersalah dan layak di bunuh " jawab Ah Mei lagi sehingga membuat Cen Li panik