Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 114


__ADS_3

“ Selamat datang senior Wang! ”


“ Salam senior Wang! ”


para murid itu memberi hormat kepada Wang Lin yang membuat Wang Lin agak sedikit berbeda dari biasanya, “ Mereka! ” Wang Lin melirik menatap dengan marah ke arah seseorang yang ingin merampok tanaman obat nya saat itu.


dan mereka juga lah yang ingin menghajar Bei Zun habis-habisan! namun tiba-tiba Bei Zun menghampiri Wang Lin “ Senior Wang aku percaya kamu pasti akan kembali dengan selamat! ” ujar Bei Zun dengan sikap sopan nya kepada Wang Lin.


saat setelah itu Wang Lin menghampiri orang-orang yang ingin merebut tanaman obat nya dan hampir memukuli Bei Zun, mereka tidak bisa berkata apa-apa hanya menelan ludah dengan takut akan Wang Lin.

__ADS_1


“ Senior tolong ampuni kami! ”


mereka bersujud dengan ketakutan dan gemetar, para murid yang melihat sikap ke dua orang itu yang sangat buruk bahkan menyinggung Wang Lin yang seorang pemimpin murid luar yang berbakat.


“ Tampar diri kalian sendiri sebanyak 20x! ” Wang Lin menatap mereka dengan tajam itu seketika membuat ke dua orang itu sangat ketakutan dan langsung menampar diri mereka masing-masing


“ Hahahahahaha! ” para murid yang melihat itu tertawa Karna itu adalah perilaku yang sangat memalukan dalam hidup, Wang Lin menatap ke sebuah pohon yang berdiri di sana bahkan dia terlihat cukup senang Karna di pohon itu terdapat buah roh yang benyak sekitar 30.


* Srett! *

__ADS_1


dalam sekejap Wang Lin langsung berada di depan pohon itu dengan cepat, bahkan para murid tidak bisa melihat kecepatan dan pergerakan Wang Lin yang begitu cepat. saat Wang Lin ingin mengambil buah roh dia langsung mendapati kibasan ekor batu yang langsung ke arah nya.


tapi itu bisa di hindari dengan cepat oleh Wang Lin, master sekte dan semua orang yang sedang melihat dari cermin cukup terkejut Karna reflex dari Wang Lin sangat lah cepat, Wang Lin menghindar dengan cepat itu langsung berada di atas pohon buah roh.


Wang Lin memetik sekitar 7 buah roh dan 23 nya itu di serahkan kepada Bei Zun dan para murid, tentu para murid pun senang lalu berbondong-bondong melesat ke sana begitupun dengan Bei Zun, Wang Lin sendiri dia memancing ular itu dan sampai di sebuah goa yang cukup besar.


Ular batu menatap Wang Lin dengan marah lalu mulut nya perlahan mengeluarkan batu-batu kecil yang terlempar, tapi itu semua di hindari oleh Wang Lin dengan mudah nya bahkan Wang Lin melancarkan beberapa serangan yang membuat ular batu kewalahan akan serangan Wang Lin yang begitu kuat.


dari samping Wang Lin terlihat sebuah tombak muncul perlahan dan itu adalah tombak langit, * Crek! * dengan keras Wang Lin menarik nya dan sebuah hempasan aura petir langsung lepas dan membuat ular batu hancur dalam sekali serangan saja.

__ADS_1


“ Serangan tombak langit milik ku semakin kuat saja, bahkan petir ku hampir berevolusi dan menyatu di dalam tombak langit buatan ku sendiri, ini sangat membingungkan ku! ”


Ujar Wang Lin sambil mendengus.


__ADS_2