Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 241


__ADS_3

Wang Lin keluar dari rapat para petinggi sekte, dia melangkah ke luar namun pada saat itu dirinya melihat bahwa ada seekor hewan dengan bentuk yang imut memiliki kobaran api menyala di tanduk nya yang merah, tatapan nya kini seolah menjadi lembut saat dirinya sadar kalau yang ada di depan nya itu adalah Xiao Bai, hewan Peliharaan nya.


“ Ahh, Xiao Bai akhir nya aku bisa bertemu dengan mu kembali! ” Ucap Wang Lin dengan tatapan senang karna dirinya selalu merasa kesepian jika tidak ada Xiao Bai yang menemani nya, Xiao Bai Melompat ke arah Wang Lin dan saat itu Wang Lin juga memeluk nya dengan erat.


“ Tuan Muda, akhirnya anda bisa keluar dari kematian! ” Ucap Seorang pria dengan wajah sedikit tampan yang datang dari depan lalu seketika memberi hormat kepada Wang Lin.


“ Syukur lah kalian berdua tidak terjadi apa-apa, maaf kan aku Karna aku kalian kerepotan mencari ku sampai berhari-hari! ” Ucap wang Lin dengan nada lembut. Tentu Zhu Tian tidak merasa bahwa dirinya tidak di repot kan oleh Wang Lin Karna itu adalah keinginan nya sendiri untuk mencari tuan muda yang telah menciptakan nya.

__ADS_1


“ Baiklah, ayo kita pergi ke puncak gunung untuk beristirahat sejenak dan menenangkan pikiran sambil memulihkan semua kekuatan otot kita yang telah terbuang saat pertarungan! ” Ucap Wang Lin menatap hangat.


Setelah itu mereka melompat di udara lalu melesat secepat cahaya terbang, dengan waktu kurang dari 1 detik Wang Lin langsung sampai di puncak gunung luar tempat biasa dirinya berdiam diri. setelah sampai Xiao Bai langsung melompat ke air yang membuat api menyala di kepalanya langsung padam dalam waktu hitungan detik.


Wang Lin hanya tersenyum melihat nya, kini dia menoleh ke samping dan itu adalah hutan bambu yang tenang akan suara, hanya terdengar suara angin yang meniup bambu dan daun-daun yang berjatuhan di tanah, Wang Lin kini menuju hutan bambu dan ia berjalan-jalan dengan santai sambil menikmati indah nya pemandangan yang tenang


“ Entah kenapa suasana di sini menjadi sunyi dan tenang, aku berharap ini bisa menenangkan pikiran ku dalam membuat strategi melawan ras iblis hitam, meskipun ini cukup rumit tapi aku akan tetap membuat nya walaupun masih belum di percaya! ”

__ADS_1


Saat itu Wang Lin sampai di ujung hutan bambu, terlihat ujung yang begitu indah menampilkan pemandangan seluruh sekte luar langit berbintang dalam satu pandangan Wang Lin, Wang Lin melangkah ke ujung itu dengan senyuman yang indah dia bergumam dalam hati


“ Kesunyian dan keindahan alam memang sangat lah indah, tidak bisa di bayangkan kalau para ras iblis hitam muncul mungkin saja alam yang indah ini akan menjadi alam yang terbakar Karna peperangan antara 5 benua dan ras iblis hitam! ” meskipun Wang Lin tahu ini akan menjadi sangat rumit jika raja iblis datang tapi dia yakin bahwa seekor ayam akan seimbang melawan harimau jika ayam itu memberanikan diri untuk melawan.


Seekor harimau di pastikan akan kalah jika melawan ribuan ayam yang ganas dan tidak takut dengan kematian, namun sayang nya Wang Lin tidak menduga hal itu bahwa jikapun itu di gabung tapi ayam yang bodoh akan tetap kalah melawan seekor harimau pintar dalam menyergap mangsa nya.


Tapi tiba-tiba seorang pemuda dengan wajah yang cukup tampan dan memiliki semangat yang membara datang dari belakang, dengan cepat tatapan nya seolah merindukan seorang senior yang di hormati dak hidup nya. Dia adalah Bei Zun yang baru saja sampai di hutan bambu Wang Lin.

__ADS_1


Saat itu Bei Zun melihat bahwa Wang Lin memiliki wibawa seperti kaisar yang agung, dia juga melihat bahwa saat ini yang ada di hadapan nya adalah seorang dengan aura yang kuat dan lebih kuat di bandingkan masa lalu nya. mata yang menyorot seolah kagum dengan wibawa Wang Lin.


Wang Lin menatap dingin ke pandangan sekte luar yang memiliki alam yang indah, dengan ke dua tangan di sisi kan di belakang punggung Wang Lin seolah seperti seorang senior sejati dengan aura anggun nya yang terus berkembang seperti bunga mawar yang tumbuh dalam ratusan bunga yang layu.


__ADS_2