Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 157


__ADS_3

saat ke dua teknik kuat itu lepas membuat cahaya yang bersinar terang di antara kegelapan yang gelap, Xiao Bai menatap tajam sebelum dia melancarkan serangan nya kepada jendral iblis hitam dan itu melesat cepat bagaiakan kilat yang menyambar


DUARRRR


ledakan yang begitu besar menyebabkan sebagian hutan hampir hancur kecuali gunung bara hitam yang memiliki pertahanan yang tidak bisa di tembus siapa pun kecuali dia berada di ranah immortal, hanya ledakan itu mampu mengguncangkan seluruh hutan dan langit.


bahkan saat ledakan terjadi tidak ada apa-apa, hanya ada kekosongan yang kosong menyelimuti Wang Lin, Xiao Bai maupun jendral iblis hitam ke tiga nya jatuh dalam kehampaan yang hampa, aura yang bergejolak seakan Menghancurkan mereka dan ledakan yang besar seolah menyelimuti mereka.

__ADS_1


jendral iblis hitam terpental sangat jauh dari lokasi pertarungan begitupun dengan Wang Lin dan Xiao Bai, mereka sama-sama terpental namun mereka hanya terpental ke bawah tidak jauh dari lokasi Pertarungan.


Wang Lin memuntahkan seteguk darah segar dari mulut nya yang begitu halus.


“ Menarik! mari kita lihat pertunjukan apa lagi yang akan di lakukan bocah ini! ” Raja iblis hitam tersenyum senang dia seperti mengagumi Wang Lin dalam hal kekuatan dan kepintaran


“ Aku berharap iblis itu tidak akan kembali lagi! ” Wang Lin menatap biasa permukaan gunung bara hitam, ia dan Xiao bia turun dari permukaan luar dan masuk ke dalam permukaan dalam.

__ADS_1


“ Bocah aku ingin lihat bagaimana selanjutnya yang akan kamu tunjukan padaku! ” Raja iblis hitam menatap Wang Lin dan Xiao Bai dari singgasananya, bahkan dia tahu kalau Wang Lin dan hewan peliharaan nya akan menyelamatkan orang-orang yang telah di tangkap untuk di jadikan tumbal kaisar mereka. dari wajah nya sudah seperti tidak peduli akan kehilangan tumbal-tumbal nya.


di sisi lain tempat yang luas dan seram terlihat kurungan-kurungan penjara yang luas mengurung ratusan manusia yang akan di jadikan tumbal, seorang gadis cantik kulitnya putih bersih memakai pakaian serba hijau dan selendang yang melayang di belakang nya sambil memakai cadar di bagian mulut nya yang indah maupun halus.


dia seperti cukup kesal akan tindakan mereka yang menangkap para manusia untuk di jadikan tumbal termasuk dia sendiri. dari raut wajah nya yang santai seperti tidak akan terjadi apa-apa melirik biasa ke arah lautan darah di depan mereka yang mengalir deras.


“ Semoga saja master sekte datang ke sini menyelamatkan para murid dari kekejaman para iblis jelek ini, Huh! ” wajah nya berubah menjadi agak kesal kepada mereka yang telah menangkap nya, wajah nya yang cantik dan badannya yang bagus bagaiakan peri yang turun dari langit.

__ADS_1


di sisi lain, “ Sialan, kenapa banyak sekali jalan goa nya aku tidak bisa menemukan orang-orang yang di tahan oleh para bayangan iblis hitam jelek itu, dan bahkan aura mereka tidak bisa di deteksi oleh kemampuan ku dan Indra ku! ” Wang Lin terus melangkah kemana-mana dengan bingung nya dia terus melihat-lihat dan berpikir akan kemana terlebih dulu!


__ADS_2