Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 222


__ADS_3

“ Tentu saja aku berani, memangnya siapa yang orang yang bisa menghentikan ku untuk menghancurkan seluruh klan Lu! ” Balas Wang Lin sedikit santai. Patriac Lu Zheng yang sudah habis pikir pun menyerang Wang Lin dengan cara yang cukup licik.


Dirinya langsung berada di belakang Wang Lin, tanpa sedikit pun mengeluarkan aura keberadaan nya, tapi saat ingin memukul Wang Lin dengan kekuatan nya tiba-tiba aura keluar dari dak tubuh Wang Lin, angin melesat dengan kencang menyerang Patriac lu zheng hingga dia terpental ke tanah yang datar sampai hancur dan retak.


“ Jangan kau kira hanya dengan kekuatan mu yang setingkat dengan master venerable tahap 3 bisa mengalahkan ku dengan mudah! ” Wang Lin melangkah di udara, setiap langkah nya terlihat ada kabut keemasan yang terang mengikuti jejak nya saat melangkah satu persatu.


Patriac Lu bangkit dari jatuh nya, ia berdiri dengan gagah lalu dari samping terlihat ruang dimensi retak memunculkan sebuah senjata tombak yang panjang nya sekitar 2 meter, setiap ujung dari tombak nya memancarkan aura yang sedikit kasar dan hitam pekat.


Wang Lin dan Patriac Lu Zheng langsung melesat menyebabkan gelombang besar yang mereka tinggalkan, kini yang terlihat hanya garis-garis yang kesana kemari seperti kilatan kecil yang saling bentrokan. Pukulan dan ayunan terus menerus di lepaskan oleh mereka berdua di udara yang luas.


“ Duarr


“ Duarr

__ADS_1


“ Duarr


“ Duarr


Tangan dan tombak saling bentrok menyebabkan gelombang percikan udara yang begitu kuat dan terang, itu di lakukan secara terus menerus tanpa berhenti, aura mereka berdua mulai sedikit meluap karna tekanan udara yang semakin tinggi semakin kuat.


Patriac Lu Zheng mengangkat tombak nya dengan kuat dan erat, lalu melancarkan sebuah serangan yang berujung menghancurkan gunung yang ada di sekitar klan Lu. Wang Lin menghindar ke arah kanan.


Gunung terbelah menjadi dua bagian, tanah yang datar berada di bawah gunung juga ikut terbelah sampai Ratusan meter jauhnya, saat aura dari tubuh Patriac lu Zheng perlahan meluap dan semakin melemah Wang Lin secepat kilat tanpa terlihat di depan mata langsung berada di belakang Patriac lu Zheng yang Ter engah-engah saat melepaskan teknik nya.


“ BUAGHHHH!!!


Pukulan langsung mendarat di tubuh nya sampai-sampai membuat Patriac lu Zheng terbungkuk seolah-olah tulang punggung nya patah.

__ADS_1


saat pukulan di lepaskan ke arah tubuh Patriac lu Zheng itu sedikit menyebabkan suara yang cukup besar seperti ledakan yang menghancurkan Gunung.


“ Duarr


“ Duarr


“ Duarr


Patriac Lu Zheng terpental terus menerus sampai ratusan meter jauh nya, setiap dia melesat terpental dia menghancurkan puluhan batu-batu yang besar berada di dekat-dekat gunung, hutan menjadi berantakan dan terlihat tanah yang datar di penuhi oleh pohon-pohon yang hijau kini rusak serusak-rusak nya.


Patriac lu Zheng kembali bangkit dari jatuh nya dia, kembali melesat ke arah Wang Lin dengan tatapan yang sangat marah, saat itu mendekati tubuh nya Wang Lin mengeluarkan rantai-rantai yang menembus ruang dimensi hingga retak parah.


“ Sekarang kamu tidak bisa melakukan apa-apa lagi, bukan kah begitu Patriac Lu? ” ucap yang menyinggung, saat ini Patriac lu berada dalam keadaan yang di rantai, ke dua tangan nya melebar dan ke dua kaki nya juga ikut melebar Karna tarik dari rantai yang mengikat nya di udara.

__ADS_1


__ADS_2