Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 176


__ADS_3

pas saat pangeran dong sudah melepaskan serangan nya yang sebuah bola api raksasa ke arah mereka Wang Lin datang,


“ Hancur! ” Wang Lin menunjuk bola api itu lalu dalam sekejap cahaya lurus keluar dari ujung jarinya, itu menembus hancur menyisakan api-api yang berterbangan.


“ Wang Lin! ”


“ Senior Wang, akhirnya kamu menunjukan diri! ”


“ Kakak Wang! ”


semuanya langsung terkejut saat Wang Lin datang tepat waktu, tatapan mereka seolah memuji kekuatan Wang Lin yang sudah meningkat pesat sehingga dapat menghancurkan serangan ranah leluhur tahap 7 dengan satu serangan santai saja.


“ Kalian Keluar lah terlebih dahulu, biar aku yang menghadapi bajingan ini! ” tatapan yang seolah berisikan niat membunuh yang kuat tak terhindarkan.


“ Tapi, Wang Lin dia berada di ranah leluhur tahap 7! ” Wajah long yi yang khawatir tidak mau membiarkan Wang Lin melawan sendirian,

__ADS_1


dengan penuh kepercayaan Wang Lin tersenyum tipis lalu berkata “ Tenang saja, hanya leluhur tahap 7 belaka itu tidak cukup untuk mengalahkan ku, percayalah lah! ”


Long Yi, Long Yuan, Bei Zun, yang melihat wajah Wang Lin penuh akan kepercayaan diri pun tak mau mengganggu nya lalu lalu mereka bertiga saling menatap dan keluar dari kotak emas itu.


“ Baiklah, Wang Lin jaga dirimu baik-baik!! ” Long yi menatap hangat Wang Lin lalu dia pergi dengan Bei Zun dan long Yuan keluar kotak emas pengurung.


setelah mereka bertiga keluar Wang Lin dan pangeran dong saling menatap tajam, kini tatapan dari kedua pemuda itu saling mengeluarkan niat membunuh yang kuat, dalam sekejap seluruh area menjadi dingin akan niat membunuh yang mereka berdua keluarkan.


“ Menyiksa seorang junior pasti akan berhadapan dengan seorang senior! ” pangeran dong tersenyum puas melebarkan tangan nya di depan Wang Lin yang menatap biasa saja.


Wang Lin juga tidak menyangka bahwa seorang pangeran akan berprilaku seperti iblis yang haus darah, kini pangeran dong tidak menunjukan ekspresi apapun yang seakan tidak ingin bertarung.


dia melihat bahwa ranah Wang Lin masih berada di ranah leluhur tahap 1 sedangkan dia berada di tahap 7, situasi ini membuat Pangeran dong tidak semangat Karna lawan nya yang terlalu lemah,


“ Tadi itu hanya sebagian kecil saja dari kekuatan ku, aku takut kamu tidak akan bertahan pada serangan selanjutnya! ” Pangeran dong menatap dan menunjukan ekspresi yang begitu biasa.

__ADS_1


saat mendengar perkataan pangeran dong yang keluar, Wang Lin tersenyum tipis dia berjalan dengan santai, tanah nya bergetar, aura api suci berkobar dalam satu injakan, kini tanah yang Wang Lin injak perlahan mulai retak seolah sedang di timpah bobot yang berat.


“ Ranah leluhur tahap 6! menarik! ” pangeran dong cukup puas lalu dia tersenyum sedikit, dengan cepat pangeran dong melesat ke arah Wang Lin sambil melayangkan pukulan nya yang gatal. Wang Lin mengangkat tangan nya saat tepat Pangeran dong akan memukul nya dengan keras.


Bughh!


seluruh area bergetar, Wang Lin menahan pukulan Pangeran dong hanya dengan satu telapak tangan saja, dengan cepat Wang Lin memusatkan seluruh aura dan kekuatan untuk memadat menjadi serangan yang kuat.


itu mengalir dengan cepat ke arah yang berbeda tapi bertujuan sama yaitu ujung tangan Wang Lin.


“ Apa! bagaimana mungkin! ” Pangeran dong terkejut tidak percaya apa yang dia lihat dan rasakan, kini pangeran dong kan yang kewalahan Karna genggaman telapak tangan Wang Lin yang menggenggam pukulan nya yang keras.


“ Hanya ranah leluhur belaka itu masih belum cukup untuk membuat ku Kewalahan! ” Wang Lin menatap tajam, matanya yang penuh akan aura membunuh yang pekat seperti api yang berkobar dalam satu tubuh,


Wang Lin menggenggam erat lalu dia memadatkan aura nya dengan cukup luas lalu mementalkan nya dengan satu tarikan tangan saja.

__ADS_1


__ADS_2