
" Tidak usah repot-repot biar aku saja yang membunuh bocah sombong ini! " Pemimpin mereka bernama Fu Ya maju menodongkan pedang nya yang tajam ke wajah Wang Lin,
" Aku benci orang yang menodongkan pedang di wajah ku! " Wang Lin menatap dingin dan tajam seakan dia tidak senang di todongkan
Wang Lin dan Fu ya sekejap menghilang dari pandangan mereka dan yang hanya tersisa sebuah butiran cahaya, dalam beberapa detik Wang Lin dan Fu ya berada di atas Awan lalu mereka bertarung
* BOM...BOM...BOM...BOM...BOM! "
* Clang clang clang clang clang clang clang! "
suara bentrokan pedang Wang Lin dan Fu ya menyebabkan gesekan-gesekan yang cukup kuat dan percikan api terus terlihat saat mereka mem bentrokan pedang dengan cepat di atas udara.
mereka pun takjub dengan pertarungan nya
__ADS_1
dan saat bersamaan di udara, Wang Lin dan Fu ya mengobrol sedikit
" Apa kau suruhan dari Patriac Xu? "
Tanya lembut Wang Lin
" Bocah tengik, sebentar lagi kau mati untuk apa aku memberitahumu? "
Wang Lin tersenyum saat mendengar nya, ekspresi nya berubah yang kini santai menjadi serius dan kejam, Wang Lin mengulurkan tangan kiri nya ke samping dan sebuah api keluar lalu berkobar di tangan nya
Wang Lin sendiri langsung meledakan aura api yang panas di sekitar nya dan seketika awan menjadi merah dan gelombang api terus melawan seperti angin yang marah,
di ruangan An Yue, saat An Yue ingin tidur dia melihat awan menjadi merah dan seketika panas, tentu dia merasa bingung dan keluar mengecek nya, saat An Yue keluar membuka pintu dia melihat ibu, ayah dan adik nya begitupun dengan para tetua melihat fenomena itu,
__ADS_1
mereka tidak tahu kalau Wang Lin lah yang menyebabkan nya dan dia sedang bertarung melawan Fu ya di atas Awan sehingga mereka tidak menyadari aura nya, An Yue saat dia melihat fenomena itu dia mengingat kalau Wang Lin sedang ada di taman pelatihan klan An.
dan fenomena itu juga dekat dengan taman pelatihan klan An, An Yue bergegas lari mengunjungi Wang Lin
" Yu'er kau mau kemana? " ibu nya menoleh saat An Yue pergi ke arah taman pelatihan,
An Xuan yang melihat kakak nya seperti orang yang panik pun menyusul, patriac An dan istrinya yang melihat ke 2 putri mereka memasang wajah yang panik dengan seseorang pun ikut bingung.
sementara itu Wang Lin dan Fu ya beradu aura dan di antara mereka Wang Lin lah yang mendominasi aura itu, dan dalam sekejap Fu ya memuntahkan darah lalu di ikuti oleh pukulan-pukulan Wang Lin yang kuat dan cepat.
* BUGHH...BUGHH...BUGHH...BUGHH! "
pukulan terus menerus di lancarkan ke wajah Fu ya oleh Wang Lin, lalu sebuah pukulan padat yang berisikan aura api sekaligus petir di lancarkan ke bagian dada jantung Fu ya.
__ADS_1
* BOM! *
Seketika pukulan Wang Lin menembus jantung Fu ya yang membuatnya mati dalam keadaan mengenaskan, pukulan Wang Lin membuat bagian luar jantung berlubang dan menembus ke luar.