Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 172


__ADS_3

“ Baiklah kalau begitu mari kita lihat apa yang di lakukan nya di dalam! ” master sekte tidak menyangka kalau Wang Lin akan masuk ke dalam.


di alam rahasia Kaisar.


Wang Lin mengalahkan monster-monster yang menghalangi jalan nya untuk masuk lebih dalam lagi


“ yang terkuat belum terlihat meskipun cultivasi monster-monster yang aku kalahkan hanya berada di ranah langit roh tapi ini cukup banyak membuatku hampir kehabisan tenaga Karna terus membunuh para monster yang keluar! ” Wang Lin berdiri di tumpukan mayat-mayat monster sambil memegangi tombak langit di tanah kanan nya.


tombak langit di penuhi oleh darah mo ster yang Wang Lin bunuh sehingga terlihat darah terus bercucuran dari ujung tombak langit.


Wang Lin melesat melanjutkan perjalan nya menggunakan kecepatan yang terbatas.


“ Long Yi, Long Yuan, Bei Zun, aku harap kalian baik-baik saja! aku harus bergegas menemukan mereka! ” gumam Wang Lin yang sedikit mengerutkan kening nya.


saat di perjalanan untuk menyusul para murid sekte langit berbintang, Wang Lin mendengar ada pertarungan yang sengit antara manusia.


“ ada beberapa murid yang bertarung di arah timur, cultivasi mereka berada di ranah leluhur tahap 2, bukan kah arah timur adalah sarang dari ribuan monster aku ingin lihat siapa yang begitu nekat pergi ke dalam! ” secepat kilat tak terlihat Wang Lin melesat meninggalkan beberapa aura saja yang memudar dari tempat.


Wang Lin sampai di sebuah tempat yang di penuhi oleh pegunungan hutan terlihat 1 orang pria melawan 3 orang pria di puncak gunung dengan sengit nya. kemungkinan ke 4 orang itu berada di ranah Leluhur, Wang Lin melihat dari balik dahan pohon yang besar di puncak gunung.


“ Pria itu memiliki kekuatan yang setara dengan 3 orang pria yang menyerangnya, cultivasi nya berada di ranah leluhur tahap 5 atau 6, meskipun peluang kemenangan nya cukup besar tapi mereka selalu menyerang dari arah yang berlawanan membuat dia kewalahan! apa aku harus membantunya? ”

__ADS_1


Gumam Wang Lin yang tidak tega melihat nya terus di pukul mundur.


sementara itu pria yang Wang Lin tonton itu terlihat sudah kelelahan tapi masih bertarung dengan gigih melawan mereka.


“ cepat serahkan potongan peta kolam darah naga itu kepada ku! ” ujar salah satu dari ke tiga pria itu yang menodongkan senjata nya.


“ Kalian....Uhuk! ” dia terduduk di tanah sambil memuntahkan darah yang mengalir dari mulut nya.


“ Jika tidak mau menyerahkan maka mati


lah! ” saat salah satu pria maju ingin menggorok leher nya tiba-tiba Wang Lin datang memusatkan serangan nya yang membuat pria itu terpental menabrak bebatuan gunung sehingga menimpah nya dan mati.


“ Siapa kau..Berainya membunuh nya sekarang aku akan membunuh mu dasar Bajingan! ” dengan marah mereka berdua melesat menggunakan pedang nya ke arah Wang Lin.


“ Pergilah, ini semua tidak ada hubungan nya dengan mu! ”


Wang Lin tersenyum lalu membalas perkataan itu dengan tatapan yang ingin membunuh


“ tentu saja ini ada hubungan nya dengan ku, Karna aku telah membunuh salah satu dari rekan mereka Karna mereka berdua ingin mati akan aku akan mengabulkan nya! ” Wang Lin mengangkat tangan nya lalu sebuah rantai menembus ruang melilit mereka dengan cepat seperti seekor ular yang ganas.


“ Cepat katakan kematian apa yang kalian ingin kan! ” Wang Lin mendekat matanya yang seolah mengeluarkan niat membunuh yang pekat mengelilingi meraka.

__ADS_1


melihat tatapan niat membunuh milik Wang Lin ke dua pria itu seketika ketakutan lalu bersujud dengan keadaan terlilit rantai.


“ Aku mohon jangan bunuh kami, kami salah telah menyinggung mu! jika kamu melepaskan kami maka kami tidak akan memberitahu kejadian ini pada semuanya! ”


“ apa maksud mu tidak memberi tahu kejadian ini pada semuanya? ” dengan bingung Wang Lin bertanya sambil menarik rambut salah satu dari mereka berdua.


“ kami adalah murid dari sekte Surgawi dan orang yang telah kamu bunuh adalah cucu dari tetua dalam di sekte Surgawi! jika kamu melepaskan kami maka kejadian ini akan kami sembunyikan dari telinga tetua dalam! ”


jawab dia dengan ketakutan setengah mati.


Wang Lin berdiri lalu berbalik menggenggam tangan nya dan semua rantai yang melilit mereka lepas.


“ Pergilah! ”


saat Wang Lin berkata pergilah. Mereka semua melesat pergi dari lokasi dengan cukup cepat.


“ Sekelompok semut bagiamana mungkin aku membiarkan kalian pergi dari kematian! ” Wang Lin menunjuk ke arah mereka berdua yang kabur, lalu tiba-tiba pusaran cahaya keemasan berkumpul menjadi sebuah laser yang melesat mengajar mereka dengan kecepatan cahaya.


“ Ugh! ”


“ Argh! ”

__ADS_1


mereka berdua seketika mati pada saat bersamaan dengan luka di bagian perut yang tembus..


__ADS_2