Penguasa Tertinggi Surga

Penguasa Tertinggi Surga
Chapter 141


__ADS_3

entah mengapa Wang Lin merasakan kalau tubuh seperti akan meledak dan tidak bisa menahan apa yang masuk ke dalam tubuh nya, tubuh nya perlahan mengeluarkan cahaya berkilauan dan cahaya keemasan itu Saling membentuk dan seketika Wang Lin terkejut Karna tiba-tiba Xiao Bai muncul dari dalam tubuh nya yang bahan itu membantu Wang Lin dalam masa penyerapan.


“ Ahh, Xiao Bai aku tidak tau kamu bersembunyi ke dalam tubuh ku! ”


“ ROARRR! ”


Xiao Bai meraung membuat seluruh gunung bergetar dan salju-salju yang menumpuk berjatuhan begitupun dengan gunung yang seakan retak dan akan hancur menjadi belahan gunung, Wang Lin tidak merespon saat itu dia tidak merasakan kalau fluktuasi saat ini akan jauh lebih hebat dari pada fluktuasi di alam terbuka.


“ Arghhhhhh! ”

__ADS_1


Wang Lin meraung seperti naga itu perlahan membuat seluruh area bergetar dan langit-langit menjadi hitam, petir bergemuruh menandakan kalau Wang Lin akan segera menerobos ke ranah Leluhur/Anchestor dan itu memungkin Wang Lin akan menjadi orang termuda yang telah mencapai ranah leluhur dalam sejarah manusia!


itu tidak terlihat seperti manusia tapi Wang Lin terlihat seperti seekor naga yang terbang di langit dan mencapai surga yang agung, perlahan cahaya memancar dari tubuh Wang Lin begitupun dengan Xiao Bai yang perlahan cultivasi mereka naik dengan cepat.


Xiao Bai naik ke ranah Alam kaisar tahap puncak dan hampir mencapai ranah langit roh tapi bisa di katakan kalau kekuatan Xiao Bai mampu menandingi ranah langit roh untuk beberapa jam Pertarungan. Xiao Bai menatap Wang Lin dia seolah khawatir akan terjadi sesuatu pada tuan nya itu.


“ Ranah Leluhur! ”


seluruh-seluruh nya bergetar tidak ada area di sekitar sana hancur dalam sekali hentakan saja, Wang Lin naik ke dalam pusaran awan hitam yang mengerikan itu bahkan menarik semua batu-batu besar dan menghancurkan dalam sekejap mata saja.

__ADS_1


awan terbelah menarik sebuah pedang yang sangat sekali besar, bahkan Wang Lin kini bukan berada di gunung salju tapi berada di luar angkasa atau luar dunia yang mana itu adalah ruang kehampaan yang sesungguh nya.


terlihat Triliunan planet dan Triliunan bintang berdiri di luar angkasa, itu seperti debu-debu yang melayang di udara, Wang Lin sendiri melihat di atas nya sebuah pedang merobek luar angkasa/ruang hampa dengan mudah nya.


“ Hahahahahaha aku tidak menyangka kalau manusia sepertimu itu akan menarik perhatian ku, Hahahaha ” suara itu menggelegar di seluruh ruang hampa dan setiap suaranya bahkan menghancurkan jutaan bintang dan jutaan planet di sana.


“ i-i-ini suara dewa itu lagi! ” Wang Lin menatap dingin ke arah atas, pedang yang sangat sekali besar hanya memandang Wang Lin sebatas kuman saja di depan nya. hanya dengan suara dan tertawa puas dari dewa itu bahkan membuat jiwa Wang Lin akan musnah dan seluruh semesta alam runtuh beserta hukum sebab dan akibat.


kali ini Wang Lin berada di luar dunia atau bisa di bilang Wang Lin memandang dunia hanya sebuah lukisan saja, kalimat-kalimat itu perlahan keluar dari mulut nya dan perlahan mengguncang alam semesta yang agung.

__ADS_1


Wang Lin saat itu dia terkejut kalau hanya dengan suara tapi bisa mengguncang seluruh alam semesta yang luas nya tidak bisa di kira dengan akal sehat. bahkan suara itu berada di luar semesta atau berada di luar jangkauan 11-D atau lebih tinggi lagi.


__ADS_2