
keesokan harinya Wang Lin dan Xiao Bai pergi ke kota untuk berjalan-jalan, setelah tiba di kota Xiao Bai tiba-tiba berubah menjadi kucing kecil yang imut,
" Xiao Bai aku baru ingat kalau di kota melarang membawa monster hehehehe! "
mereka berdua pun memasuki kota yang ramai akan penduduk yang berjualan maupun pembeli. sesaat mata Wang Lin melirik ke sebuah tempat orang berkumpul pun menghampiri dengan penasaran
" Di sana ramai sekali! "
dengan penasaran Wang Lin bertanya pada orang lewat " Saudara kenapa orang-orang di sana berkumpul? memangnya ada apa di sana? "
" Apa kau tidak tahu? baru-baru ini seluruh kekaisaran gempar dengan adanya reruntuhan besar yang mengapung di tengah-tengah lautan, semua orang kuat bahkan pergi ke sana, begitupun dengan anak-anak dari kaisar! "
mendengar hal itu membuat Wang Lin terkejut lalu berkata dalam hatinya " Kalau semua orang kuat pergi ke sana kemungkinan aku bisa bertemu orang-orang dari 3 klan utama itu! "
" Terima kasih saudara telah memberi tahuku mengenai hal ini! "
" Sama-sama, kalau kamu ingin pergi ke sana lebih baik melakukan persiapan! "
" Terima kasih sudah memperingatkan ku! "
__ADS_1
Wang Lin setelah mendengar cerita itu, dia pergi menuju reruntuhan itu dengan Xiao Bai
sesaat sedang perjalanan dengan Xiao Bai Wang Lin mendengar kelas di telinganya ada suara orang bertarung
" Xiao Bai apa kau mendengar ada orang bertarung, ayo kita pergi lihat! "
" ROARRR "
Wang Lin dan Xiao Bai bergegas melihat pertarungan, saat sampai Wang Lin sedikit terkejut
" Bukan kah dia mo tian yang aku selamatkan di hutan beberapa hari yang lalu? " Wang Lin bertanya-tanya kepada dirinya,
" kalian kenapa kalian mengincar ku? " ujar mo tian dengan kesal
salah satu dari mereka bernama Wan Ching menatap tajam lalu berkata " Kau adalah anggota sekte naga giok, dan kami adalah anggota sekte awan darah bermusuhan dengan sekte naga giok, lebih baik kamu menyerah dan bunuh diri sendiri jika tidak kamu akan merasakan kesakitan yang liat biasa! "
" kau! " mo tian menatap dengan marah
" Senior kita langsung habisi saja mo tian ini "
__ADS_1
" Kau benar, mo tian sekarang kamu bukan lah siapa-siapa melainkan hanya calok mayat " Wan Ching menghunus pedang lalu mengangkatnya tinggi-tinggi
" sial, apa ini akhir dari hidup ku? " mo tian hanya demikian dengan pasrah melihat ke atas menunggu pedang Wan Ching jatuh ke kepalanya
" Hahahaha matilah kau! "
pedang perlahan jatuh ke kepala mo tian, saat mendekati leher mo tian
* SRETT *
Pedang Wan Ching di tahan oleh Wang Lin hanya dengan 2 jari yang menjepit pedang Wan Ching, melihatnya Wan Ching bertanya kepada Wang Lin dengan kesal
" Siapa kau? aku tidak mempunyai urusan denganmu! minggir lah jika tidak mau mati! "
Wang Lin menatap dingin lalu berkata dengan lembut " apa kau layak? ",
* TAK *
seketika pedang milik wan Ching hancur hanya dalam 2 jepitan jari saja oleh Wang Lin, melihat itu membuat semuanya terkejut mereka bertanya tanya siapakah Wang Lin?
__ADS_1
" Senior Wang hanya dengan menggunakan jari saja mampu menghancurkan pedang yang terbuat dari besi! " ujar Mo tian dalam hatinya dengan terkejut sekaligus kagum