Penunggu Asrama

Penunggu Asrama
Hantu Usil!!!


__ADS_3

Di pondok pesantren ini setiap malam jumat memiliki sebuah kegiatan yaitu MABIT (Malam Bina Taqwa), di mabit ini para santri di ajarkan untuk ceramah dadakan tanpa persiapan dan harus berani maju dan menyampaikan apa saja yang di ingatnya. Kegiatan mabit di lakukan oleh seluruh santri tanpa terkecuali misalnya sakit, piket malam, atau ada panggilan mendadak dari ustad atau pengasuh asrama.


Setelah makan malam, seluruh santri diberikan waktu lima belas menit untuk mempersiapkan baju solat, sarung, peci, dan tak lupa qur'an saku. Santri yang piket asrama mulai mengunci kamar santri satu persatu dan menyisakan satu kamar untuk nanti tempat istirahat piket malam ketika habis membangunkan santri untuk solat malam.


Para santri menuju ke masjid beriringan membawa perlengkapan solat dan tidur, dikarenakan mabit di laksanakan terkadang sampai jam sebelas malam jadi santri langsung di suruh istirahat di masjid saja dan seperti biasa jam setengah tiga kembali di bangunkan.


Setelah asrama sepi dan tinggal dua kamar yang masih menyala kamar OSIS dan kamar untuk santri yang piket malam pada hari itu.


Yudi adalah senior yang di tugaskan untuk menjadi ketua atau pendamping piket pada malam hari itu, dia menghampiri kamar OSIS ternyata kosong, Yudi pun mematikan lampu dan menutupnya.


"Yud, jangan di tutup masih ada Yasin di WC nanti dia naik tuh". ucap Ali yang tau kalau masih ada Yasin sekretaris OSIS di WC.


Yudi pun kembali membuka dan menyalakan lampu kamar OSIS tersebut dan dia baring-baring di kamar itu.

__ADS_1


Ketika dia baring di atas ranjang, ia mendengar seperti ada yang menggaruk-garuk kayu ranjang tersebut dari arah bawah. Yudi pun takut untuk melihat ke bawah ranjang, dia tau kalau asrama ini sering terjadi hal-hal yang menyeramkan. Yudi pun bangkit dari ranjang dan segera keluar dari kamar OSIS tersebut, ia tergesa-gesa mencari teman-teman piket malam lainnya untuk segera bergabung.


Di dalam kamar OSIS yang di biarkan terbuka terdengar suara tawa anak-anak kecil seperti sedang bermain. Yudi yang belum jauh dari kamar OSIS tersebut ketakutan bukan kepalang dan segera menuju ke masjid karena takut bukan main.


Tak lama setelah Yudi pergi datanglah Yasin dari WC dengan membawa ember dan gayung. Mungkin habis BAB ya he...he...he... penulis sok tau.


Yasin masuk ke kamar dan mempersiapkan perlengkapan solat serta peralatan tidur, ia berniat mau ke masjid segera namun dia melihat ada kasur dan bantal yang membuat Yasin ingin baring terlebih dahulu.


Yasin langsung merebahkan diri tanpa pikir panjang, tak lama setelah Yasin berebah ia mulai merasakan kantuk yanh sangat hingga membuatnya tak kuat lagi menahan kantuknya dan tertidur lah Yasin.


Yasin pun menutup pintu kamar dan kembali berbaring di kasur dan berusaha memejamkan mata kembali. Tak lama setelah Yasin baring terdengar lagi suara ketokan pintu tapi Yasin cuek saja tidak memperdulikan.


Di dalam hati dia bicara mencaci maki siapa pun yang ngerjain ketok-ketok pintu.

__ADS_1


"Kurang ajar. Kalau ku tau siapa itu aku hajar memang. Breng..tit..tit..tit..". ucap nya dalam hati.


Maaf penulis mensensor kata-katanya takut tidak lulus review... he..he..he..


Tapi pintu kamar nya masih saja di ketokin hingga membuat Yasin bangkit dan membuka pintu ternyata tidak ada apa-apa kosong tidak ada orang, yang ada hanya cicak yang lari kaget karena Yasin membuka pintu secara tiba-tiba. Dalam hati yasin ngedumel dengan siapapun yang mengetok ngetok pintu kamar nya.


Yasin hendak balik ke kasur namun dia terdiam, mematung dan keluar keringat dingin yang sangat deras sehingga langsung membasahi bajunya. Ia melihat sebuah tangan yang sampai pergelangan saja berjalan merayap di dinding menuju ke atas lemari. Yasin terdiam kaku tidak bisa membaca doa-doanya.


Tangan itu terus merayap hingga akhirnya merayap ke arah Yasin berdiri. Yasin langsung mengambil pakaian solat dan melarikan diri secepat-cepatnya tanpa henti dan tanpa mengenakan alas kaki.


Terdengar suara ketawa bahagia Mrs. K, dari dalam kamar nya Yasin tersebut.


Santri yang piket malam kaget melihat Yasin lari secepat kilat menuju ke masjid.

__ADS_1


Sesampainya di masjid ia tidak bia tidur hingga waktu solat lail tiba.


Mungkin maksud dari Mrs. K, ini baik menyuruh Yasin ke masjid, karena awalnya Yasin malas ke masjid karena nanggung waktunya. Jadi Yasin pun di ganggu sama Mrs. K, ini. He..he..he...


__ADS_2