Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Petaka..!!


__ADS_3

Mereka bertiga yg seperti anak kecil pun menghentikan lari larian mereka tersebut .


" Hoshh...hoshh...ya sudah , mas Kenzi . aku balik dulu ya..." senyum Hayya , Kenzi yg dipanggil mas pun merona .


" Assalamualaikum..." pamit Hayya lalu mencium tangan Kenzi dan pergi dari ruangan tersebut .


Hayya pun pergi dari kantor Kenzi menuju rumah kediaman Albert .


" Assalamualaikum.." sapa Hayya kepada seluruh pelayan saat ia sudah pulang .


" Waalaikumsalam nyonya muda.." sapa balik seluruh pelayan seraya tersenyum .


Saat Hayya ingin menaiki tangga , tiba tiba bi Tina selaku pelayan disana menghampiri Hayya dan membisik kan sesuatu pada Hayya .


" nyonya muda..!! " panggil bi Tina pada Hayya .


" Ya Bi..?? " toleh Hayya pada bi Tina .


Bi Tina pun langsung membisik kan sesuatu ke telinga Hayya .


" Hayya , nona keluarga Alexander...park Jihya kesini untuk menggoda tuan muda..!! " bisik bi Tina yg membuat Hayya kaget .


" (J - Jihya..?? jd selama ini.... , saat aku kembali ke Palestina , Jihya menggoda Kenzi..) " gumam Hayya yg bengong dan dibangun kan lamunan nya oleh Bi Tina .


" Nyonya..!! " ucap bi Tina yg membangun kan Hayya dari lamunan nya .


." Ahh...iya makasih Bi Tina atas info nya..." ucap Hayya seraya tersenyum paksa .


Hayya yg pusing akan keberadaan Jihya walau belum bertemu pun langsung ke kamar Varo yg sedang bermain dengan bi Rianti .


Varo yg ada digendongan rianti , ketika melihat Hayya pun berteriak riang .


" Waaaa..!! Waaaa...!! " teriak girang Varo dan langsung disambut gendongan oleh hayya .


Hayya pun langsung mencium puncak kepala anak nya itu .


" Ihhh..!! riang banget yaa main sm bibi rianti..!! " kekeh Hayya yg membuat bi Rianti tersenyum .


Varo yg mendengar kekehan Hayya pun tertawa girang .


" ihh..!! lucu bangett sihhh kamuuu.." gemas Hayya dan mencium pipi dan hidung Varo yg membuat Varo geli walaupun ciuman itu tertutup oleh kain .


" Bibi , kalo bibi mau lanjutin tugas bibi GK papa kok...biar Varo sm saya aja.." senyum Hayya dan Bi rianti mengangguk dan keluar dari kamar tersebut .


2 Jam lama nya mereka bermain disitu dan Hayya yg lupa untuk memasak bergegas memasak ke dapur setelah Varo tidur .


Hayya yg melewati ruang kerja sang suami di rumah pun melihat Jihya yg sedang melihat hp nya dan berbaring di kursi panjang tersebut .


Hayya pun menghela nafas panjang . ia pun berjalan ke arah dapur .


" (Masak apa ya..?? yg enak pas mas Kenzi pulang ke rumah buat makan siang..??) " gumam Hayya bingung .


" (Ahh...aku masak kan masakan Indonesia saja lah...) " gumam Hayya dan membuat cah kangkung , udang goreng tepung dan ikan bakar .


Setelah selesai masak , Hayya menitip kan ke Bi rianti dan Bi Laila untuk meminta tolong menaruh kan makanan yg sudah ia masak ke meja makan .


Hayya yg terburu buru ke atas menuju kamar Varo karena Varo menangis pun sedikit terjatuh di tangga .

__ADS_1


Pelayan yg melihat itu pun kaget dan ingin mendatangi Hayya , tp dihalang Hayya karena berkata "Tidak apa apa " .


Hayya pun bangkit dari jatuh nya dan menaiki tangga dengan kaki agak pincang .


Setelah Hayya sampai di kamar Varo , Hayya langsung menggendong dan menenang kan Varo .


" Cup..cup.. cup...anak bunda.." tenang Hayya .


" Huwaaaa..!! hiks..hiks..hiks.." tangis Varo yg kian membesar tp berangsur angsur diam karena Hayya menenangi nya .


" Haduuhhh...kasian nya anak bunda sampai wajah nya sembab dan merah..." khawatir Hayya .


" Maafin bunda ya , td agak lama.."


5 menit kemudian


" Kita kebawah dulu ya sayang , siapa tau ayah km udh pulang sm kakek Revand sudah pulang dari rumah sakit.." senyum Hayya yg ditanggapi teriakan riang Varo .


Hayya pun berjalan ke arah tangga .


Jihya POV


" Hadehhh..!! lama banget sihh nungguin baby ku itu..!! " ucap tak tau malu Jihya .


" Sekarang si jal*Ng perebut perhatian itu udh Dateng kembali ke Korea..!! " kesal Jihya .


" Gw harus dapetin Kenzi cepet ini..!! trs gw tidur sm dia..!! trs harta nya semua jd milik gw dehh..!! hahahaha.." senyum licik Jihya yg membayang kan . .


" Apa gw bunuh aja si jal*Ng itu..?? biar mempermudah proses.." bingung Jihya lalu ia tersenyum licik sendiri .


" Hmmm...boleh jg tuh gw bunuh si jal*Ng.."


" Ahh..gw haus..!! turun dulu deh..!! " Jihya pun keluar dari ruang kerja Kenzi dan melihat Hayya yg menuruni tangga sambil membawa Varo dalam gendongan nya .


" (bayi siapa itu..??) " gumam Jihya sendiri .


" (Ahh..!! gk usah gw pikirin bayi nya..!! sekarang lg ada kesempatan nihh..!!) " celingak celinguk Jihya .


Jihya pun masuk ke dalam ruang kerja Kenzi kembali dan mengambil pisau simpanan Kenzi jika ia sedang diserang lawan .


Jihya memasuk kan pisau tersebut ke dalam kantong dress nya yg seperti kurang bahan tersebut .


Jihya keluar kembali dari ruangan kerja Kenzi dan kembali celingak celinguk .


Ia melihat Hayya yg menuruni tangga yg hanya tinggal 4 anak tangga LG .


dengan cepat , Jihya berlari dan mendorong Hayya .


#Hayya POV (flash back)


Hayya keluar dari kamar Varo dengan membawa Varo di gendongan nya .


Hayya berbicara kepada Varo yg ditanggapi ocehan lucu tersendiri oleh Varo .


" (emm...kok aku...punya firasat buruk yaa..??) " gumam Hayya , Hayya pun mencoba menepis kan firasat nya itu .


" Ahh... seperti nya ayah mu dan-" ucapan Hayya terpotong karena diri nya kaget , bahwa ada seseorang yg mendorong nya .

__ADS_1


Hayya yg kaki nya sempat terjatuh jg tidak bisa menahan bobot tubuh nya sendiri dan Hayya pun terjatuh .


Dengan cepat Hayya memeluk Varo dan memegang ubin ubun Varo dan memasuk kan Varo kedalam dekapan nya .


" Aduhhh..!! " ringis Hayya sambil berteriak .


Para pelayan pun melihat dan berteriak serta ingin menghampiri Hayya .


Tetapi mereka dicegat oleh Jihya yg berada di depan Hayya .


" Jika salah satu , ada yg maju..!! akan ku bunuh kalian satu satu..!! " teriak Jihya pscyo .


Bodyguard yg ada diluar rumah tidak mendengar teriakan para pelayan .


Salah satu pelayan pun pergi ke depan untuk meneriaki bodyguard dan menghentikan Jihya .


" Hahahaha..!! akhir nya kita bertemu LG ya jal*Ng..!! " senyum licik Jihya dan mengeluar kan sesuatu dikantong dress nya yg kekurangan bahan tersebut .


" (P - pisau..?!?!) " kaget Hayya yg berkeringat dingin sedang kan Jihya masih tetap dalam senyum nya .


Varo yg ada di dekapan Hayya pun menangis sekencang kencang nya , tetapi tidak dihiarukan Jihya .


Jihya menyentuh kan pisau dingin tersebut ke perut Hayya .


" Hmmm...enak nya dimana yaa..?? untuk membunuh seorang jal*Ng.." ucap Jihya yg tambah membuat Hayya berkeringat dingin .


" Disini saja kali yaa.." senyum psyco Jihya .


" Kau telah gila yeoja Jihya..!! " teriak rianti dan dibalas tatapan dingin Jihya .


" Diam kau..!! " teriak Jihya yg membuat rianti tambah kesal tp tak bisa berbuat apa apa .


" Hahahaha..." senyum devil Hayya yg membuat semua orang merinding terkecuali Jihya .


" Dipanggil gila saja km sudah langsung marah , sebenar nya tuh...yg jal*Ng disini tuh kamu Jihya.." senyum devil Hayya .


" Apa Lo bilang..?!?! " kesal Jihya .


" Kau telah membully ku sejak saat kita TK dan sekarang..?? km ingin merebut suami yg Korban yg sudah km bully..?? "


" Sungguh menyedihkan...dasar pengecut..!! " senyum devil Hayya yg sebenar nya ketakutan .


" Kauu..?!?! " kesal Jihya .


" Kau akan mamp*s hari ini..!! " kesal Jihya dan menarik ancang ancanga untuk menusuk perut Hayya dengan pisau nya .


Jlebbbbb


Darah pun mengucur di baju Hayya , Hayya yg membuka pun membuka mata lemah .


.


.


.


bersambung

__ADS_1


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2