
Mereka bertiga yg seperti anak kecil pun menghentikan lari larian mereka tersebut .
" Hoshh...hoshh...ya sudah , mas Kenzi . aku balik dulu ya..." senyum Hayya , Kenzi yg dipanggil mas pun merona .
" Assalamualaikum..." pamit Hayya lalu mencium tangan Kenzi dan pergi dari ruangan tersebut .
Hayya pun pergi dari kantor Kenzi menuju rumah kediaman Albert .
" Assalamualaikum.." sapa Hayya kepada seluruh pelayan saat ia sudah pulang .
" Waalaikumsalam nyonya muda.." sapa balik seluruh pelayan seraya tersenyum .
Saat Hayya ingin menaiki tangga , tiba tiba bi Tina selaku pelayan disana menghampiri Hayya dan membisik kan sesuatu pada Hayya .
" nyonya muda..!! " panggil bi Tina pada Hayya .
" Ya Bi..?? " toleh Hayya pada bi Tina .
Bi Tina pun langsung membisik kan sesuatu ke telinga Hayya .
" Hayya , nona keluarga Alexander...park Jihya kesini untuk menggoda tuan muda..!! " bisik bi Tina yg membuat Hayya kaget .
" (J - Jihya..?? jd selama ini.... , saat aku kembali ke Palestina , Jihya menggoda Kenzi..) " gumam Hayya yg bengong dan dibangun kan lamunan nya oleh Bi Tina .
" Nyonya..!! " ucap bi Tina yg membangun kan Hayya dari lamunan nya .
." Ahh...iya makasih Bi Tina atas info nya..." ucap Hayya seraya tersenyum paksa .
Hayya yg pusing akan keberadaan Jihya walau belum bertemu pun langsung ke kamar Varo yg sedang bermain dengan bi Rianti .
Varo yg ada digendongan rianti , ketika melihat Hayya pun berteriak riang .
" Waaaa..!! Waaaa...!! " teriak girang Varo dan langsung disambut gendongan oleh hayya .
Hayya pun langsung mencium puncak kepala anak nya itu .
" Ihhh..!! riang banget yaa main sm bibi rianti..!! " kekeh Hayya yg membuat bi Rianti tersenyum .
Varo yg mendengar kekehan Hayya pun tertawa girang .
" ihh..!! lucu bangett sihhh kamuuu.." gemas Hayya dan mencium pipi dan hidung Varo yg membuat Varo geli walaupun ciuman itu tertutup oleh kain .
" Bibi , kalo bibi mau lanjutin tugas bibi GK papa kok...biar Varo sm saya aja.." senyum Hayya dan Bi rianti mengangguk dan keluar dari kamar tersebut .
2 Jam lama nya mereka bermain disitu dan Hayya yg lupa untuk memasak bergegas memasak ke dapur setelah Varo tidur .
Hayya yg melewati ruang kerja sang suami di rumah pun melihat Jihya yg sedang melihat hp nya dan berbaring di kursi panjang tersebut .
Hayya pun menghela nafas panjang . ia pun berjalan ke arah dapur .
" (Masak apa ya..?? yg enak pas mas Kenzi pulang ke rumah buat makan siang..??) " gumam Hayya bingung .
" (Ahh...aku masak kan masakan Indonesia saja lah...) " gumam Hayya dan membuat cah kangkung , udang goreng tepung dan ikan bakar .
Setelah selesai masak , Hayya menitip kan ke Bi rianti dan Bi Laila untuk meminta tolong menaruh kan makanan yg sudah ia masak ke meja makan .
Hayya yg terburu buru ke atas menuju kamar Varo karena Varo menangis pun sedikit terjatuh di tangga .
__ADS_1
Pelayan yg melihat itu pun kaget dan ingin mendatangi Hayya , tp dihalang Hayya karena berkata "Tidak apa apa " .
Hayya pun bangkit dari jatuh nya dan menaiki tangga dengan kaki agak pincang .
Setelah Hayya sampai di kamar Varo , Hayya langsung menggendong dan menenang kan Varo .
" Cup..cup.. cup...anak bunda.." tenang Hayya .
" Huwaaaa..!! hiks..hiks..hiks.." tangis Varo yg kian membesar tp berangsur angsur diam karena Hayya menenangi nya .
" Haduuhhh...kasian nya anak bunda sampai wajah nya sembab dan merah..." khawatir Hayya .
" Maafin bunda ya , td agak lama.."
5 menit kemudian
" Kita kebawah dulu ya sayang , siapa tau ayah km udh pulang sm kakek Revand sudah pulang dari rumah sakit.." senyum Hayya yg ditanggapi teriakan riang Varo .
Hayya pun berjalan ke arah tangga .
Jihya POV
" Hadehhh..!! lama banget sihh nungguin baby ku itu..!! " ucap tak tau malu Jihya .
" Sekarang si jal*Ng perebut perhatian itu udh Dateng kembali ke Korea..!! " kesal Jihya .
" Gw harus dapetin Kenzi cepet ini..!! trs gw tidur sm dia..!! trs harta nya semua jd milik gw dehh..!! hahahaha.." senyum licik Jihya yg membayang kan . .
" Apa gw bunuh aja si jal*Ng itu..?? biar mempermudah proses.." bingung Jihya lalu ia tersenyum licik sendiri .
" Hmmm...boleh jg tuh gw bunuh si jal*Ng.."
" Ahh..gw haus..!! turun dulu deh..!! " Jihya pun keluar dari ruang kerja Kenzi dan melihat Hayya yg menuruni tangga sambil membawa Varo dalam gendongan nya .
" (bayi siapa itu..??) " gumam Jihya sendiri .
" (Ahh..!! gk usah gw pikirin bayi nya..!! sekarang lg ada kesempatan nihh..!!) " celingak celinguk Jihya .
Jihya pun masuk ke dalam ruang kerja Kenzi kembali dan mengambil pisau simpanan Kenzi jika ia sedang diserang lawan .
Jihya memasuk kan pisau tersebut ke dalam kantong dress nya yg seperti kurang bahan tersebut .
Jihya keluar kembali dari ruangan kerja Kenzi dan kembali celingak celinguk .
Ia melihat Hayya yg menuruni tangga yg hanya tinggal 4 anak tangga LG .
dengan cepat , Jihya berlari dan mendorong Hayya .
#Hayya POV (flash back)
Hayya keluar dari kamar Varo dengan membawa Varo di gendongan nya .
Hayya berbicara kepada Varo yg ditanggapi ocehan lucu tersendiri oleh Varo .
" (emm...kok aku...punya firasat buruk yaa..??) " gumam Hayya , Hayya pun mencoba menepis kan firasat nya itu .
" Ahh... seperti nya ayah mu dan-" ucapan Hayya terpotong karena diri nya kaget , bahwa ada seseorang yg mendorong nya .
__ADS_1
Hayya yg kaki nya sempat terjatuh jg tidak bisa menahan bobot tubuh nya sendiri dan Hayya pun terjatuh .
Dengan cepat Hayya memeluk Varo dan memegang ubin ubun Varo dan memasuk kan Varo kedalam dekapan nya .
" Aduhhh..!! " ringis Hayya sambil berteriak .
Para pelayan pun melihat dan berteriak serta ingin menghampiri Hayya .
Tetapi mereka dicegat oleh Jihya yg berada di depan Hayya .
" Jika salah satu , ada yg maju..!! akan ku bunuh kalian satu satu..!! " teriak Jihya pscyo .
Bodyguard yg ada diluar rumah tidak mendengar teriakan para pelayan .
Salah satu pelayan pun pergi ke depan untuk meneriaki bodyguard dan menghentikan Jihya .
" Hahahaha..!! akhir nya kita bertemu LG ya jal*Ng..!! " senyum licik Jihya dan mengeluar kan sesuatu dikantong dress nya yg kekurangan bahan tersebut .
" (P - pisau..?!?!) " kaget Hayya yg berkeringat dingin sedang kan Jihya masih tetap dalam senyum nya .
Varo yg ada di dekapan Hayya pun menangis sekencang kencang nya , tetapi tidak dihiarukan Jihya .
Jihya menyentuh kan pisau dingin tersebut ke perut Hayya .
" Hmmm...enak nya dimana yaa..?? untuk membunuh seorang jal*Ng.." ucap Jihya yg tambah membuat Hayya berkeringat dingin .
" Disini saja kali yaa.." senyum psyco Jihya .
" Kau telah gila yeoja Jihya..!! " teriak rianti dan dibalas tatapan dingin Jihya .
" Diam kau..!! " teriak Jihya yg membuat rianti tambah kesal tp tak bisa berbuat apa apa .
" Hahahaha..." senyum devil Hayya yg membuat semua orang merinding terkecuali Jihya .
" Dipanggil gila saja km sudah langsung marah , sebenar nya tuh...yg jal*Ng disini tuh kamu Jihya.." senyum devil Hayya .
" Apa Lo bilang..?!?! " kesal Jihya .
" Kau telah membully ku sejak saat kita TK dan sekarang..?? km ingin merebut suami yg Korban yg sudah km bully..?? "
" Sungguh menyedihkan...dasar pengecut..!! " senyum devil Hayya yg sebenar nya ketakutan .
" Kauu..?!?! " kesal Jihya .
" Kau akan mamp*s hari ini..!! " kesal Jihya dan menarik ancang ancanga untuk menusuk perut Hayya dengan pisau nya .
Jlebbbbb
Darah pun mengucur di baju Hayya , Hayya yg membuka pun membuka mata lemah .
.
.
.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .
Kutunggu see you🥰🥰