Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Dibully


__ADS_3

" J - Jihya..!! km mau membawa aku kemana..?? Apa salah aku kepada km Jihya..?!?! " ucap Hayya sambil mencoba melepas kan tarikan itu


" Diam kau wanita j**ang..!! " ucap Jihya


" Tolong...!! Tolong lepaskan aku Jihya..!! apa salah ku pada mu..?? hiks...hikss.." ucap Hayya sambil menangis meringis kesakitan karena Tangan nya dicakar jihya


Saat sampai dikamar mandi , Jihya langsung melempar Hayya dan menarik cadar Hayya


" (Mau tau aku sejelek apa dia sampai menutupi muka nya..) " gumam Jihya meledek sambil menarik cadar Hayya


Hayya yg ditarik cadar nya langsung meringis , sedang kan Jihya yg melihat muka Hayya sontak kagum karena perempuan yg ada dihadapan nya sungguh sangat cantik dan itu makin membuat Jihya ingin membully Hayya


Plakkk


Tamparan Jihya kepada Hayya , yg membuat Hayya menangis tak tahan sakit


" Knp sih Lo harus lebih cantik dari pada gw dasar ******..!! " ucap Jihya sambil menendang Hayya hingga kepala Hayya membentur pintu kamar mandi dan menjadi lebam


" Hiks...hikss...km knp jahat sm aku sih..?? apa salah aku..?? hiks..hiks..." tanya Hayya sambil menangis dan memegangi kepa nya yg amat sakit itu


" Karena Lo lebih cantik dari pada gw..!! " ucap Jihya lalu meninggal kan Hayya didalam kamar mandi itu dan mengunci nya dari luar


" Jihya..!! buka pintu nya Jihya..!! buka..!! apa salah ku Jihya..?? hiks...hikss..." teriak Hayya dari dalam kamar mandi sambil menggedor pintu kamar mandi , Hayya terus menangis meratapi nasib nya dan menggedor pintu kamar mandi secara terus menerus sampa 1 jam pun berlalu

__ADS_1


Krieeett


Suara kamar mandi yg terbuka itu dan Hayya pun langsung menengok kearah orang membukakan nya


" Elvi..?!?! " ucap Hayya yg kaget dan langsung memeluk Elvi dan Elvi pun membalas nya


" Maaf aku tak cepat membantu mu.." ucap Elvi


" Hikss...hikss...knp..?!?! Knp Hayya yg harus diperlakukan seperti ini elv..?!?! " tangis Hayya


Elvi yg dari td disitu setia mendengar kan keluh kasih teman nya itu


Setelah selesai sekolah , Hayya dijemput oleh umi nya dan menuju ke rumah sakit .


Awal nya Hayya mau ditemani oleh umi nya menjenguk Kenzi tetapi Hayya menolak


" Iya..gpp kok umi.." ucap Hayya seraya tersenyum


" Kan yg penting umi udh nganterin aku sampai depan pintu kak Kenzi " ucap Hayya


" Baiklah...Assalamualaikum " pamit Kamila , Hayya pun salim kepada Kamila


" Waalaikumsalam umi.." ucap Hayya

__ADS_1


Saat Hayya hendak ingin masuk ke dalam kamar tersebut tiba tiba ada sosok Paman sekitar umur 30 Tahunan keluar dari kamar tersebut dengan memakai setelan jas yg sangat rapih dan sangat tampan


Paman yg menyadari akan kehadiran Hayya pun menghiraukan Hayya dengan tatapan yg agak tajam dan dingin


Saat paman itu hilang dari pandangan Hayya tiba tiba


Prangggg..!! Pranggg...!!! Ctlaakkk..!!


" (Kak Kenzi..?!?!) " gumam Hayya dengan sangat kaget akibat suara yg didengar nya itu , dan hayya pun langsung masuk ke dalam kamar tersebut


Didalam kamar tersebut terdapat 3 dokter dan 10 perawat serta 5 bodyguard yg coba menenang kan Kenzi tetapi hasil nya sungguh nihil


" To - tolong tenang tuan muda..!! " ucap salah seorang dokter , yg melihat Kenzi membanting seluruh barang yg ada disekitar nya serta kaki dan tangan Kenzi yg sudah berlumuran darah


" Iya tolong tenang..!! " ucap para suster dan dokter , tetapi tak satu pun kata yg berhasil membuat Kenzi berhenti memecah kan barang


" Kak Kenzi..." ucap lirih Hayya yg masih dapat terdengar oleh semua orang dengan mata yg berkaca kaca


Kenzi pun kaget melihat kedatangan Hayya dan langsung menghentikan kegiatan nya itu dan berlari menuju Hayya .


Kenzi memeluk Hayya sepuas nya dengan erat sambil menangis


" Knp km baru sampai..?? hikss..hikss...aku tak ingin LG hidup..." ucap Kenzi tersedu sedu sedang kan Hayya yg ada dipeluk Kenzi pun mengelus rambut Kenzi dan bergumam bingung didalam hati nya karena apa yg menyebab kan Kenzi kumat

__ADS_1


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2