
Malam pun telah berganti kembali menjadi pagi yg indah nan cerah , tetapi berbeda dengan hati Hayya yg sedang suram , mumet , dan lesu .
2 Hari LG , ia akan pergi ke London . Tetapi sang adik seperti cuek terhadap diri nya karena kecewa akan kebohongan kakak nya .
" Aku harus bagaimana?? , aku tak tega meninggal kan Ziyya sendiri disini apalagi ada amanah dari Aleesha buat ngejaga ponakan nya dengan baik . Tetapi bagaimana cara agar ziyya nggak ngambek LG ke akuu " ucap Hayya dalam hati sambil memberantaki rambut hitam panjang nan lurus nya yg tidak terbalut hijab itu .
Hayya menatap kosong kepada ruangan dapur yg ada di depan nya . Tetapi ia baru ingat akan sesuatu .
" Ziyya kok nggak keluar buat makan yaa? " batin Hayya lalu mengalihkan pandangan ke pintu kamar adik nya tersebut .
Hayya bangun dari kursi nya dan melangkah menuju kamar Ziyya . Ia mengetuk pintu kamar adik nya tersebut , tetapi tidak ada jawaban sm sekali .
" Ziy ! , makan duluuu . Kakak tau km marah sm kakak , tp km harus tetep makan Ziyya !! " teriak Hayya sembari mengetuk pintu adik nya itu .
Berkali kali ia mengetuk bahkan sampai menggedor pintu tersebut seperti rentenir yg sedang menagih utang tetapi ia tetap tidak mendapat jawaban dari dalam kamar tersebut .
Hayya yg sudah bosan dan kesal karena tidak mendapat jawaban , langsung membuka pintu kamar adik nya itu tanpa permisi .
" Ziyya..?!! " teriak Hayya dengan mata membelalak ketika di dalam kamar tidak mendapati sang adik .
Dengan cepat Hayya keluar dari kamar adik nya , dan bergegas keluar dari apartement nya tersebut . Saking panik nya , ia bahkan lupa membawa ponsel nya dan hanya membawa dompet nya saja .
" Astagfirullah , km dimana Ziyyaa " panik Hayya sambil membenarkan hijab dan cadar nya yg sebelum nya ia pakai dengan asal lalu berlari ke lift apartment .
" Kakakkk..!! " teriak seseorang dari belakang Hayya . Hayya menoleh ke sumber suara tersebut .
" Kakak mau kemana kak? , kok kayak LG dikejer sm om om sebelah..?? " tanya gadis manis nan imut siapa LG kalo bkn Shasha dengan polos nya .
Hayya tertegun melihat bayi yg ada di gendongan Shasha
tersebut , ia menahan perasaan sesak didalam hati nya ketika melihat bayi itu menatap diri nya dengan berbinar meminta untuk digendong .
__ADS_1
" Nggak sha , Kakak LG cari kak Ziyya . Dia pergi dari apartement tanpa pamit sm kakak " ucap Hayya sambil tersenyum dan menoleh menatap ke arah lift yg terbuka di dekat nya .
" Ahh iya , kakak duluan yaa . Takut kak Ziyya knp Napa , kakak permisi dulu " senyum Hayya ke arah Shasha yg membuat Shasha tercengang dengan kecantikan Hayya walau ditutupi oleh cadar berwarna putih itu .
Shasha baru terbangun dari lamunan nya saat Hayya berlari ke arah lift dengan cepat dan masuk ke dalam lift begitu saja .
" Ya Allah , cantik nyaa . Kayak bidadari jatuh dari khayangan , bkn kaleng kaleng memang kecantikan nya kak Hayya . " batin Shasha yg masih tercengang akan kecantikan Hayya sembari berjalan ke arah kamar apartement nya kembali .
" Padahal aku kira , aku harus nyiapin rencana buat ketemu kak Hayya dengan alami . Tau tau nya , Allah udh mentakdir aku buat ketemu kak Hayya beneran secara nggak sengaja " ucap pelan Shasha sambil terkekeh akan kejadian yg ia alami td .
" Tp... Kak Ziyya pergi tanpa ijin dari apartement?. Kayak nya kak Ziyya bkn orang yg sembarangan yg berjalan kesana sini tanpa izin . Apa mereka berdua sedang berantem yaa..?? " batin Shasha sambil melamun memikirkan apa yg terjadi antara kedua wanita yg umur nya lebih tua dari diri nya .
" Ngomong ngomong , tumben pak Kenzi nggak keluar kamar buat sarapan? . Atau pak Kenzi udh pergi ke kantor ya..?? " batin Shasha sambil mengalihkan tatapan nya ke pintu kamar majikan nya itu.
Sedangkan di tempat lain , Ada seorang perempuan yg melamun sambil berjalan perlahan tanpa tau diri nya ingin kemana .
" Ini aku dimana..?? " batin Ziyya sambil melihat ke sekeliling nya yg ramai orang lalu lalang dan kendaraan yg sedang bermacetan di jalanan .
" Jam 06.30 ya..?? , Aku harus kembali ke apartement ! " batin Ziyya yg sekarang bingung kemana arah untuk diri nya pulang .
Saat Ziyya sedang linglung ,dan pusing karena keadaan jalan yg terlalu ramai tiba tiba dompet yg ia pegang di tangan sebelah kanan nya di copet oleh seorang maling .
" Malingg !!! , COPETTT !! Heiii " teriak Ziyya yg kaget saat dompet nya di copet dan lantas mengejar sang pencopet .
Orang orang tidak mendengar teriakan gadis itu , karena sibuk dan berisik nya keramaian kota itu .
Ziyya terjatuh akibat tersandung kaki orang , Orang yg menaruh kaki nya dengan sembarangan tersebut malah cuek bebek dengan Ziyya yg terjatuh .
" Sakitt... huhu... Kak Hayyaaa !!! " batin Ziyya meringis , mata nya sudah berkaca kaca . Diri nya menyesal karena sok sok an keluar dari rmh tanpa izin , sekarang diri nya baru tau akan kejam nya dunia yg ia tempati .
Ziyya mencoba bangun , dan membenarkan cadar yg ia pakai . Kaki , tangan dan dahi Ziyya terasa sakit dan cenat cenut . Tiba tiba ada orang yg mengulurkan tangan nya dihadapan Ziyya , Ziyya mendongakkan kepala nya dan melihat ciptaan tuhan yg begitu indah .
__ADS_1
" Wahh Ga - ganteng banget... Kayak pernah lihat... " batin Ziyya yg terpesona dengan wajah laki laki yg ada di depan nya .
Sang laki laki yg tidak mendapatkan balasan dari Ziyya pun langsung membantu Ziyya berdiri dengan menarik lengan Ziyya untuk berdiri .
" Makasih ya kak " Senyum Ziyya menatap orang yg ada dihadapan nya dengan malu malu .
" Kalau kau masih mau kaki mu utuh , jaga kaki itu baik baik. Jangan ditaruh sembarangan atau saya yg akan memotong kaki tak berguna mu itu " bknnya menjawab ucapan terima kasih Ziyya , laki laki itu malah berkata dingin ke arah laki laki yg menaruh kaki sembarangan yg membuat Ziyya jatuh td .
Laki laki botak yg cuek terhadap Ziyya td langsung merinding dan meminta maaf kepada Ziyya laku berlalh begitu saja dari tempat tersebut .
Ziyya mengecek ponsel yg ia pegang , untung ponsel itu hanya retak sedikit dan masih bisa digunakan yg membuat Ziyya lega .
" Km tersesat?? " tanya Laki laki itu dengan tatapan dingin nya .
" Iya kak saya tersesat " kikuk Ziyya karena melihat tatapan dingin laki laki itu .
" Sana km telepon kakak mu dulu " saran lelaki tersebut .
" Iya kak , sebentar " Ziyya langsung menelepon nomor kakak nya itu berulang kali bahkan sampai 5 kali , tetapi suara operator cantik lah yg selalu terdengar dari Handphone nya .
" Nggak diangkat ... " ucap pelan Ziyya dengan maya yg berembun karena takut dan panik .
" Jangan nangis , ayo saya anterin . Jangan cengeng ! " Tiba tiba hati Ziyya tertohok , ia meringis sebal tetapi ia jg berterima kasih dengan laki laki yg ada didepan nya itu .
.
.
.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa , Like dan dukung aku trs yaa walau aku kurang sering update . Sering putus nyambung hehe (◍•ᴗ•◍)✧*。Have a Nice Day Everyone ! 🥀