Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Season 2 Eps 14


__ADS_3

" Hayyaa !! "


Kenzi terbangun dengan meremas rambut nya , ia pun melihat ke arah sekitar kamar nya .


" Ternyata cuman mimpi... " ucap pelan Kenzi sambil mencoba meredakan detak jantung nya yg berdebar cepat .


Kenzi bangun dari tempat tidur nya , ia mengintip sedikit pemandangan dibalik jendela yg ternyata hari sudah pagi .


" GK , kejadian itu GK boleh terjadi " batin Kenzi dnegan keringat yg masih bercucuran dari dahi nya lalu ia berlari dengan cepat ke arah kamar mandi .


🍫🥀


Sementara diruangan lain , terlihat seorang perempuan yg sedang melamun di sofa dengan ponsel yg masih berada digenggaman nya .


" Aku harap keputusan ku untuk kabur ini benar " batin wanita tersebut yg tak lain adalah Hayya , ia pun pergi ke dapur untuk memasak sarapan diri nya dan Ziyya sebelum mereka pergi ke bandara .


1 Jam pun berlalu , Setelah Hayya selesai memasak ia langsung pergi ke kamar sang adik untuk membangunkan Ziyya .


" Ziyya , bangun . Dasar kebo !! " ucap Hayya sambil menguncangkan tubuh Ziyya , Ziyya yg merasa terganggu pun langsung bangun dari tidur nya .


" Iya iya " sahut Ziyya dengan mata masih tertutup , Ziyya mengambil handuk yg berada disamping nya dan menuju kamar mandi . Sedangkan Hayya menggeleng melihat sikap sang adik .


Jduggg


" Aduhh !! " ringis Ziyya lalu membuka mata nya sambil menyentuh dahi nya .


Hayya menoleh dan tertawa melihat Ziyya yg menabrak tembok disamping kamar mandi .


" Rasain , maka nya jangan begadang " celetuk Hayya dengan tawa nya sedangkan Ziyya menatap sinis pada sang kakak .


Setelah Ziyya masuk kedalam kamar mandi , Hayya bergegas ke kamar nya untuk mandi jg mengingat tinggal 1 jam LG mereka harus berangkat ke bandara .


🍫🥀


Setelah mandi , Hayya dan Ziyya langsung pergi ke meja makan dan memakan sarapan mereka masing masing .


" Kak , pesawat kita berangkat nya sekitar jam 8 an kan? " tanya Ziyya sambil melihat jam tangan yg melingkar dipergelangan tangan nya .


" Iya " sahut Hayya cuek dan melanjutkan makan nya .


" Kakak kebayang nggak sih kak , kalo tiba tiba suami kakak


ngehentiin kakak pas mau pergi ke bandara gitu? " tanya Ziyya menggoda Hayya , tiba tiba Hayya mengehentikan makan nya menatap dan berfikir sesuatu .


" Kalau itu terjadi... mungkin aku akan mati karena lari meninggalkan Kenzi begitu saja . " batin Hayya yg sudah berfikiran negatif .

__ADS_1


" Ishh , si kakak malah ngelamun " sinis Ziyya membuat Hayya terbangun dari lamunan nya .


" Nggak usah pikirin yg macem macem Ziy , dia jg nggak tau kali kalo kakak ada disini ataupun mau pergi ke mana aja dia jg GK tau . Yg dia tau cuman kakak udh meninggal " ucap Hayya menepis segala ketakutan nya padahal sudah terbukti dengan jelas .


Ziyya menghentikan makanan nya dan menatap Hayya dengan tatapan kebingungan .


" Heyy kakak ku tersayang , apakah kau lupa bahwa tuan Kenzi Albert adalah mafia yg selalu bisa menelusuri apapun? . Hanya dengan menjentikkan jari nya saja , ia bisa saja langsung mendapat seluruh bio data para masyarakat dikota ini " ucap Ziyya dengan memperagakan wajah datar Kenzi dan jentikkan dijari .


Hayya pun mengabaikan perkataan sang adik dan lantas mencuci piring nya setelah ia selesai makan .


🍫🥀


" Ohh jd begitu , gw punya sebuah rencana . Tetapi ada barang ada uang dongg " ucap Andra dengan nada meledek membuat Kenzi memutar bola mata nya .


Kenzi telah bercerita mengenai mimpi nya pada Andra , dan meminta bantuan Andra untuk menyiapkan segala cara untuk menggagalkan Hayya pergi dari negara tersebut .


" Dasar matre , apa yg lu mau? " ucap Kenzi sambil menggelengkan kepala nya .


" Eitss bro , gw bkn matre tp realistis . Gw bkn mau minta uang , tetapi lu harus bantuin gw jg dalam mengambil hati wanita . Iyaa yaa?? " ucap Andra membuat Kenzi menatap nya penuh arti .


" Seorang Casanova meminta bantuan untuk menjerat hati wanita? , Udh hilang kah kemampuan playboy lu? atau itu lu yg udh hilang maka nya wanita udh pada GK mau? " ejek Kenzi membuat Andra menatap sinis pada diri nya .


" Ini wanita nya beda bro , Ini wanita baik baik . Bkn wanita yg biasa nya gw jd in pasangan gituan " ucap Andra dengan serius sedangkan Kenzi tambah tergelak .


" Bodo amat Ken " ucap Andra lalu beranjak keluar dari ruangan tersebut .


Brakkk


" Lahh ngambek nya kek gadis perawan " teriak Kenzi dengan tawa nya saat Andra keluar dengan kekanakan dari pintu ruangan kerja nya .


🍫🥀


" Udh dibawa semua Ziy? " tanya Hayya pada Ziyya yg terlihat sedang mengunci pintu apartement mereka .


" Udh kak , yuk " ajak Ziyya lalu berjalan melewati lorong apartement .


" Kakak !! " panggil seseorang dari belakang mereka , mereka berdua menoleh dan melihat Seorang gadis cantik dan seorang bayi digendongan nya .


" Kakak mau kemana? " tanya Shasha bergantian menatap Hayya dan Ziyya .


Deg


Tatapan Hayya beradu pada Varo yg melebarkan tangan nya meminta gendong pada Hayya .


" Bun bun... " celoteh pelan Varo , yg membuat mereka bertiga beralih menatap pada Varo .

__ADS_1


Hayya mengambil Varo dari gendongan Shasha , ia menepuk dan mengelus pelan punggung Varo dengan mata yg berkaca kaca .


" Maaf ya Buna cuman bisa gendong km sebentar " batin Hayya , Saat air mata nya ingin tumpah ia langsung mengasihkan Varo pada Shasha dan menarik tangan Ziyya untuk pergi dari sana .


" Bun Bun !! , Hu - huwaaa " tangis Varo , Shasha yg pertama nya melamun karena sikap aneh yg ditunjukkan Hayya pun sedikit repot menenangkan Varo yg biasa nya jarang menangis .


🍫🥀


" Kakak kenapa sihh?? " tanya Ziyya dengan nafas nya yg blm teratur karena diri nya diajak lari larian sambil membawa koper nya oleh Hayya , tetapi hayya tetap bungkam dan tidak berkata apapun .


Hayya menyadari , dan menatap aneh pada ban mobil nya yg terlihat kempes seperti tertancap paku .


" Kok ban nya kempes ya? , Padahal kemaren sudah ku cek kalau ban nya aman dan tidak ada paku " Batin Hayya yg mulai curiga , ia menatap pada Ziyya dengan tatapan kebingungan .


" Kenapa kak? " tanya Ziyya .


" Ban belakang nya kempes , coba km liat ban depan nya . Kempes nggak? " perintah Hayya , Ziyya langsung melihat ke ban depan yg ternyata ban depan sebelah kanan mobil mereka jg kempes .


" Kempes kak !! "


Hayya hanya menggeleng dan menepuk jidat nya , ia melihat kesekeliling mereka dan baru menyadari seperti ada yg tidak beres .


" Kok sepi ya? , taksi jg nggak ada yg lalu lalang " batin Hayya cemas , ia berfikir pasti ini ulah Kenzi .


Saat Hayya sedang berdebat dengan pikiran dan hati nya , ia mendengar suara yg sudah lama ia tak dengar dan terdengar tidak asing pada telinga nya .


" Apa kabar Namila Hayya istri kesayangan ku? " ucap lelaki dengan suara bariton nya , Hayya pun berbalik menatap ke pemilik suara tersebut .


" Mati aku... " batin Hayya ketakutan .


" Ja - jangan mendekat !! , aku tau km mau membunuh ku kan karena aku meninggalkan mu? . Sudah cukup aku dikhianati oleh mu dihari spesial ku saat itu " ucap Hayya dnegan nada yg bergetar mengingat perkataan Kenzi dahulu bahwa ia akan membunuh Hayya jika Hayya meninggalkan diri nya .


.


.


.


Bersambung


Jangan lupa like , dan komentar nya yaa


Terima kasih telah membaca cerita ini .


See you (◍•ᴗ•◍)❤ 🥀 !

__ADS_1


__ADS_2