Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Season 2 Eps 15


__ADS_3

" Ja - jangan mendekat !! , aku tau km mau membunuh ku kan karena aku meninggalkan mu? . Sudah cukup aku dikhianati oleh mu dihari spesial ku saat itu " ucap Hayya dengan nada yg bergetar .


Hayya memandang ke arah sekitar , ia panik karena Ziyya sudah tidak ada di dekat nya .


" Km kemanakan adikku?!! , Jangan libatkan dia dalam permasalahan kita !! " teriak Hayya sambil memundurkan langkah nya karena Kenzi yg terus terusan mendekati nya .


Kenzi tetap diam dan ia masih mencoba mendekati Hayya , sampai Hayya akhir nya terpojok didekat mobil nya dan Kenzi sudah berada didepan nya .


Kenzi perlahan mengeluarkan pisau dari balik jas nya , membuat Hayya tambah ketakutan dan memejamkan mata nya .


" Ehhh... " batin Hayya saat Kenzi mengambil tangan nya dan mengasihkan pisau itu pada Hayya .


" Bunuhlah aku sekarang , Bunuhlah aku jika km masih ketakutan dengan diriku , bunuhlah aku untuk membalas kesalah pahaman itu , Bunuhlah aku tetapi janganlah jauhi aku... " lirih Kenzi lalu memeluk Hayya yg masih memejamkan mata nya .


Deg


Hati Hayya berdenyut sakit , Ia kebingungan dengan perkataan Kenzi .


" A - apa ini... Kenapa jd begini... " batin Hayya , Kenzi mendekap Hayya dengan erat membuat Hayya sedikit sesak .


" Bunuh lah aku Hay " ucap Kenzi dengan suara bariton nya ditelinga Hayya membuat Hayya merinding .


Seketika air mata Hayya pun tumpah , Hayya membalasa dekapan Kenzi .


" Hiks.. hiks.. kenapa jd begini , ke - kenapa km malah menyerahkan dirimu begitu saja . Km jahat Kenzi !! , km jahat karena km sering membolak balikkan hati ku !! " teriak Hayya dengan tangis nya yg kencang sambil memukul punggung Kenzi dengan tangan sebelah nya yg tidak memegang pisau .


Hayya menangis sambil meronta dari pelukan Kenzi tetapi Kenzi tetap teguh dengan memeluk erat Hayya .


" Maaf.. maaf , dan maaf sudah membuat mu seperti ini " lirih kenzi dengan mata yg berkaca kaca menahan tangis , ia mengira bahwa diri nya laki laki jd ia tahan tumpahan air mata nya .


Beberapa menit pun berlalu , setelah lega dengan luapan hati nya . Hayya sudah berhenti menangis meski sesenggukan .


" Bunuh lah aku sekarang Hayya " ucap dingin Kenzi membuat Hayya membelalakkan mata nya .


" Tidak , dan lepaskan aku " ucap Hayya meronta dari pelukan Kenzi .


" Namila Hayya !! , bunuh aku !! " ucap tegas Kenzi membuat Hayya sedikit takut .


" Bunuh aku , atau aku yg melukai diriku sendiri jika km tidak ingin kembali padaku " senyum miris Kenzi sambil mengambil pisau yg ada pada tangan Hayya .


Hayya hanya diam tak bergeming , perlahan Kenzi mulai menggores telapak tangan nya dengan pisau kecil yg tajam itu .


" Cukup !! " teriak Hayya lalu mengambil pisau yg sudah berlumur sedikit darah dan melempar pisau tersebut ke tanah .

__ADS_1


" Baiklah , aku akan menurut dan kembali pada mu !! " ucap lirih Hayya dengan menundukkan kepala nya .


Kenzi tersenyum kemenangan dan langsung memeluk tubuh Hayya serta mencium kepala Hayya .


" Terima kasih sayang " ucap Kenzi membuat Hayya sedikit merona .


" Itu... darah di tangan mu " ucap Hayya saat darah Kenzi mengenai lengan gamis nya .


" Tidak papa , tidak sakit kok " ucap Kenzi tetapi Hayya merobek tali pinggang gamis nya dan ia mengikat ditangan Kenzi agar pendarahan nya berhenti .


" Terima kasih " ucap Kenzi pada Hayya , sedangkan Hayya diam saja berusaha bersikap dingin pada Kenzi .


" Dimana adikku? " tanya datar Hayya .


" Dia aman dengan bodyguard ku , aku tidak akan melukai nya , tidak usah khawatir . Ayo " ucap Kenzi dengan wajah yg berseri seri sambil menggandeng tangan Hayya kedalam mobil nya yg berada di ujung parkiran .


" Tunggulah disini , kita akan langsung pulang ke Korea " ucap Kenzi dan menyuruh bodyguard nya untuk menjaga area sekitar mobil nya berjaga jaga agar Hayya tidak kabur .


🍫🥀


" Yesss !! , Rencana kita berhasil !! " teriak kedua gadis tersebut dari balik persembunyian mereka saat melihat Kenzi dan Hayya telah berbaikan meski diselimuti sedikit aura dingin .


" Untung saja tuan Kenzi telah bercerita semua tentang kesalah pahaman kak Hayya , jd aku bisa bantu untuk meluruskan nya . Kalau tidak aku akan menyesal karena malah membantu kak Hayya terus terusan kabur dari Tuan Kenzi ." batin gadis berkerudung yg tak lain adalah Ziyya yg sedang bernafas lega .


" Makasih ya Shasha km jg udh ngebantu dalam permasalahan ini " ucap Ziyya sambil tersenyum hangat pada gadis disamping nya .


Flashback Time :


Saat Ziyya kembali kekamar nya , ia mendapat notif wa dari nomor yg tidak ia kenal .


" Siapa ini? Seperti nya aku tak pernah kenal dengan nomor ini " batin Ziyya kebingungan , lalu ia pun melihat pesan tersebut .


📩📳 :


??? : Hai , Apakah km mengenali saya?


Ziyya : Maaf , Siapa ya km? . Dan darimana km mendapatkan nomor saya?


??? : Saya Kenzi , Tolong jangan blokir nomor saya atau saya akan teror km . Saya akan menceritakan perihal kesalah pahaman antara saya dan kakak km , saya harap km bisa membantu saya .


Ziyya : Baiklah , silahkan


📩📨

__ADS_1


Kenzi pun mulai membahas satu persatu kesalah pahaman antara diri nya dan Hayya , Ziyya pun yg sudah menduga dengan mantap berkata bahwa ia akan membantu Kenzi dan menceritakan tentang keberangkatan mereka ke London nanti nya .


" Hufftt... sudah ku duga kalau ini adalah kesalah pahaman . Semoga mereka bisa bersatu kembali , dan ternyata... tuan Kenzi Albert tak semenyeramkan yg orang orang bilang " batin Ziyya lega , ia dan Kenzi pun mulai membahas rencana mereka .


Flashback off


🍫🥀


Ide antara Kenzi dan Ziyya untuk berakting , dan ide antara Kenzi dan Andra untuk mencegah kepergian Hayya pun akhir nya bercampur dan membuahkan hasil yg melegakan .


" Bagus jg akting mu td Shasha " senyum Ziyya , Shasha pun sedikit tertawa .


" Aku kan mau menjadi aktris kak , maka nya akting ku bisa sebagus itu " canda Shasha membuat kedua nya tertawa .


" Kerja bagus anak anak , besok kakak akan membelikan kalian es krim " ucap Andra dari belakang mereka , Ziyya pun memutar kedua bola mata nya .


" Jangan es krim dong om , yg mahal mahal knp . Kan om jg kaya " ucap Ziyya dan membuat Andra menepuk jidat nya .


" Hehh , masih kecil !! Nggak boleh matre !! . Lihat tuh Shasha saja angguk angguk saja " sinis Andra sambil menoyor kepala Ziyya .


" Dihh aku bkn matre , tp realistis . Awas saja om nggak beliin kita yg mahal mahal , Aku aduin ke kak Kayla kalo om orang nya pelitt " ucap Ziyya dengan mengelus belakang kepala nya sambil memeletkan lidah nya .


Ziyya mengetahui bahwa Kayla sahabat Hayya mempunyai hubungan yg cukup spesial (tetapi tanpa kepastian) dengan Andra dari Kenzi tentu nya .


" Lu kenal Kayla? " kaget Andra dan Ziyya pun mengangguki nya .


" Tau lahh , kak Kayla kan sahabat nya kak Hayya . Jd jangan maen maen sm aku " ucap Ziyya membuat Andra menoyor kepala nya kembali .


" Dasar bocah aduan !! " sinis Andra yg langsung ditatap tajam oleh Ziyya .


Sedangkan Shasha si bocah kalem pun hanya melihat interaksi mereka berdua dengan sesekali ia pun tertawa .


🍫🥀


.


.


.


Bersambung


Jangan lupa like , dan komentar nya yaa

__ADS_1


Terima kasih telah membaca cerita ini .


See you (◍•ᴗ•◍)❤ 🥀 !


__ADS_2