
" Ja - jangan mendekat !! , aku tau km mau membunuh ku kan karena aku meninggalkan mu? . Sudah cukup aku dikhianati oleh mu dihari spesial ku saat itu " ucap Hayya dengan nada yg bergetar .
Hayya memandang ke arah sekitar , ia panik karena Ziyya sudah tidak ada di dekat nya .
" Km kemanakan adikku?!! , Jangan libatkan dia dalam permasalahan kita !! " teriak Hayya sambil memundurkan langkah nya karena Kenzi yg terus terusan mendekati nya .
Kenzi tetap diam dan ia masih mencoba mendekati Hayya , sampai Hayya akhir nya terpojok didekat mobil nya dan Kenzi sudah berada didepan nya .
Kenzi perlahan mengeluarkan pisau dari balik jas nya , membuat Hayya tambah ketakutan dan memejamkan mata nya .
" Ehhh... " batin Hayya saat Kenzi mengambil tangan nya dan mengasihkan pisau itu pada Hayya .
" Bunuhlah aku sekarang , Bunuhlah aku jika km masih ketakutan dengan diriku , bunuhlah aku untuk membalas kesalah pahaman itu , Bunuhlah aku tetapi janganlah jauhi aku... " lirih Kenzi lalu memeluk Hayya yg masih memejamkan mata nya .
Deg
Hati Hayya berdenyut sakit , Ia kebingungan dengan perkataan Kenzi .
" A - apa ini... Kenapa jd begini... " batin Hayya , Kenzi mendekap Hayya dengan erat membuat Hayya sedikit sesak .
" Bunuh lah aku Hay " ucap Kenzi dengan suara bariton nya ditelinga Hayya membuat Hayya merinding .
Seketika air mata Hayya pun tumpah , Hayya membalasa dekapan Kenzi .
" Hiks.. hiks.. kenapa jd begini , ke - kenapa km malah menyerahkan dirimu begitu saja . Km jahat Kenzi !! , km jahat karena km sering membolak balikkan hati ku !! " teriak Hayya dengan tangis nya yg kencang sambil memukul punggung Kenzi dengan tangan sebelah nya yg tidak memegang pisau .
Hayya menangis sambil meronta dari pelukan Kenzi tetapi Kenzi tetap teguh dengan memeluk erat Hayya .
" Maaf.. maaf , dan maaf sudah membuat mu seperti ini " lirih kenzi dengan mata yg berkaca kaca menahan tangis , ia mengira bahwa diri nya laki laki jd ia tahan tumpahan air mata nya .
Beberapa menit pun berlalu , setelah lega dengan luapan hati nya . Hayya sudah berhenti menangis meski sesenggukan .
" Bunuh lah aku sekarang Hayya " ucap dingin Kenzi membuat Hayya membelalakkan mata nya .
" Tidak , dan lepaskan aku " ucap Hayya meronta dari pelukan Kenzi .
" Namila Hayya !! , bunuh aku !! " ucap tegas Kenzi membuat Hayya sedikit takut .
" Bunuh aku , atau aku yg melukai diriku sendiri jika km tidak ingin kembali padaku " senyum miris Kenzi sambil mengambil pisau yg ada pada tangan Hayya .
Hayya hanya diam tak bergeming , perlahan Kenzi mulai menggores telapak tangan nya dengan pisau kecil yg tajam itu .
" Cukup !! " teriak Hayya lalu mengambil pisau yg sudah berlumur sedikit darah dan melempar pisau tersebut ke tanah .
__ADS_1
" Baiklah , aku akan menurut dan kembali pada mu !! " ucap lirih Hayya dengan menundukkan kepala nya .
Kenzi tersenyum kemenangan dan langsung memeluk tubuh Hayya serta mencium kepala Hayya .
" Terima kasih sayang " ucap Kenzi membuat Hayya sedikit merona .
" Itu... darah di tangan mu " ucap Hayya saat darah Kenzi mengenai lengan gamis nya .
" Tidak papa , tidak sakit kok " ucap Kenzi tetapi Hayya merobek tali pinggang gamis nya dan ia mengikat ditangan Kenzi agar pendarahan nya berhenti .
" Terima kasih " ucap Kenzi pada Hayya , sedangkan Hayya diam saja berusaha bersikap dingin pada Kenzi .
" Dimana adikku? " tanya datar Hayya .
" Dia aman dengan bodyguard ku , aku tidak akan melukai nya , tidak usah khawatir . Ayo " ucap Kenzi dengan wajah yg berseri seri sambil menggandeng tangan Hayya kedalam mobil nya yg berada di ujung parkiran .
" Tunggulah disini , kita akan langsung pulang ke Korea " ucap Kenzi dan menyuruh bodyguard nya untuk menjaga area sekitar mobil nya berjaga jaga agar Hayya tidak kabur .
🍫🥀
" Yesss !! , Rencana kita berhasil !! " teriak kedua gadis tersebut dari balik persembunyian mereka saat melihat Kenzi dan Hayya telah berbaikan meski diselimuti sedikit aura dingin .
" Untung saja tuan Kenzi telah bercerita semua tentang kesalah pahaman kak Hayya , jd aku bisa bantu untuk meluruskan nya . Kalau tidak aku akan menyesal karena malah membantu kak Hayya terus terusan kabur dari Tuan Kenzi ." batin gadis berkerudung yg tak lain adalah Ziyya yg sedang bernafas lega .
" Makasih ya Shasha km jg udh ngebantu dalam permasalahan ini " ucap Ziyya sambil tersenyum hangat pada gadis disamping nya .
Flashback Time :
Saat Ziyya kembali kekamar nya , ia mendapat notif wa dari nomor yg tidak ia kenal .
" Siapa ini? Seperti nya aku tak pernah kenal dengan nomor ini " batin Ziyya kebingungan , lalu ia pun melihat pesan tersebut .
📩📳 :
??? : Hai , Apakah km mengenali saya?
Ziyya : Maaf , Siapa ya km? . Dan darimana km mendapatkan nomor saya?
??? : Saya Kenzi , Tolong jangan blokir nomor saya atau saya akan teror km . Saya akan menceritakan perihal kesalah pahaman antara saya dan kakak km , saya harap km bisa membantu saya .
Ziyya : Baiklah , silahkan
📩📨
__ADS_1
Kenzi pun mulai membahas satu persatu kesalah pahaman antara diri nya dan Hayya , Ziyya pun yg sudah menduga dengan mantap berkata bahwa ia akan membantu Kenzi dan menceritakan tentang keberangkatan mereka ke London nanti nya .
" Hufftt... sudah ku duga kalau ini adalah kesalah pahaman . Semoga mereka bisa bersatu kembali , dan ternyata... tuan Kenzi Albert tak semenyeramkan yg orang orang bilang " batin Ziyya lega , ia dan Kenzi pun mulai membahas rencana mereka .
Flashback off
🍫🥀
Ide antara Kenzi dan Ziyya untuk berakting , dan ide antara Kenzi dan Andra untuk mencegah kepergian Hayya pun akhir nya bercampur dan membuahkan hasil yg melegakan .
" Bagus jg akting mu td Shasha " senyum Ziyya , Shasha pun sedikit tertawa .
" Aku kan mau menjadi aktris kak , maka nya akting ku bisa sebagus itu " canda Shasha membuat kedua nya tertawa .
" Kerja bagus anak anak , besok kakak akan membelikan kalian es krim " ucap Andra dari belakang mereka , Ziyya pun memutar kedua bola mata nya .
" Jangan es krim dong om , yg mahal mahal knp . Kan om jg kaya " ucap Ziyya dan membuat Andra menepuk jidat nya .
" Hehh , masih kecil !! Nggak boleh matre !! . Lihat tuh Shasha saja angguk angguk saja " sinis Andra sambil menoyor kepala Ziyya .
" Dihh aku bkn matre , tp realistis . Awas saja om nggak beliin kita yg mahal mahal , Aku aduin ke kak Kayla kalo om orang nya pelitt " ucap Ziyya dengan mengelus belakang kepala nya sambil memeletkan lidah nya .
Ziyya mengetahui bahwa Kayla sahabat Hayya mempunyai hubungan yg cukup spesial (tetapi tanpa kepastian) dengan Andra dari Kenzi tentu nya .
" Lu kenal Kayla? " kaget Andra dan Ziyya pun mengangguki nya .
" Tau lahh , kak Kayla kan sahabat nya kak Hayya . Jd jangan maen maen sm aku " ucap Ziyya membuat Andra menoyor kepala nya kembali .
" Dasar bocah aduan !! " sinis Andra yg langsung ditatap tajam oleh Ziyya .
Sedangkan Shasha si bocah kalem pun hanya melihat interaksi mereka berdua dengan sesekali ia pun tertawa .
🍫🥀
.
.
.
Bersambung
Jangan lupa like , dan komentar nya yaa
__ADS_1
Terima kasih telah membaca cerita ini .
See you (◍•ᴗ•◍)❤ 🥀 !