Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Season 2 Eps 12


__ADS_3

" Hei , apakah kau tau diriku siapa? " tanya lelaki saat mereka berdua sudah didalam mobil .


Ziyya , nampak berpikir keras . Mengingat siapa lelaki ini , tetapi ingatan nya yg sudah nenek nenek memang tidak bisa diandalkan .


" Maaf , aku tidak mengenalimu " ucap Ziyya sambil tersenyum kecut .


" Baguslah kalau begitu , jangan mengingat ku LG setelah ini " tegas lelaki itu dan membuat Ziyya kebingungan .


" Ada apa dengan lelaki ini? , biasa nya orang akan bilang ' ingat lah aku selalu , dan jangan lupa untuk membalas Budi ' tetapi ini malah aku disuruh melupakan nya? Masih sehatkah diri nya? Dasar pria aneh " gerutu Ziyya dengan pelan sambil melirik ke arah pria yg menolong nya itu dengan sinis .


" Tidak usah melirik saya seperti itu , saya sudah mempunyai istri . Dan jangan menyumpah serapah diriku " datar orang tersebut dengan masih menyetirkan mobil nya .


Ziyya langsung tercengang dengan perkataan pria yg ada di sebelahnya itu , diri nya langsung terdiam menunduk . Tp tak selang lama ia berbicara kepada diri nya sendiri dengan pelan .


" Apakah diri nya cenayang? , atau jangan jangan dia dukun bisa tau hati orang? . Hihhh merinding " ucap Ziyya pelan sambil memeluk dan mengusap lengan nya sendiri .


" Tidak usah mikir yg aneh aneh , gimana saya nggak tau km ngumpatin saya apa aja . Suara mu pelan tetapi nyaring , dasar bod*h ! " sinis lelaki itu tetapi dia dalam hati tertawa karena melihat keterkejutan Ziyya yg tiba tiba mengingatkan diri nya kepada seseorang .


Wajah Ziyya langsung memerah menahan malu akibat penjelasan dari lelaki tersebut , ia langsung menundukkan kepala nya dan menutup wajah nya . Diri nya seakan ingin keluar dari mobil ini dan kabur entah kemana saja .


" Ya Allah , cepetan sampe nya dong ya Allah . Malu nya Ampe ke ubun ubun " batin Ziyya yg benar benar malu akan kelakuan nya . Sedangkan lelaki itu hanya terkekeh melihat tingkah wanita remaja disamping nya itu .


1 Jam berlalu mobil mewah bernama Aston Martin DB10 itu telah sampai didepan gedung apartement tersebut .


" Maaf saya tidak bisa mengantarmu sampai kedalam " ucap lelaki itu membuat hati Ziyya bergeming merasakan senang karena lelaki itu tidak dingin kepada nya .


" Tidak apa apa , Terima kasih jg atas bantuan dan tumpangan nya kak . Aku akan membalas Budi kepada mu " senyum Ziyya , lelaki itu pun kemudia terkekeh .


Ziyya langsung turun dari mobil tersebut dan berlari masuk ke dalam lobby gedung apartement itu .


" Yahh... mungkin aku akan membutuhkan bantuan mu nanti , Ziyya Alfasha Shakira " seringai lelaki tersebut , ia melihat kaca spion mobil nya dan menyadari ada seseorang yg memperhatikan mobil nya . Lelaki itu pun langsung tancap gas menuju keluar dari apartement tersebut .


Sedangkan disisi lain , Ziyya sedang berjalan menuju lift di ruangan lobby tersebut . Tiba tiba ada seseorang yg meneriaki nama nya .

__ADS_1


" Ziyyaa !!! " teriak seseorang dari belakang Ziyya , Ziyya langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut .


" Kak Hayya..!! " teriak Ziyya dan langsung berlari menghambur ke pelukan kakak nya itu sambil menangis sesenggukan .


Mereka berpelukan dengan tidak memperdulikan keadaan sekeliling mereka , Orang orang menatap mereka dengan tatapan yg beragam dari sinis , tertawa , dan bahkan ada yg melamun melihat pemandangan tersebut .


" Udh ahh , lepas pelukan nya dulu . Nggak enak diliat sm sekeliling tuhh . Kita naik ke atas dulu , trs km harus jawab semua pertanyaan kakak . " ucap pelan Hayya yg menyadari sikap diri nya dan adik nya yg malu malu in . Mereka pun saling melepas pelukan dan bergandengan tangan menuju ke lift .


Hayya sangat malu karena sikap nya yg kekanakan dihadapan umum , sedangkan Ziyya malah semakin menangis sesenggukan karena ia masih takut akan kejadian yg td menimpa nya .


Sampai akhir nya mereka sampai di kamar apartement mereka , Hayya membuatkan Ziyya teh terlebih dahulu untuk menenangkan adik nya yg sedang loyo akibat perbuatan nya sendiri .


" Ini , minum dulu . Sm kakak ada buat sandwich nihh ' ucap Hayya sambil menaruh gelas berisi teh manis hangat dan piring yg berisi sandwich kesukaan adik nya itu .


" Makasih kak "


" Sama sama , lain kali nggak usah ada acara kabur kaburan . Kalo ujung ujung nya nangis begini " ledek Hayya yg membuat Ziyya langsung cembetut dengan sandwich yg sudah ada di dalam mulut nya .


" Oke , Km knp kabur dari apartement? " serius Hayya menatap selidik kepada adik nya yg mata nya masih sembab itu .


" Kakak nggak percaya , jujur lahh sm kakak . Km kabur karena ngambek dengan kakak akibat informasi yg kakak sembunyikan itu?? " tanya Hayya sambil mengambil susu yoghurt rasa strowberi nya itu .


Ziyya menghela nafas nya terlebih dahulu , ia membisu sementara sambil menatap kakak nya yg mendudukkan diri di sofa yg berada di depan nya itu .


" Kakak anggap jawaban mu iya " ucap Hayya karena kebisuan adik nya itu lalu meminum susu yoghurt nya itu .


" Lalu , siapa yg mengantar mu kembali ke apartement? " tanya Hayya sambil menatap kembali adik nya itu , Ziyya pun menghela nafas kembali .


" Seseorang ... , yg aku tidak kenal nama nya dan jg tidak tau identitas nya " ucap Ziyya sambil mendengus kesal sedangkan Hayya mengerutkan dahi nya .


Melihat raut kebingungan yg terdapat diwajah kakak nya itu , Ziyya langsung menjelaskan kembali .


" Aku kecopetan , dompet ku di ambil . Untung hp ku tidak terambil , aku mencoba mengejar pencopet itu . Ehh malah aku kesandung kaki orang yg minta di gorok " sebal Ziyya sambil mencebikkan bibir nya dan menendang nendang pelan lantai apartement dengan kaki nya .

__ADS_1


" Hahahaha , oiya kaki orang itu sakit nggak? . Mau kakak bawain perban sm Betadine kalo ada luka , kasian banget kalo dia luka " ledek Hayya yg membuat Ziyya langsung cembetut dan ingin pergi ke kamar nya .


" Hehh udh udh jangan ngambek dehh . Ya udh , trs lanjutan nya apa? " ucap hayya walau sambil tertawa dengan menahan tangan Ziyya .


" Berhenti ketawa dulu Napa , nggak lucu tauu ! " sebal Ziyya lalu kembali duduk di sofa kembali .


Hayya pun mencoba untuk kalem kembali , tawa nya pun mereda . Ia menatap kembali ke arah Ziyya , lalu Ziyya kembali menjelaskan walau dengan nada yg ketus tetapi gemas .


" Orang yg naruh kaki nya sembarangan dihadapan aku itu malah masa bodo pas aku jatoh , untung aja ada yg nolongin aku buat berdiri dan bahkan nganterin aku . Tp sama aja mereka berdua nyebelin " ucap Ziyya dengan nada yg ketus .


" Kenapa memang nya?Orang nya nggak ganteng ya maka nya km bilang nyebelin? " ledek Hayya kembali .


" Hishhh...!! bkn begitu , mereka ganteng sihh ehh nggak deh cuman satu doang yg ganteng . Yg nganterin aku doang , yg satu nya om om botak licin . " ucap Ziyya dengan nada geram yg membuat Hayya makin tertawa terbahak bahak .


" Awas kena karma ngatain orang begitu hahahaha " tawa Hayya sambil memukul bantal yg ada disamping nya .


" Aku bilang mereka berdua nyebelin karena yg satu nya masa bodo , yg satu nya dingin banget kayak hati dia yg nggak anget anget walau agak romantis sih " ucap Ziyya sembari mengingat kejadian yg membuat nya tersenyum kembali .


" Aishh , ada yg gamon " geleng geleng Hayya dan membuat Ziyya terkekeh .


" Tp kak , orang yg nganterin aku itu... wajah nya kek familiar ! dipikiran ku . Tp aku lupa nama nya siapa " cembetut Ziyya kembali .


" Mengenaskan , masih muda sudah pikun kayak nenek nenek . Jangan jangan tanda tanda jodoh mu kakek kakek LG Ziy " ledek Hayya yg membuat Ziyya kesal kepada Hayya .


" Kakakk nyebelinn !!! ' teriak Ziyya lalu melempar bantal yg ada dipangkuan nya ke arah Hayya yg sudah berlari ke arah kamar nya sambil tertawa cekikikan bagaikan kuntilanak .


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa , Like dan dukung aku trs yaa walau aku kurang sering update . Sering putus nyambung hehe (◍•ᴗ•◍)✧*。Have a Nice Day Everyone ! 🥀


__ADS_2