
#Peringatan , bagi yg GK mau nangis . jangan nonton eps ini okay?
.
" Dikota Busan dekat stasiun XX " jawab Andra .
" Baiklah aku akan segera kesana..!! " jawab tegas Hayya .
Hayya pun mematikan sambungan telepon dan segera berangkat ke kota yg di bilang oleh Andra dengan di menaiki mobil yg di sopiri oleh pak Kim .
.
Di tengah jalanan yg tidak ramai , sebuah mobil merchandise berwarna hitam melaju di jalanan yg bisa terbilang sepi dan membuat Hayya kebingungan dalam lamunan nya .
" (Jika ada kecelakaan , pasti jalanan akan ramai... tp... mengapa jalanan nya sepi sekali..??) " gumam Hayya yg bertanya pada diri nya sendiri .
" (Atau karena sudah malam sekali..?? maka nya tidak ada satu pun orang yg lewat ke kawasan ini..??) " pikir Hayya yg berusaha positive thingking .
Tiba tiba Hayya teringat akan Varo yg ia titip kan pada bi rianti . ia khawatir , Varo akan sakit karena selepas nya Varo dalam pelukan Hayya . Varo menangis kencang .
" (Varo... bagaimana keadaan mu ya nak.. , maafin umi . umi ninggalin km dulu..) " gumam Hayya sambil menghela nafas berat dan panjang .
Pak Kim yg melihat Hayya pusing dengan keadaan pun sontak menahan tawa . (kejam kali..)
Pak Kim tau bahwa , tuan muda nya itu sedang membuat rencana kejutan pesta ulang tahun untuk Hayya .
Maka nya ia sedari td menahan tawa .
" (Pilihan anda... sungguh lah benar tuan muda...) " senyum pak Kim dengan misterius .
Sekitar 20 menit kemudian . Hayya terkejut karena diri nya di sadar kan dari lamunan oleh pak Kim sang sopir .
" Nyonya muda..!! , sudah sampai nyonya..!! " ucap pak Kim yg membuka pintu dan membungkuk kan tubuh menandakan kesopanan terhadap majikan .
" Ahh.. baik pak , terima kasih . " senyum Hayya sambil keluar dari mobil mewah itu .
Hayya melihat kesekeliling lingkungan nya . ia bingung serta takut karena suasana di dekat stasiun cukup menyeram kan bagi nya karena sepi sekali seperti kuburan vampir .
" Pak..." panggil Hayya dengan sedikit bergetar ke pak Kim .
" Ya non..?? "
" Bapak... GK salah lokasi kan ya pak..?? " tanya lucu Hayya seraya menoleh ke pak Kim .
" Nggak kok non... memang benar ini tempat nya.." tunduk sopan pak Kim yg sebenar nya sedang menahan tawa .
" T - tapi... mengapa stasiun nya mirip seperti kuburan vampir ya pak..?? serem banget..!! " Takut Hayya sambil mengelus tangan nya yg bulu kuduk nya sudah berdiri .
Pak Kim tambah ingin tertawa tetapi sebisa mungkin ia tahan walau jd nya .
" Kalau nanti vampir nya muncul , tinggal kasih bawang putih aja non... pfffttt..." ucap lirih pak Kim dengan anda ledek yg tetap di dengar oleh Hayya .
" Bawang putih..?? saya GK bawa bawang putih Pak . saya LG bawa nya cuman terong , kemiri , cabe sm teplon pak . itu ada di dalam bagasi.." ucap Hayya dengan polos nya .
pak Kim yg sudah tidak tahan akhir nya tertawa terbahak bahak , sampai akhir nya .
Prtttttt .
__ADS_1
Seketika pun hening... Hayya menoleh pada pak Kim yg menahan malu dengan menunduk .
Dan sekarang giliran lah Hayya yg teratwa dan menutup hidung .
" Hahahahha , bapak bapak . segitu lucu nya kah pak..?? sampai bapak kentut hahahaha..." tawa kencang Hayya yg membuat pak Kim semakin tertunduk malu .
" M - maaf non... td saya kelepasan... coba saja , td istri saya tidak masak jengkol... pasti GK bau dan kedengaran begini..." ucap pak Kim yg awal nya lirih menjadi semakin lirih walau Hayya masih dapat mendengar nya .
" Hahahaha , ya sudah pak tidak apa apa..." senyum Hayya .
Drrtttt... Drrtttt...
Handphone Hayya berbunyi dari kantong gamis yg Hayya pakai .
" (Andra..?? ahh iya..!! , karena ketakutan . aku terlalu lama bercanda disini bersama pak Kim..) " gumam Hayya merutuki kebodohan nya .
Dengan cepat Hayya memencet tombol hijau dilayar ponsel nya tersebut .
" Hay..!! " kesal Andra dari sana .
" I - iya , a - aku akan segera kesana..!! . a - aku sudah tiba di stasiun..!! , tp mengapa stasiun nya sepi sekali..?? " tanya Hayya curiga .
" Kenzi tidak mau , berita kecelakaan nya tersebar . maka nya jd hanya beberapa petugas penting yg berada disini..!n cepat lah kesini..!! " ucap Andra .
" D - dimana..?? " tanya Hayya mulai ketakutan .
" Di belakang stasiun..!! "
" Tp di belakang stasiun hanya ada pepohonan yg lebat..!! " ucap ragu Hayya .
" Ya kami di dekat situ..!! " ucap tegas Andra .
" Datang lah kesini bersama pak Kim..!! agar kau tak mati ketakutan di tengah pohon lebat..!! " ucap ledek Andra .
Dengan cepat , Hayya mematikan sambungan telepon dan meminta pak Kim untuk menemani nya .
Mereka berjalan lurus sesuai apa yg di katakan Andra di pesan whatts app kepada Hayya .
Cukup lama mereka akhir nya keluar dari pepohonan lebat tersebut .
Dan sampai pada akhir nya...
" Waww...!! bagus sekali pemandangan nya..!! " takjub Hayya .
" Iya kan ya pak-" omongan Hayya terhenti saat diri nya ingin menoleh ke belakang tetapi yg dicari tidak ada .
" Pak Kim..?? Pak Kim..?? jangan bercanda deh pak..!! , saya takut beneran nih..!! " teriak Hayya memanggil nama sopir nya tersebut .
Tiba tiba , angin berhembus di belakang tubuh Hayya yg membuat Hayya merinding .
Tanpa aba aba , Hayya lari dengan kencang masuk ke dalam pemandangan cantik yg barusan ia puji td .
Hayya memasuki rangkaian bunga yg semakin banyak...
Hayya semakin masuk dan melihat banyak sekali balon cinta berwarna merah yg bertulis kan nama diri nya .
Ia sangat lah senang saat itu... sampai saat ia melihat di hadapan mata nya sendiri...
__ADS_1
" M - mas..?!?! " air mata Hayya tumpah melihat pemandangan yg ada di depan nya .
" H - Hayya..!! aghh..!! i - ini tidak seperti yg kau bayang kan..!! " ucap Kenzi yg memegang kepala nya dengan mendorong wanita yg ada di atas pangkuan nya tersebut .
" Kamu jahat mas..!! kamu jahat hiks.. hiks..." Hayya menutup mulut nya kecewa dengan apa yg ia lihat .
Hayya mundur perlahan . Hayya pun lari dengan tangisan kecewa yg sangat berat .
" Aghhhh..!! hayyaaa..!! aku akan jelas kan..!! ughhh..!! " Kenzi mendorong Alice perempuan tak tau malu yg duduk di pangkuan nya dengan sangat cepat .
Sambil Kenzi memegang kepala nya , ia tertatih tatih lari mengejar istri nya tersebut .
" Gw bisa jelasin..!! ughh..!! " erang Kenzi yg merasakan sakit di kepala nya .
" Jangan ikuti aku..!! ku mohon..!! biar kan lah aku sendiri..!! hiks.. hiks..." teriak Hayya kecewa dengan suami nya .
Mereka sudah selesai melewati pohon lebat tersebut .
Tiba tiba Kenzi ambruk walau kesadaran nya masih terpenuhi .
" (Ughh..!! si*l..!! knp harus begini aghhh..!! gw harus bisa lari la - lagi..!!) " gumam Kenzi yg menahan kesakitan di kepala nya .
Kenzi menatap Hayya yg melihat nya dengan berjalan mundur sedikit demi sedikit dengan mata sipit nya .
Kenzi mencoba untuk teriak , tetapi suara nya serak .
" H - Hayya..."
" G - gw bi - bisa jelasin..!! " ucap Kenzi sambil mengulur kan tangan nya yg saat itu diri nya sudah tertidur di pasir .
Kenzi tidak sengaja melirik pak pengendali kereta yg terkunci di dalam ruangan nya mengasih kode bahwa kereta akan segera lewat .
" Hayya..!! j - jangan..!! " teriak Kenzi dengan suara serak .
" Ughh..!! J - jangan..!! jangan mundur LG..!! " ucapan Kenzi tak berhasil membuat Hayya menurut dan Hayya malah makin ke belakang , dan diri nya sudah berada di tengah rel .
" Jangan..!! ku mohon jang- " teriak Kenzi yg berkeringat dingin .
Brakkkkkkkkk..!! Trudung.. trudung... trudung... trudung...
Kenzi yg melihat Hayya hanya sedikit saja saat di tabrak hingga terpental pun langsung pingsan di tempat .
" Kenziiii..!!! " teriak seorang lelaki berbadan kekar dengan beberapa polisi , dan tentu saja pak Kim yg menutup mulut ke arah depan gerbong kereta dengan tatapan tak percaya dengan keadaan .
Karena , seperti baru saja ia bercanda dan tertawa ria dnegan nyonya muda nya tersebut .
.
.
.
bersambung
Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .
Kutunggu see you🥰🥰
__ADS_1
Jangan lupa mampir yaa👇