Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Selamat Tinggal#2


__ADS_3

#Peringatan , bagi yg GK mau nangis . jangan nonton eps ini okay?


.


" Dikota Busan dekat stasiun XX " jawab Andra .


" Baiklah aku akan segera kesana..!! " jawab tegas Hayya .


Hayya pun mematikan sambungan telepon dan segera berangkat ke kota yg di bilang oleh Andra dengan di menaiki mobil yg di sopiri oleh pak Kim .


.


Di tengah jalanan yg tidak ramai , sebuah mobil merchandise berwarna hitam melaju di jalanan yg bisa terbilang sepi dan membuat Hayya kebingungan dalam lamunan nya .


" (Jika ada kecelakaan , pasti jalanan akan ramai... tp... mengapa jalanan nya sepi sekali..??) " gumam Hayya yg bertanya pada diri nya sendiri .


" (Atau karena sudah malam sekali..?? maka nya tidak ada satu pun orang yg lewat ke kawasan ini..??) " pikir Hayya yg berusaha positive thingking .


Tiba tiba Hayya teringat akan Varo yg ia titip kan pada bi rianti . ia khawatir , Varo akan sakit karena selepas nya Varo dalam pelukan Hayya . Varo menangis kencang .


" (Varo... bagaimana keadaan mu ya nak.. , maafin umi . umi ninggalin km dulu..) " gumam Hayya sambil menghela nafas berat dan panjang .


Pak Kim yg melihat Hayya pusing dengan keadaan pun sontak menahan tawa . (kejam kali..)


Pak Kim tau bahwa , tuan muda nya itu sedang membuat rencana kejutan pesta ulang tahun untuk Hayya .


Maka nya ia sedari td menahan tawa .


" (Pilihan anda... sungguh lah benar tuan muda...) " senyum pak Kim dengan misterius .


Sekitar 20 menit kemudian . Hayya terkejut karena diri nya di sadar kan dari lamunan oleh pak Kim sang sopir .


" Nyonya muda..!! , sudah sampai nyonya..!! " ucap pak Kim yg membuka pintu dan membungkuk kan tubuh menandakan kesopanan terhadap majikan .


" Ahh.. baik pak , terima kasih . " senyum Hayya sambil keluar dari mobil mewah itu .


Hayya melihat kesekeliling lingkungan nya . ia bingung serta takut karena suasana di dekat stasiun cukup menyeram kan bagi nya karena sepi sekali seperti kuburan vampir .


" Pak..." panggil Hayya dengan sedikit bergetar ke pak Kim .


" Ya non..?? "


" Bapak... GK salah lokasi kan ya pak..?? " tanya lucu Hayya seraya menoleh ke pak Kim .


" Nggak kok non... memang benar ini tempat nya.." tunduk sopan pak Kim yg sebenar nya sedang menahan tawa .


" T - tapi... mengapa stasiun nya mirip seperti kuburan vampir ya pak..?? serem banget..!! " Takut Hayya sambil mengelus tangan nya yg bulu kuduk nya sudah berdiri .


Pak Kim tambah ingin tertawa tetapi sebisa mungkin ia tahan walau jd nya .


" Kalau nanti vampir nya muncul , tinggal kasih bawang putih aja non... pfffttt..." ucap lirih pak Kim dengan anda ledek yg tetap di dengar oleh Hayya .


" Bawang putih..?? saya GK bawa bawang putih Pak . saya LG bawa nya cuman terong , kemiri , cabe sm teplon pak . itu ada di dalam bagasi.." ucap Hayya dengan polos nya .


pak Kim yg sudah tidak tahan akhir nya tertawa terbahak bahak , sampai akhir nya .


Prtttttt .

__ADS_1


Seketika pun hening... Hayya menoleh pada pak Kim yg menahan malu dengan menunduk .


Dan sekarang giliran lah Hayya yg teratwa dan menutup hidung .


" Hahahahha , bapak bapak . segitu lucu nya kah pak..?? sampai bapak kentut hahahaha..." tawa kencang Hayya yg membuat pak Kim semakin tertunduk malu .


" M - maaf non... td saya kelepasan... coba saja , td istri saya tidak masak jengkol... pasti GK bau dan kedengaran begini..." ucap pak Kim yg awal nya lirih menjadi semakin lirih walau Hayya masih dapat mendengar nya .


" Hahahaha , ya sudah pak tidak apa apa..." senyum Hayya .


Drrtttt... Drrtttt...


Handphone Hayya berbunyi dari kantong gamis yg Hayya pakai .


" (Andra..?? ahh iya..!! , karena ketakutan . aku terlalu lama bercanda disini bersama pak Kim..) " gumam Hayya merutuki kebodohan nya .


Dengan cepat Hayya memencet tombol hijau dilayar ponsel nya tersebut .


" Hay..!! " kesal Andra dari sana .


" I - iya , a - aku akan segera kesana..!! . a - aku sudah tiba di stasiun..!! , tp mengapa stasiun nya sepi sekali..?? " tanya Hayya curiga .


" Kenzi tidak mau , berita kecelakaan nya tersebar . maka nya jd hanya beberapa petugas penting yg berada disini..!n cepat lah kesini..!! " ucap Andra .


" D - dimana..?? " tanya Hayya mulai ketakutan .


" Di belakang stasiun..!! "


" Tp di belakang stasiun hanya ada pepohonan yg lebat..!! " ucap ragu Hayya .


" Ya kami di dekat situ..!! " ucap tegas Andra .


" Datang lah kesini bersama pak Kim..!! agar kau tak mati ketakutan di tengah pohon lebat..!! " ucap ledek Andra .


Dengan cepat , Hayya mematikan sambungan telepon dan meminta pak Kim untuk menemani nya .


Mereka berjalan lurus sesuai apa yg di katakan Andra di pesan whatts app kepada Hayya .


Cukup lama mereka akhir nya keluar dari pepohonan lebat tersebut .


Dan sampai pada akhir nya...


" Waww...!! bagus sekali pemandangan nya..!! " takjub Hayya .


" Iya kan ya pak-" omongan Hayya terhenti saat diri nya ingin menoleh ke belakang tetapi yg dicari tidak ada .


" Pak Kim..?? Pak Kim..?? jangan bercanda deh pak..!! , saya takut beneran nih..!! " teriak Hayya memanggil nama sopir nya tersebut .


Tiba tiba , angin berhembus di belakang tubuh Hayya yg membuat Hayya merinding .


Tanpa aba aba , Hayya lari dengan kencang masuk ke dalam pemandangan cantik yg barusan ia puji td .


Hayya memasuki rangkaian bunga yg semakin banyak...


Hayya semakin masuk dan melihat banyak sekali balon cinta berwarna merah yg bertulis kan nama diri nya .


Ia sangat lah senang saat itu... sampai saat ia melihat di hadapan mata nya sendiri...

__ADS_1


" M - mas..?!?! " air mata Hayya tumpah melihat pemandangan yg ada di depan nya .


" H - Hayya..!! aghh..!! i - ini tidak seperti yg kau bayang kan..!! " ucap Kenzi yg memegang kepala nya dengan mendorong wanita yg ada di atas pangkuan nya tersebut .


" Kamu jahat mas..!! kamu jahat hiks.. hiks..." Hayya menutup mulut nya kecewa dengan apa yg ia lihat .


Hayya mundur perlahan . Hayya pun lari dengan tangisan kecewa yg sangat berat .


" Aghhhh..!! hayyaaa..!! aku akan jelas kan..!! ughhh..!! " Kenzi mendorong Alice perempuan tak tau malu yg duduk di pangkuan nya dengan sangat cepat .


Sambil Kenzi memegang kepala nya , ia tertatih tatih lari mengejar istri nya tersebut .


" Gw bisa jelasin..!! ughh..!! " erang Kenzi yg merasakan sakit di kepala nya .


" Jangan ikuti aku..!! ku mohon..!! biar kan lah aku sendiri..!! hiks.. hiks..." teriak Hayya kecewa dengan suami nya .


Mereka sudah selesai melewati pohon lebat tersebut .


Tiba tiba Kenzi ambruk walau kesadaran nya masih terpenuhi .


" (Ughh..!! si*l..!! knp harus begini aghhh..!! gw harus bisa lari la - lagi..!!) " gumam Kenzi yg menahan kesakitan di kepala nya .


Kenzi menatap Hayya yg melihat nya dengan berjalan mundur sedikit demi sedikit dengan mata sipit nya .


Kenzi mencoba untuk teriak , tetapi suara nya serak .


" H - Hayya..."


" G - gw bi - bisa jelasin..!! " ucap Kenzi sambil mengulur kan tangan nya yg saat itu diri nya sudah tertidur di pasir .


Kenzi tidak sengaja melirik pak pengendali kereta yg terkunci di dalam ruangan nya mengasih kode bahwa kereta akan segera lewat .


" Hayya..!! j - jangan..!! " teriak Kenzi dengan suara serak .


" Ughh..!! J - jangan..!! jangan mundur LG..!! " ucapan Kenzi tak berhasil membuat Hayya menurut dan Hayya malah makin ke belakang , dan diri nya sudah berada di tengah rel .


" Jangan..!! ku mohon jang- " teriak Kenzi yg berkeringat dingin .


Brakkkkkkkkk..!! Trudung.. trudung... trudung... trudung...


Kenzi yg melihat Hayya hanya sedikit saja saat di tabrak hingga terpental pun langsung pingsan di tempat .


" Kenziiii..!!! " teriak seorang lelaki berbadan kekar dengan beberapa polisi , dan tentu saja pak Kim yg menutup mulut ke arah depan gerbong kereta dengan tatapan tak percaya dengan keadaan .


Karena , seperti baru saja ia bercanda dan tertawa ria dnegan nyonya muda nya tersebut .


.


.


.


bersambung


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .


Kutunggu see you🥰🥰

__ADS_1


Jangan lupa mampir yaa👇



__ADS_2