Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Season 2 Eps 4


__ADS_3

Flashback


Setelah kejadian di rumah sakit itu , selang beberapa hari Kenzi pun di izin kan untuk pulang dan ia pun langsung meng klarivikasi mayat Hayya di rumah sakit yg berbeda , dan ternyata badan Hayya sudah terpotong potong bahkan tercabik cabik .


Sehingga mayat tidak bisa di liat lebih lanjut karena semua sudah terpotong potong . Kenzi yg mendengar nya menjadi kecewa , sedih dan hampir mengamuk kembali jika Andra tidak datang tepat waktu .


Kenzi di tenang kan oleh Andra saat tau tubuh Hayya tidak bisa di liat lebih lanjut , tetapi tiba tiba ada seorang detektif yg menangani kasus kematian Hayya dan mendatangi Kenzi beserta Andra .


" Good Morning Mr. Kenzi and Mr. Andra , saya menemukan suatu rekaman yg agak aneh dari kamera yg ada di dekat kereta yg menabrak Miss Hayya " Sapa detektif tersebut lalu menundukkan badan nya Tanda hormat kepada client nya .


" Rekaman apa itu..?? Kasih ke saya cepat ! " tegas Kenzi yg mendengar perkataan detektif tersebut , dan mencoba berdiri dengan tegar .


Detektif itu membuka laptop nya , dan membuka isi file yg di khusus man untuk kasus Hayya .


Ia memutar video tersebut , yg menampil kan ada Hayya ada di tengah jalur kereta dan tiba tiba ada sosok yg mendorong Hayya ke belakang dengan wanita yg berpakaian dan berparas sama . Lalu terjadi lah tabrakan kereta tersebut .


Kenzi menganga , sedang kan Andra kebingungan . Kenzi yg lesu pun langsung mempunyai harapan bahwa Hayya masih hidup kembali .


" Ini bkn editan semata kan detektif Nino? Saya tidak ingin di bohongi . " ucap dingin Kenzi yg tidak mau terbawa perasaan terlebih dahulu .


Detektif Nino menggeleng , ia langsung mendapati wajah cerah dari seorang Kenzi yg senang bahwa ada kemungkinan istri nya masih hidup .


" Kalau semisal beneran itu bkn Hayya , trs siapa yg ngorbanin diri demi Hayya..?? " batin Andra bertanya tanya . Karena ia hanya mengingat bahwa hanya Kayla lah yg merupakan sahabat Hayya dan berani mati demi Hayya .


" Woy Dra..!! " Seru Kenzi mengaget kan Andra sambil menepuk pundak Andra .


" Ehh Kuntil anak berkaki 3 " latah Andra yg membuat Detektif Nino hanya terkekeh saja .


" Nggak ada kuntil anak disini , cari di supermarket kalo mau tuhh " ledek Kenzi yg mulai ceria karena ada nya berita gembira dari detektif Nino .


" Dra , kita harus cari Hayya sekarang ! . Dia masih ada ! gw yakin itu . Bantuin gw cari Hayya sekarang dra " ucap serius Kenzi dan membuat Andra geleng geleng .


" Tp kan siapa tau itu cuman rekaman yg salah bisa aja Ken..!! " ucap Andra yg tak percaya dengan rekaman tersebut dan mendapat kan pelototan kaget dari detektif Nino .


" Anda meremehkan saya tuan Andra..?? " kesal Nino menoleh ke arah Andra . Andra yg melihat pelototan dari Detektif Nino langsung menggaruk tengkuk leher nya yg tidak gatal .


Nino pun langsung mengasih kan rekaman cctv lain nya yg terlihat ada nya Hayya di dorong oleh seseorang , dan Hayya kabur dari sana .

__ADS_1


" Silahkan di lihat tuan tuan , anda jangan meremehkan saya . Saya tidak mungkin memberi informasi yg bukti nya tidak jelas " tegas Nino yg masih sebal dengan Andra dan membuat Andra tambah kikuk .


" Nih mulut kebiasaan banget keceplosan " batin Andra dan menepuk mulut nya .


Kenzi mempelototi dengan serius cctv tersebut , dan benar saja . Ada seseorang yg mendorong Hayya dari jalur kereta api .


" Sekarang kita cari Hayya , Siapa tau Hayya masih disekitaran negara ini . Kalau tidak ketemu , kita cari di negara Hayya berasal ! " seru Kenzi dengan tegas , tak sabar menemukan istri tercinta nya .


#Flashback off


Hasil dari pencarian mereka selama 8 bulan berakhir zonk ,mereka tidak mendapati Hayya ataupun jejak apapun . Dan Kenzi pun mulai putus asa serta mencoba untuk ikhlas dengan kepergian Hayya .


" Karena km , aku jd cengeng Hay . Cengeng banget ya aku jd cowok , maka nya balik Hay . balik. . . biar aku nggak cengeng LG " batin Kenzi yg tambah bersedih dan mengelap air mata nya .


Kenzi mencoba mengontrol emosi nya , ia pun keluar dari kamar bernuansa hitam abu abu tersebut .


" Pagi Shasha , pagi Varo " sapa Kenzi dengan senyum yg agak cerah dan mencium pipi Varo anak angkat kesayangan nya .


Shasha pun kebingungan karena tumben Kenzi senyum dnegan sedikit kecerahan , biasa nya ia senyum dengan raut yg datar nan permukaan lantai .


" Bapak LG sedih pak..?? " tanya Shasha berhati hati .


" Baik pak " jawab Shasha singkat karena jika Kenzi perhatian seperti ini . ia malah ketakutan , karena jika seperti ini Kenzi mood nya dapat berubah ubah . Dari yg perhatian menjadi dingin lalu menjadi mengamuk dan tidak terkontrol .


Setelah selesai , Kenzi pun langsung berangkat ke kantor nya tersebut . Sedangkan Shasha bersiap siap untuk sekolah online nya .


5 jam sudah berlalu dan Shasha sudah selesai dengan sekolah online nya , sedangkan Varo sedang tertidur dengan manis di box baby nya . Shasha yg bingung harus kemana pun memutus kan keluar untuk mencari udara segar .


Shasha membawa handphone nya dan meng install aplikasi berbahasa untuk jaga jaga ketika dia ingin berkomunikasi dengan orang orang yg bertemu diri nya .


Shasha keluar dari apartement tersebut , tiba tiba ia bertemu dengan wanita yg memakai baju dress putih , hijab putih serta cadar yg putih .


" Seperti pernah liat kakak itu. . , apa cuman perasaan aku doang " batin Shasha sambil menatap lekat wanita yg ada di depan nya .


sedangkan wanita yg dia tatap menjadi salah tingkah karena di plototi bak nisa sabyan . Wanita itu pun segera pergi dari lorong apartemen tersebut .


" Tunggu ! " Shasha menahan lengan wanita tersebut .

__ADS_1


" Kakak yg ada di pesawat itu kan kak? kakak yg bantuin aku biar nggak tersesat itu kan kak? " tanya Shasha dengan hati hati , ia takut menyapa orang yg salah .


" Ehh... knp aku pake bahasa Indonesia!! , haduhh maluu . pasti si kakak nggak ngerti apa yg aku omong , tp kemaren sihh aku pake bahasa Indonesia jg ngerti . Ya udh lah nggak papa , kita liat apa kakak nya bisa jawab apa nggak " batin Shasha yg bingung .


" Sorry , saya bkn kakak yg nolongin km di pesawat . Mungkin itu adik saya yg wajah nya mirip sm saya " senyum wanita itu .


" Mamp*s malu dah aku " batin Shasha dan langsung membatu di tempat .


" Adik saya bercerita tentang km , apakah km tersesat kembali disini " kekeh wanita tersebut membuat Shasha tambah malu .


" Tidak usah malu , banyak kok yg tidak bisa membedakan kami dari setengah wajah kami . Lucu banget sih km sampe membatu gitu " gemas wanita tersebut dan mencubit pipi Shasha .


" Si kakak bisa aja " ucap Shasha yg malu akan perkataan wanita tersebut .


" Salam kenal , saya Hayya . Yg nolongin km itu Adek saya , nama nya Ziyya " senyum wanita tersebut , sedangkan Shasha membatu mendengar nama ' Hayya ' .


Ia teringat oleh istri tuan nya , yg tewas karena tertabrak kereta . Tetapi Kenzi pernah berkata bahwa Hayya blm lah mati karena ada yg menyelamat kan diri nya .


" Dek..?? Adek? " sahut wanita bernama Hayya tersebut mencoba menyadar kan Shasha dari lamunan nya .


" Iya kak..??" sahut balik Shasha ketika sadar dari lamunan nya .


" Ya udh kakak tinggal dulu nggak papa ya dek..?? , kakak mau kerja dulu . Assalamualaikum " lambai Hayya kepada Shasha dan Shasha menjawab salam itu . lalu mereka berpisah di lorong apartement tersebut .


" Nama Hayya bkn nama yg begitu pasaran di dunia , aku masih curiga kalo itu Hayya istri nya pak Kenzi . Bagaimana ini ? , pengen aku cerita ke pak Kenzi . tp kalo salah nanti aku dimarahin . Udh ahh pusying , aku keluar aja dehh " batin Shasha yg melamun di lorong tersebut lalu pergi kebawah melalui lift .


Author note :


Hay Hay bertemu LG dengan pukat 😘 , agak.a ada sebagian yg sebal dengan aku karena aku blm melanjutkan novel ini . Kemaren tuh aku sempet lanjut , ehh tiba tiba ada urusan yg ribet . Trs aku lupa LG deh mo lanjutin nya gimana , sampe akhir nya baru niat sm baru kepikiran hari ini . mohon jangan marah ya sobat sobat😭😭


.


.


.


bersambung

__ADS_1


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2