Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Rasa bersalah


__ADS_3

Jlebbbbbb


Darah pun mengucur di baju Hayya , Hayya pun membuka mata lemah .


Hayya yg melihat pemandangan yg ada di depan nya pun kaget .


" M - mas kenzii..!?!?! " kaget Hayya .


" B - baby..?!?! " kaget Jihya si pelaku percobaan pembunuhan .


#Flash back on


Kenzi yg sedang berkutat dengan pekerjaan pun mulai menengok jam yg ada ditangan nya tersebut .


" (Sudah jam 11.30..!?!? ) " gumam Kenzi kaget dan bergegas menyiap kan barang nya .


" P - pak..!! , maaf pak..!! Anda mau kemana pak..?? " tanya gugup sekertaris perempuan tersebut .


Tetapi Kenzi tetap berjalan keluar dan menuju ke lift yg hanya digunakan oleh boss dan sekertaris saja .


" (Hadehh...punya boss kulkas bangett..!!) " gumam pasrah sekertaris tersebut .


Sebenar nya ia mau memberitahu dan mengingat kan Kenzi , bahwa hari ini ada rapat dengan para CEO yg mau bekerja sama dengan perusahaan Kenzi yg terbesar dan terkaya di dunia .


.


Kenzi sedang berada di depan perusahaan nya sambil menunggu pak Anton yg merupakan supir dari Kenzi .


" Maaf tuan muda , saya terlambat.." ucap pak Anton sambil menunduk kan kepala nya .


Dengan cepat Kenzi masuk ke mobil nya dan menyuruh Anton untuk menambah kecepatan nya seratus kali lipat .


" (Ehh busett..!! tuan muda knp ya..?? , kayak dikejer bencong bencong yg nyanyi gitu dijalan Ampe suruh seratus kali lipat lebih cepet..) " gumam pak Anton yg masih memecah kan teka teki horizontal di kepala nya .


" (Aghhhh..!! entah knp firasat gw buruk..!!) " frustasi Kenzi sambil mengacak ngacak rambut nya .


Anton yg melihat perilaku sikap Kenzi yg membingung kan , ingin rasa nya bertanya " Pak , anda sehat..?? kalo tidak sehat akan saya bawa ke rumah sakit jiwa.." .


Tp jika dia mengatakan itu , bisa bisa dia di gorok tengah malem..!!


Sesampai nya di rumah utama kediaman keluarga Albert , para bodyguard mulai membukakan pintu gerbang yg sangat panjang nan tinggi dan berat tersebut .


" Selamat siang tuan muda.." sapa dan hormat pada bodyguard yg hanya diangguki Kenzi .

__ADS_1


Tak lama ada seorang wanita muda yg berlari ke arah salah satu bodyguard yg ada dihadapan Kenzi .


" P - pak Rizal..!! " panggil wanita itu dan membuat si bodyguard itu menoleh .


" I - itu..!! nyonya muda..!! ingin ditusuk oleh nyonya Jihya..!! " ucap panik wanita itu .


Wanita itu tidak sadar bahwa sedari td ada tuan muda nya di belakang samping kiri nya .


" Apa..?!?! ditusuk...!?!! " kaget Kenzi dengan wajah muram nan dingin di belakang wanita tersebut yg membuat wanita tersebut kaget .


" (Ehh..!! astagfiruallah..!! , sejak kapan tuan muda ada disini..?? , ilang ilang sendiri , nongol pun nongol sendiri .) " gumam wanita muda tersebut .


" I - iya tuan muda..." lirih wanita tersebut . Dengan lari secepat kijang , Kenzi langsung masuk ke dalam rumah utama tersebut .


ia melihat pembicaraan dari kedua wanita yg satu nya sedang berbaring di lantai dan satu nya LG berdiri di dekat tangga .


Sedang kan para ART yg ada disitu hanya bisa diam dan meneriaki Jihya tanpa ada yg berani satu pun mendekati Jihya yg sudah gil* .


" Kau telah membully ku sejak saat kita TK dan sekarang..?? km ingin merebut suami yg Korban yg sudah km bully..?? "


" Sungguh menyedihkan...dasar pengecut..!! " itulah yg Kenzi dengar dari mulut istri nya sendiri .


Tak lama Kenzi merasakan pusing yg hebat dan ia memegang kepala nya sambil memijat nya .


setelah itu Kenzi tak mendengar apa apa kembali , tetapi ia mendengar sedikit ucapan ditelinga nya dengan samar yg langsung terlintas dikepala dan membuka mata nya bulat .


" Kau akan mamp*s hari ini..!! " ucap Jihya yg membuat Kenzi langsung lari ke arah mereka berdua .


Jlebbbbbb


Kenzi menghadang tubuh Hayya dengan tubuh diri nya sehingga mengucur lah dari Kenzi banyak sekali , sampai menucur ke pakaian Hayya .


Hayya pun membuka mata nya perlahan karena ia tak merasakan sakit apa pun , tp ia merasakan ada cairan yg nempel di atas baju nya .


Hayya terbelalak sambil melihat diri nya ditumpuki oleh suami nya sendiri , ia jg melihat pandangan jihya yg jg terbelalak tak kalah main .


" M - mas Kenzi..?!?! " kaget Hayya , dan Bi rianti pun mengambil Varo yg ada ditangan Hayya yg menjauh dari badan nya tersendiri .


" Baby..?!?! " panggil menjijikan Jihya kepada Kenzi .


" U - untung lah aku tidak te - telat.." ucap Kenzi dengan menahan sakit yg luar biasa .


Kenzi yg tengah seperti merangkak pun seketika jatuh dan menumpuki tubuh Hayya yg kecil .

__ADS_1


" M - maaf a - aku te - telat Wak - waktu karena t - tak melihat jam u - untuk m - makan siang.." ucap terakhir Kenzi lalu pingsan yg membuat Hayya was was dan menangis .


" Mas Kenzi..?!?! hiks..hiks...bangun mas..!! bangun..!! " ucap Hayya sambil memeluk Kenzi yg jatuh diatas tubuh nya .


" Tangkap dia..!! " suruh salah satu kapten dari bodyguard yg sebenar nya salah satu wakil Kenzi jika diri nya tak bisa datang ke markas mafia nya tersebut .


" B - baby..!! tolong aku..!! " teriak Jihya dan meronta saat diri nya diangkat oleh 3 bodyguard yg berbadan kekar .


Saat Jihya diangkat , 5 bodyguard pun datang untuk membantu mengangkat Kenzi dari tubuh Hayya untuk dibawa ke rumah sakit .


" Hiks..hiks...mas..!! bertahan lah..!! bertahan..!! " tangis Hayya pecah saat diri nya sudah ada di dalam mobil dan kepala Kenzi yg ada dipangkuan nya .


Hayya tak peduli dengan baju warna pink peach nya yg sudah terkena lumuran darah yg banyak hingga ke ujung kain yg dekat dengan kaki nya .


" Hiks..hiks...aku...tidak akan marah LG padamu tentang makan siang hari ini , jika km bangun mas..!! hiks..hiks.."


" Bangun lahh..!! bangun..!! jika mas tidak bangun..!! , aku tidak akan memaaf kan mu mas..!! hiks..hiks.." ucap pelan Hayya sambil memeluk kepala sang suami .


Sedang kan pak Anton sang supir dan jg Andra yg baru datang saat kejadian dan membantu mengantar Kenzi ke rumah sakit pun turut sangat bersedih .


Sesampai nya di rumah sakit , Kenzi langsung dikerumuni oleh 5 perawat dan 4 dokter disana .


dan pun dibawa oleh 9 petugas rumah sakit tersebut ke dalam ruang operasi dengan brankar .


" Hiks..hiks.." tangis Hayya yg berada di bawah lantai dekat kursi penunggu .


" Hay..!! jangan seperti ini..." ucap Andra dengan lembut dan sendu , sambil coba mengangkat tubuh sang istri sahabat nya tersebut .


" Hiks..hiks...ini semua salah ku dra..!! , coba saja..!! aku lebih bisa melindungi diri ku sendiri..!!


" Pasti akhir nya tidak akan begini..!! " ucap Hayya yg menyalah kan nya sendiri .


" Heii..!! sudah lah..!! " tenang Andra kepada Hayya .


.


.


.


bersambung


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .

__ADS_1


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2