
sore pun tiba , Hayya sedang membereskan barang nya dan bergegas akan pulang ke apartement nya .
Prakkk....
Hayya menoleh ke arah figura yg ia senggol , ia pun segera mengambil figura yg terdapat foto diri nya dan Ziyya tersebut .
" Kok perasaan ku nggak enak yaa " batin Hayya yg merasa resah dan ia pun langsung buru buru keluar dari ruangan kerja .
Dalam perjalanan , entah knp Hayya teringat memori saat diri nya menikah dengan Kenzi . Tetapi dengan cepat Hayya menepiskan memori tersebut dan berfokus kembali terhadap perasaan nya yg resah karena takut terjadi apa apa terhadap adik nya .
" Assalamualaikum " sahut Hayya dan membuka pintu apartement nya .
Hayya menutup pintu apartement , tetapi seperti ada yg janggal . Dan knp rumah ini terasa sangat sepi seperti tidak ada penghuni .
" Tumben Ziyya nggak datengin aku trs nggak bales salam ku " batin Hayya yg semakin merasa cemas , dengan cepat diri nya lari ke arah kamar adik nya .
Hayya menarik nafas lega ketika sang adik ada di dalam kamar nya dan sedang tidur , tetapi tumben sekali pikir Hayya .
Ketika Hayya menutup pintu kamar adik nya itu dan mengalihkan pandangan nya , ia terkejut karena adik nya sudah ada didepan nya dengan wajah dingin , datar dan kusut .
" Astagfirullah haladzim ,demi nenek Spongebob yg berkutu !!! " jerit Hayya sampai ia lompat karena kaget dengan keberadaan adik nya .
Hayya mengelus dada nya yg berdebar kencang akibat terkejut , sedang kan Ziyya menatap datar ke arah kakak nya itu .
" Tuh muka jangan didatar datar in kek meja " Sinis Hayya ke adik nya tersebut tetapi Ziyya tidak bergeming .
" Apa maksud , ini kak... " ucap lirih Ziyya sambil memperlihatkan layar handphone .
Deg...
Hayya menatap tak percaya pada layar hp adik nya , hati nya merasa sesak dan bingung harus menjelaskan apa . Lalu Hayya menatap LG ke arah adik nya .
" Jd km mencari semua informasi masa lalu kakak..?? " tanya Hayya sambil tersenyum datar ke adik nya .
" Iya , knp kakak nggak jujur sm aku selama ini " ucap Ziyya kesal dengan nada yg sedikit tinggi ke kakak nya itu .
__ADS_1
" Itu cuman kenangan masa lalu , km nggak perlu tau kenangan buruk kakak . Yg penting sekarang kita bisa hidup berdua , kakak akan pindah kota . " ucap Hayya sambil berjalan ke arah dapur untuk mengambil minum .
" Segampang itu kakak bilang cuman kenangan masa lalu?? Kakak adalah istri dari seorang Mr. Kenzi Albert ! . Kakak anggep apa aku selama ini? , kakak nganggep aku anak kecil doang? . " teriak Ziyya dengan nada bergetar ingin menangis .
Hayya menoleh pandangan nya ke arah Ziyya , sebenar nya ia merasa kasihan terhadap Ziyya . Tetapi ia tidak ingin Ziyya terbebani .
Hayya terdiam beberapa saat , ia tidak bisa menjawab perkataan adik nya tersebut . Sedangkan Ziyya sedang menangis sebal terhadap kakak nya itu .
" Kakak akan pindah ke negara lain , karena tugas kedokteran kakak dipindah ke london . " datar Hayya dan membuat hati Ziyya terpecah belah .
" jd selama ini kakak nggak nganggep aku.. " lirih Ziyya dan menundukkan kepala nya .
" Km mau ikut dengan kakak ke London atau ingin disini saja? " tanya Hayya dengan biasa saja padahal diri nya tau apa yg diucap Ziyya sebelum nya yg jg membuat hati nya teriris .
Ziyya mengacuhkan pertanyaan kakak nya dan berjalan ke arah kamar nya serta menutup pintu kamar nya dengan kencang agar Hayya tau bahwa dia sedang marah dan mengunci pintu itu .
" Maafkan kakak , Ziyya " batin Hayya yg tersenyum miris .
" Aku harus apa ya Allah , tugas ku sudah pindah . Apakah tak apa jika Ziyya ku tinggal disini? , aku jg tidak ingin tertangkap oleh Kenzi . Aku blm siap " lirih Hayya dan menutup wajah nya itu karena pusing akan peristiwa yg telah terjadi hari ini .
Sedangkan ditempat lain , Ada seorang Laki laki yg sedang senyam senyum sendiri melihat gelang yg ada di telapak tangan nya itu .
" Ayah mu knp tuh Varo " lirih Shasha yg menatap bingung ke arah bos nya itu .
Seakan mengerti perkataan Shasha , Varo menjawab dnegan gelengan kepala ke Shasha .
" Bapak knp pak??? " tanya Shasha berhati hati takut bos nya itu g*la beneran , kalau bos nya g*la Siapa yg akan menggaji nya .
" Nggak , gpp " jawab Kenzi setelah bangun dari lamunan nya karena Shasha bertanya ke arah diri nya . Ia berjalan ke arah baby Varo yg sedang disuapi oleh Shasha sang baby sitter kesayangan .
" Makan yg banyak ya " senyum Kenzi ke arah anak nya sambil mengelus kepala anak nya .
Shasha merasa aneh dengan gelang yg sedang dipakai bos nya itu , Shasha merasa mengenali gelang tersebut . Ia pun langsung bertanya ke bos nya .
" Gelang siapa pak? kok kayak gelang cewek? " tanya Shasha dengan tatapan menginterogasi bos nya tersebut . Ia akan kecewa dengan Kenzi jika Kenzi macam macam terhadap orang yg diingat nya memakai gelang putih tersebut .
__ADS_1
" Gelang istri saya yg menghilang selama 8 bulan " lirih kenzi , sedang kan Varo sedang bermain main dengan gelang putih yg ada ditangan ayah nya itu dengan menarik narik .
' Jangan ditarik nak , nanti putus " tegur Kenzi , ia melepaskan gelang putih bunga matahari tersebut dan memberikan nya ke baby Varo .
Dengan antusias , seolah gelang tersebut adalah cokelat . Varo langsung tertawa senang ketika ia dapat bermain sepuas nya dengan gelang putih itu .
" GK mungkin salah liat kan aku? , itu kayak gelang nya kak Hayya . Masa sih kakak itu . . . " batin Shasha yg curiga dan mengingat memori saat diri nya melihat pergelangan tangan orang yg menolong diri nya
" Aku harus selidikin ini , aku harus ketemu kakak itu tp ketemu dengan cerita tidak sengaja agar nggak terlalu ketahuan " batin Shasha yg mulai menyusun rencana nya dan kembali menyuapi baby Varo yg sedang menggigiti gelang ibu nya itu .
Sedangkan ditempat lain , ada seorang wanita yg dihadapkan dengan cincin . Ya , ia sedang dilamar oleh seorang laki laki .
" Maafin aku dra , aku nggak bisa Nerima km " ucap lirih Kayla tersenyum miris , sedangkan Andra . Hati Andra telah hancur berkeping keping .
" Tp kenapa kay.. " lirih Andra dengan tatapan datar ke arah Kayla . Sebenar nya Andra telah menduga akan ini semua , ia pasti akan ditolak dan alasan nya adalah Elvi .
" Km pasti sudah tau kan Elvi menyukai mu? , aku nggak mau nyakitin Elvi . Km lebih pantas bersanding dengan Elvi Okey? , kita beda agama jg Andra . " sahut Kayla dengan senyum nya .
" Gw GK butuh wanita yg pantas bersanding dengan gw , gw butuh nya wanita yg bisa mendampingi gw seumur hidup gw ! Dan gw bisa masuk ke agama lu Kay ! , gw GK punya agama . Gw bakal keluar dari persoalan kelompok mafia nya Kenzi , gw akan berusaha jd imam yg baik . " ucap Andra dengan nada yg agak tinggi sambil mengacak rambut nya .
Baru kali ini Andra sangat lah tunduk terhadap seorang wanita , Andra saja tidak pernah setunduk ini terhadap ibu nya . Hidup nya sangat hampa karena ayah dan ibu nya bercerai dan berjalan dijalan mereka masing masing .
" Maafin aku dra , aku nggak bisa " lirih Kayla dan mengambil tas nya lalu ia lari keluar dari ruangan restoran VIP itu .
" Aghhh !! " desah frustasi Andra lalu melempar kotak yg isi nya cincin cantik yg berharga milayaran itu ke lantai .
" Gw harus apa lg Kay.. " lirih Andra dengan mengingat memori nya saat diri nya mulai belajar tentang agama yg dianut Kayla , tentang semua sikap wanita , tentang apa yg diperboleh kan dan tidak diperboleh kan oleh agama Kayla . Bahkan diri nya sudah tidak mencoba meminum minuman alkohol yg biasa nya menjadi minuman harian diri nya .
.
.
.
*be**rsambung*
__ADS_1
Jangan lupa , Like dan dukung aku trs yaa walau aku kurang sering update . Sering putus nyambung hehe (◍•ᴗ•◍)✧*。Have a Nice Day Everyone ! 🥀