Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Rumah sakit#2


__ADS_3

" Aghhh..!! dasar B*go..!! gobl*k..!! " sesal Andra pada diri nya sendiri setelah Kayla pergi sambil memukul dinding rumah sakit dengan tangan nya sampai berdarah .


" Heii..!! Lo gila ya ndra..!! " cegah seorang wanita dan memegang tangan Andra yg sudah berdarah .


" E - Elvi..?!?! " kaget Andra .


" Ya , knp.." datar Elvi dengan sinis .


" Kok Lo bisa disini..?!?! " ucap Andra seraya menarik tangan nya dari genggaman Elvi .


" Gw mau nyadarin orang yg miring , mau bunuh tangan nya sendiri..!! " dengus kesal Elvi .


" Oiya , kamar nya si Kak Kenzi dimana..?? " tanya Elvi pada Andra .


" Dilantai 4 , kamar Anggrek no. 117 VVIP " ucap singkat , padat dan jelas Andra .


" Owhh , ya udh...ayo kita bersihin luka Lo dulu.."


" bentar , gw minta kotak p3k sm suster dulu..." Elvi pun berjalan ke arah administrasi dan terlihat berbicara pada seorang suster .


Elvi pun kembali berjalan ke arah Andra sambil membawa kotak P3K .


Elvi pun mengobati luka Andra , Andra tak sm sekali kesakitan sampai membuat Elvi kebingungan .


Andra yg melamun pun dikejut kan dengan suara Elvi yg memanggil nya .


" Dra.." panggil Elvi setelah selesai mengobati luka Andra .


" Hmm.." jawab Andra dingin yg telah terbangun dari lamunan nya .


" Lo ngelamunin apa sih..?? sampe kusut kayak gitu..!! "


" GK , gpp.." jawab singkat Andra terhadap pertanyaan Elvi .


" Hehh..!! Lo tuh GK bisa yg nama nya bohong sm gw..!! tinggal cerita aja sihh , apa ribet nya..!! " kesal Elvi .


Sesaat Andra diam , memikir kan apa dia harus bercerita kejadian memalukan yg telah ia lakukan terhadap Kayla?


" Huffttt...okay , gua cerita.." Hela nafas Andra yg membuat Elvi penasaran dengan mata berbinar .


" Se - sebenar nya...gw td berantem sm perempuan , gw kesel banget sm dia sampe gw ci*m bibir nya karena saking kesel nya.." ucap Andra sambil memijat batang hidung nya .


Seketika hati Elvi hancur , tetapi Elvi masih tegar karena ia tau bahwa Andra melakukan nya karena kesal .


Sebenar nya Elvi menaruh perasaan kepada Andra sejak mereka tidak sengaja bertemu di mall .


" Te - terus , perempuan itu bagaimana..?? " tanya Elvi dengan lirih .


" perempuan itu marah dan menatap kecewa ke gw , tp dia GK bilang apa apa atau menampar gw seperti para perempuan yg biasa nya jika marah.."


" Dia...hanya natap gw kecewa..." ucap lirih kembali Andra .


Hati Elvi pun turut merasakan penyesalan Andra dan Elvi pun mulai mencari ide untuk Andra meminta maaf pada perempuan tersebut .


Tiba tiba , terlintas lah sebuah ide di kepala Elvi yg tumpul .


" Andra..!! " panggil semangat Elvi kepada Andra .


" Hmm..."


" Lo coba ketemuan aja sm dia , trs Lo minta maaf deh..!! tp jangan bawa tangan kosong..!! . Bawa boneka kek , cokelat kek , atau cincin gitu . "

__ADS_1


" Yg penting sesuai selera nya dia aja..!! " ucap Elvi dengan mata berbinar .


" Baiklah...gw setuju..."


" Makasih saran nya elv.." senyum Andra yg membuat Elvi merona seperti kepiting rebus .


" Dra....sebenar nya gw- " omongan lirih Elvi pun terpotong oleh kedatangan Revand yg menepuk pundak Andra .


Andra yg sedari td ingin mendengar kan ucapan Elvi yg sangat lirih pun kaget akan kedatangan boss pertama nya .


" Andra.." panggil Revand seraya menepuk bahu Andra .


" Ehh..!! tuman lucknut..!! " kaget Andra yg membuat Elvi Revand , dan Syifa yg ada dibelakang Revand menahan tawa .


" Sepupu ku sekarang berada dimana dra.." tanya Syifa khawatir .


" Ada di dalam kamar kenzi bi , di kamar Anggrek no.117 VVIP " Syifa pun langsung melejit ke kamar yg bertulisan anggrek no.117 VVIP dengan menanyakan ke perawat terlebih dahulu .


Revand pun menggeleng melihat kelakuan besan nya tersebut .


" Knp kalian disini..?? , bkn nya seharus nya kalian bersama Kenzi..?? " tanya Revand pada Andra dan Elvi .


" Ahh...td kita berbicara sebentar paman.." ucap Elvi seraya tersenyum .


" Owhh begitu..."


" Paman mau mengikuti besan paman dulu ya , kalau tidak...bisa bisa dia ilang ke kamar mayat LG.." ucap Revand sambil terkekeh sedang kan Andra dan Elvi tertawa .


" Baiklah , ayo kita ke kamar nya Kenzi.." ucap Andra sambil berdampingan dengan Elvi dan Revand yg berjalan menuju kamar kenzi .


Sesampai nya dikamar anggrek no.117 VVIP , ketiga nya pun masuk dan melihat Syifa yg sedang menggeleng melihat sepupu nya tersebut .


Syifa pun memakaikan cadar yg terletak diatas nakas dekat kasur yg sedang ditumpangi oleh pasutri yg saling berpelukan layak nya Teletubbies .


" Astagfiruallah...ngagetin aja..!! " kesal Syifa dengan nada lirih .


" Mereka kayak Teletubbies ya..." ucap Andra yg melamun dan menatap kosong pasutri yg sedang berpelukan itu .


Ketiga orang yg mendegar ucapan Andra pun mengangguk .


" (Kayak Teletubbies...tp bikin iri..) " gumam 4 orang jomblo yg ada disitu .


Ke empat nya pun duduk di kursi sofa panjang yg sudah tersedia di kamar VVIP tersebut .


2 jam kemudian


Kenzi mulai mengerjap kan mata nya dan mendongak ke atas , ia melihat wajah Hayya yg sudah memakai cadar kembali .


Kenzi mengerjap kan mata nya berulang kali , dan itu tetap lah Hayya yg memakai cadar .


" (Td...bkn nya pas tidur , kain itu sudah dilepas..??) " gumam Kenzi yg bertanya tanya .


" Grooghhhh..!! " dengkur seseorang yg sedang tidur , seolah menjawab pertanyaan yg terdapat di benak Kenzi .


Kenzi membalik kan badan nya .


" Benar saja... , si papa yg ngorok.." geleng Kenzi dan ia menoleh ke sisi samping Andra yg membuat nya kaget .


" Elvi..?? sejak kapan Elvi berada disini..?? " bingung Kenzi dengan nada lirih agar tidak membangun kan 4 orang yg berada disofa serta 1 orang yg berada disamping nya .


Kenzi menengok kembali ke arah Hayya yg tertidur pulas .

__ADS_1


" (imut nya..) " gumam Kenzi dengan mengelus pelan pipi Hayya .


Sekarang Kenzi yg gantian memeluk Hayya dan Hayya berada di dekapan dada Kenzi .


Tp tiba tiba luka nya terasa sakit sekali sampai membuat Kenzi berkeringat dingin .


" Shhh..!! " ringis Kenzi berulang kali yg membangun kan Hayya .


Hayya mulai mengerjap kan mata nya , dan melihat Kenzi memeluk nya sangat erat sambil menahan sakit diluka nya .


Kenzi yg menutup mata nya menahan sakit , tak melihat Hayya telah bangun dari tidur nya .


Hayya melihat sesuatu yg dipegang Kenzi , dan ternyata luka tusuk Kenzi .


Dengan cepat Hayya mendudukan diri nya dan melihat luka tusuk Kenzi dengan jelas .


Hayya meraba tusukan itu yg membuat mata Kenzi terbuka .


" Ha - Hayya..!?!! " kaget Kenzi yg melihat Hayya suda mendudukan diri nya (bkn ha - Haw yu laik that🤣🤣 yaa) .


Hayya melihat luka tusuk Kenzi yg mulai sedikit keluar darah , dengan cepat Hayya menekan tombol memanggil dokter sampai 5 kali yg membuat orang yg menunggu di sofa terbangun .


" Ada apa ini..?? " ucap Syifa sambil mengucek ngucek kan mata nya ketika dokter dan perawat berdatangan .


" Permisi yeoja , silahkan dengan yg lain . untuk keluar terlebih dahulu..." ucap perawat itu dengan sopan .


" Ba - baik , terima kasih..." jawab Hayya dan menyuruh yg Andra , Syifa , Revand , dan satu perempuan yg seperti ia kenali untuk keluar terlebih dahulu .


" Kok kita keluar..?? " tanya Syifa yg baru konek dengan keadaan .


" Mas Kenzi , luka nya terbuka LG Bi..." ucap lamun Hayya . Dan membuat semua orang khawatir .


Hayya mendongak kan kepala nya ke arah Elvi . Elvi yg tau akan hal itu , menjadi risih atas tatapan Hayya yg tak bisa ia prediksi .


" Km...seperti nya....kita sudah pernah bertemu..?? " tanya Hayya pada Elvi .


" Bentar , benar deh...seperti nya kita pernah bertemu.." ucap Elvi sambil mengingat ngingat .


" Ahh...Elvi..?!?! " Hayya langsung ingat dengan anting yg sering dipakai oleh Elvi dan langsung memeluk Elvi .


Elvi langsung kebingungan , ia seperti mengingat sesuatu akan wanita yg ada di depan nya . tp ia tidak ingat apa itu sm sekali .


Elvi melepas kan pelukan Hayya , ia pun bertanya .


" Bagaimana...bagaimana km bisa mengenal nama ku..?? " tanya Elvi .


" Km...lupa pada kuu.." sendu Hayya .


" Masih ingat kah km , saat TK.."


" Kita berdua bersahabat , lalu saat itu aku dibully oleh Jihya karena pakaian ku yg aneh dan karena aku mempunyai agama...disaat itu , Jihya melukai ku ditoilet . dan km yg menyelamat kan ku..!! apakah km tidak mengingat akan hal itu.." sendu Hayya dengan mata berkaca kaca .


" Aku...."


.


.


.


bersambung

__ADS_1


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2