Penyembuh...Tuan Muda..

Penyembuh...Tuan Muda..
Rumah sakit#1


__ADS_3

5 jam kemudian


5 jam lama nya Andra , Hayya dan pak Anton menunggu operasi dari Kenzi .


Sampai akhir nya , operasi pun telah selesai . Dokter , dan para perawat membawa Kenzi ke kamar VVIP dilantai paling atas .


Hayya , Andra dan pak Anton pun mengikuti dari belakang . sampai akhir nya mereka sampai di ruangan VVIP tersebut .


Andra berterima kasih kepada dokter dan para perawat , dan memberi ruang untuk Hayya merawat Kenzi yg masih blm sadar karena obat bius .


" Hay..." panggil Andra ke Hayya .


" Ya dra.." jawab lirih Hayya dengan mata super sembab nya .


" Gw sm pak Anton beli makanan di kantin dulu ya..."


" Lo ada butuh apa apa nggak..?? " tanya Andra dan dijawab gelengan oleh Hayya tanpa sedetik pun mengalih kan pandangan nya ke Kenzi .


" Ya udh , kalo lu butuh apa apa atau ada perkembangan dari kenzi...telepon gw ya.." ucap Andra sambil keluar dari ruangan VVIP tersebut .


Ceklek


pintu pun tertutup . Saat Andra sudah keluar , Hayya membuka cadar nya .


Bisa sangat lah dilihat , mata Hayya sembab dan bengkak seperti telah dipukuli orang .


" Hiks...hiks....maaf kan aku , coba saja...aku lebih bisa menjaga diri dan tidak lemah begitu saja..."


" Pasti semua ini tidak akan terjadi..!! hiks..hiks.." ucap lirih Hayya dengan masih sambil menangis .


" Atau....coba saja , aku tidak menikah dengan mas Kenzi..."


" pasti mas Kenzi tidak akan terbaring di rumah sakit seperti ini hiks..hiks..." ucap Hayya yg tambah lirih .


" bahkan mas Kenzi akan me-" ucapan Hayya terpotong saat Kenzi meletakkan jari telunjuk nya dimulut Hayya yg sedang menunduk .


" M - mas..?!?! " kaget Hayya saat mengangkat wajah nya dari tundukan .


" Aku tidak suka , km berkata seperti itu..." ucap datar Kenzi dengan tatapan tajam tak suka .


" Hiks...hiks...ta - tapi me - memang- " ucapan Hayya kembali terpotong dengan Kenzi .


" Sudah ku bilang , aku tidak suka km berucap seperti itu..!! " ucap tegas Kenzi dan tiba tiba Kenzi meringis di bagian luka tusuk nya .


" Ishhh..!! " ringis Kenzi dan membuat Hayya kaget .


" M - mas..!! " khawatir Hayya dan kangsung berdiri menyentuh dengan lembut luka tusuk Kenzi tersebut .


" Km jangan usahakan duduk dulu mas..!! nanti luka nya akan terbuka dan keluar darah LG..!! " khawatir Hayya .


Tiba tiba Kenzi menarik lengan Hayya dan seketika Hayya pun terjatuh berbaring dikasur tersebut .


" A - ahh..." kaget Hayya saat diri nya ditarik .


Kenzi yg sedang bertelanjang dada pun memeluk Hayya dan kepala nya ditaruh di dada Hayya .

__ADS_1


Hayya pun langsung merona dan meronta untuk melepas kan pelukan karena malu sekaligus khawatir akan jahitan luka tusuk nya akan terbuka kembali .


" Ihh , mas..!! jangan seperti ini..!! GK enak dilihatin sm dokter , perawat maupun Andra atau pak Anton kalo kayak gini nanti..!! " tobat Hayya .


" Biarkan saja... , toh kita udh suami istri...sah sah saja kan.." ucap nyengir Kenzi sambil mulai melepas kerudungan Hayya .


Hayya pun menahan kerudungan nya yg akan dilepas kan oleh Kenzi .


" Masss..!! " rengek Hayya .


" kerudungan nya jangan dilepas , kalau ada dokter , perawat maupun Andra yg masuk bagaimana.." tambah Hayya .


" Ini jg , lepas kan ya mass..!! takut nya nanti luka tusuk mu akan terbuka LG.." tatap Hayya kepada Kenzi dengan tatapan memohon bak kucing .


Bkn nya Kenzi melepas kan , Kenzi malah mempererat pelukan nya .


Hayya pun pasrah dan akhir nya merek berdua tidur seranjang itu dengan damai dan tenang .


#Kediaman Andra .


Sudah 2 jam lama nya Hayya tidak menelepon Andra .


Andra yg sedang bertelepon dengan banyak karyawan dan banyak klien untuk ia tangain besok hari nya pun tak sadar sudah 2 jam ia berteleponan dengan beragam orang .


" (Hayya...tumben GK nelpon gw..?? apa si kenzi GK ada perkembangan ya..??) " gumam Andra sambil berjalan ke arah lift .


Tiba tiba ia tak sengaja menubruk seorang perempuan yg menggunakan jas panjang putih kebanggaan nya .


Wanita itu menumpuki tubuh Andra sehingga tubuh Andra ada dibawah dan bertumpu dengan dingin nya lantai rumah sakit tersebut .


Wanita itu langsung berdiri dari kejatuhan nya diatas tubuh Andra dan Andra jg bangun dari lantai sambil membersih kan dan merapikan pakaian nya .


" Ngapain Lo disini..." sinis wanita tersebut .


" Wahh..wah..wah...ternyata seorang Kayla yg galak seperti trol bisa bekerja di rumah sakit ya.." ucap Andra terkekeh sambil melihat baju kebanggaan Kayla tersebut .


" knp..!! ada yg aneh memang..!! kalo gw bekerja sebagai dokter..!! " kesal Kayla pada Andra .


" Nggak jg sih... , cuman kurang cocok dan pantas.." ucap tajam dan sinis Andra yg menusuk Kayla .


" Apa..?!?! " kesal Kayla .


" Lo orang ke - 3 yg bilang kayak begini setelah paman dan bibi gw.." lirih Kayla dengan tatapan yg berganti menjadi sendu .


Andra pun menjadi tidak enak sendiri tetapi tetap dengan pandangan dan tatapan nya yg datar .


" Gw tau kok , kalau gw GK pantes buat disini...tp cuman ini yg bisa gw lakuin buat ngebahagiain dan ngerasain pedih nya ditinggal orang tersayang.."


" Apa salah nya kalo gw jd dokter..?? gw kan GK membunuh orang seperti Lo.." ucap sinis sekaligus tajam Kayla yg membuat Andra kaget .


Andra langsung memerah muka nya menahan amarah sambil bertanya tanya , dari mana Kayla mendapat kan informasi tersebut .


" Maaf ya , pak Andra Gunawan...anda pasti kaget knp saya bisa tau..." senyum miring Kayla .


" Kalian bisa membohongi dan membodohi Hayya , tetapi...tidak dengan saya.." lalu Kayla pun berlalu pergi dari hadapan Andra .

__ADS_1


Suasana rumah sakit yg sepi , membuat Andra menyeringai dan mengikuti Kayla .


Sampai saat Kayla berbalik...


" Knp ngikutin.." ucap datar Kayla , lalu ia pun dicekek oleh Andra sambil ditahan ditembok .


" Hegg..!! " desah Kayla yg meronta .


" Semua batas kesabaran manusia tuh ada nona Kayla Mauro " ucap datar Andra tanpa memandang orang yg dicekik nya .


" Haha...bunuh aja gw..!! Lo yg dosa , gw mah tinggal menunggu saja.." seringai Kayla .


" LG pula , Lo yg bilang dulu kan..?? kalo gw GK pantes jd dokter..."


" jd gw bilang , mendingan jd dokter dari pada membunuh orang secara terus menerus pak Mafia.." senyum devil Kayla .


Kayla pun mulai berkeringat dingin .


Andra yg mendengar ucapan kayla menjadi tambah marah .


Andra tak segan segan untuk mencekik wanita maupun pria yg membuat nya marah .


Secara kestabilan kemarahan , Andra lebih parah dalam emosi .


Tiba tiba karena terlalu bawa emosi , Andra pun menarik cadar Kayla dan menci*m bibir Kayla .


Kayla yg mendapat kan lum*t*n tersebut pun meronta .


Andra selama ini sering ke club karena hasrat nya tersebut .


andra selalu ke tempat tersebut itu , jika sedang dalam emosi tidak stabil .


Andra pun memain kan lid*h milik Kayla , entah knp bibir Kayla menjadi paling manis menurut Andra dan seperti menjadi can*u .


Kayla pun mengeluar kan air mata tanpa tidak sengaja , dan Kayla menggigit bibir Andra yg mengh*sap bibir nya .


" Awww..!! " ringis Andra ketika bibir nya digigit dan meleoas kan ci*man itu .


Andra kaget dengan apa yg telah ia lakukan terhadap Kayla , dan ia menatap Kayla yg sedang menangis .


Kayla mengambil cadar nya dan mengikat kan nya erat erat kembali . Kayla menatap tajam Andra dan pergi dari hadapan Andra dengan perasaan kecewa .


" (A - apa yg gw lakuin..) " gumam Andra sendiri .


" Aghhh..!! dasar B*go..!! gobl*k..!! " sesal Andra pada diri nya sendiri setelah Kayla pergi sambil memukul dinding rumah sakit dengan tangan nya sampai berdarah .


.


.


.


bersambung


Jangan lupa untuk meninggal kan jejak vote , like and komen ya kak😘😘 .

__ADS_1


Kutunggu see you🥰🥰


__ADS_2